asromaasik

Serigala Ibu Kota

Roma Menang Dramatis

LECCE – AS Roma nyaris pulang membawa hasil seri ketika bertamu ke markas Lecce, Via del Mare, Sabtu (5/3/2011). Untungnya, pada menit-menit terakhir jelang pertandingan bubar, penalti Davide Pizzaro bersarang telak ke gawang tuan rumah dan memastikan tambahan tiga poin untuk Giallorossi.

Roma membungkus kemenangan 1-2. Unggul satu gol di babak awal melalui Mirko Vucinic, tim besutan Vicenzo Montella hampir menutup laga dengan hasil imbang usai Guillermo Giacomazzi menjebol gawang Alex Doni di menit ke-75. Beruntung, pada menit ke-90 mereka mendapat hadiah tendangan 12 pass setelah Gianni Munari menyentuh bola di area terlarang.Pizzaro yang dipercaya menjadi eksekutor mampu menjalankan tugas dengan baik.

Sejak awal laga Roma memang sudah nampak mendominasi permainan. Bahkan, pada menit ke-22 mereka membuka peluang melalui Marco Casetti, tapi sepakan kerasnya dari sisi lapangan masih belum menemui sasaran.

Baru pada menit ke-32 Il Lupo membuat publik tuan rumah terhenyak. Vucinic yang lolos dari kawalan pemain belakang dengan leluasa melepaskan tendangan datar ke sisi gawang dan tidak bisa dijangkau oleh kiper Antonio Rosati. 1-0 tim tamu unggul.

Jelang jeda, Salentini tercatat beberapa kali mengancam gawang Roma. Sial, tidak satu yang menemui sasaran, apalagi mampu mengubah keadaan.

Di babak kedua, Lecce bermain lebih agresif. Nahas, dua peluang emas Daniele Corvia pada menit ke-56 dan 61 masih bisa digagalkan oleh Doni. Namun, Roma tidak dapat mengelak ketika tandukkan Giacomazzi menyambut umpan silang Munari pada menit ke-75 menggetarkan jala gawang dan membuat kedudukan setara 1-1.

Selepas gol sang kapten, kedua tim menurunkan tempo permainan. Hasilnya tidak ada lagi peluang tercipta. Apes bagi Lecce, sebelum bubar Munari melakukan handsball. Alhasil, Roma mendapat hadiah penalti dan keuntungan tersebut tidak disia-siakan Pizzaro untuk membawa timnya menyegel kemenangan 1-2.

Di Balik Rebutan Penalti

Dua pemain AS Roma, Marco Borriello dan David Pizarro, terlihat berebut penalti saat bermain menghadapi Lecce. Ada apa kok sampai mereka berseteru seperti itu?

Pertandingan Lecc vs Roma di Stadion Via Del Mare, Sabtu (5/3/2011) dinihari WIB, sudah memasuki menit-menit akhir ketika Roma memperoleh penalti akibat ada pemain Lecce handball di kotak penalti.

Saat itulah, perebutan itu terjadi. Borriello yang sudah bersiap mengeksekusi malah didorong oleh Pizarro. Gelandang Roma Daniele De Rossi kemudian membawa Borriello menjauhi kotak penalti Lecce.

Tendangan Pizarro memang masuk dan Roma boleh berlega hati dengan kemenangan 2-1. Tetapi, perebutan yang terjadi antara Borriello dan Pizarro jelas mengundang tanya. Ada apa?

“Pizarro aslinya memang jadi pengambil penalti yang dipilih pelatih. Dia lalu menyerahkan bola ke saya dan bertanya apa saya mau mengambilnya,” kata Borriello menjelaskan persoalan itu di Football Italia.

“Saya senang-senang saja mengambilnya, sebagai striker saya selalu ingin mencetak lebih banyak gol. Jadi, saya lalu bersiap,” tukas eks pemain AC Milan tersebut.

Nah, peristiwa selanjutnya adalah seperti yang sudah diceritakan di atas. Pada akhirnya, Borriello sudah tidak lagi mempermasalahkan kasus rebutan itu karena Giallorossi menang.

“Dia kemudian berubah pikiran dan merasa siap untuk mengeksekusinya. Bagaimanapun, yang penting kami menang,” tuntas striker 28 tahun itu.

Susunan pemain:
Lecce
– Rosati, Donati, Gustavo, Fabiano, Brivio, Vives, Giacomazzi, Olivera, Munari, Mesbah, Jeda

AS Roma – Doni, Cassetti, Mexes, Juan, Riise, Pizarro, De Rossi, Taddei, Perrotta, Vucinic, Borriello

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: