asromaasik

Serigala Ibu Kota

Category Archives: Mozaik

Pencetak Gol Sepanjang Masa

Totti-Gaya

287 – Francesco TOTTI
136 – Roberto PRUZZO
103 – Rodolfo VOLK
102 – Vincenzo MONTELLA 
101 – Amedeo AMADEI
78 –  Abel BALBO
77 – Marco Delvecchio
76 – Pedro MANFREDINI
75 – Giuseppe GIANNINI
71 – Dino DA COSTA
69 – Rudi VOLLER : 69 Gol
64 – Agostino DI BARTOLOMEI : 64 Gol
63 – Mirko Vucinic
60 – Cesare Augusto FASANELLI
55 – Chini LUDUNENA :
55 – MANCINI
54 – Ruggiero RIZZTELLI
52 – Antonio CASSANO
47 – Fulvio Benardini:
42 – GUITA
41 
– Costantino, Miguel Ángel Pantó,
36 – Simone PERROTTA
34 – Danielle DE ROSSI
30 – Gabrielle Batistutta
29 – Danilo Michelini
28 – Mario Tontodonati
27 – Naim Krieziu
35 – Rodrigo Taddei
24 – Aristide Coscia
22 – Adriano Zecca
21 – Otello Subinaghi
20 – Bruno Pesaola
18 – Fernando Eusebio, Arcadio Venturi
16 – Ernesto Tomasi
15 – Omero Losi, Renzo Merlin,
14 – Ermes Borsetti
13 – Dante Di Benedetti, Stefano Ferrari
12 – Benatti, Luciano Alghisi,
11 – Scopelli, Franco Scaramelli, Domenico D’Alberto, Aleksandar Aranđelović, Giancarlo Bacci
9 –  Bussich, Oliviero Mascheroni, Sergio Andreoli, Mario Forlivesi
8 – Lombardo, Alfredo Mazzoni,
7 – Pietro Serantoni, Enzo Cozzolini, Omero Urilli, Ione Spartano
6 – Enrico Schiavetti, Gyula Zsengellér, Carlo Lucchesi
5 – Ziroli, Bodini, Francisco Providente, Vicente Di Paola,
4 – Aldo Donati, Enrico Schiavetti, Vittorio Dagianti, Tommaso Maestrelli
3 – Cappa, Ossoinach, Preti, Pietro Ferrari, Banchero, Frisoni II, Luigi Di Pasquale, Alfredo, Alessandro FerriMazzoni, Andrea Gadaldi, Edmondo Mornese, Nicola Fusco, Paolo Jacobini, José Valle
2 – D’Aquino, Corbyons, Ferraris IV, Giuseppe Bonomi, Gastone Prendato, Umberto Renica, Florian Radu,
1 – Barzan, Bachero, Narizzano, Dugoni, Fuscho, Mario De Grassi, Luigi Allemandi, Omero Carmellini, Giuseppe Salvioli, Ruggero Salar, Luigi Brunella, Gianfranco Dell’Innocenti, Vittorio Cristini

KIPER
358 Guido Masetti
94 Bruno Ballante
22 Giuseppe Rapetti
9 – Archimede Nardi
5 – Amedeo Rega (1 Penampilan)
4 Giovanni Zucca
3 Leonida Pallotta Cesare Francalancia Ugo Caresca Ippolito Ippoliti

Advertisements

TANGGAL – TANGGAL PENTING

JANUARI
12 Jan 1995 : Alessio Romagnoli, 2008 – Sekarang
18 Jan 1998 : Bogdan Iounut LOBONT, Musim 2007- Sekarang

FEBUARI
01 Feb 1969 : Gabriel Omar batistuta, Musim 2000-2003
01 Feb 1979 : Juan Silveira dos Santos, Musim 2007–2012
06 Feb 1992 : Dodo, Musim 2012 – Sekarang
09 Feb 1961 : Manuel Gerolin, Musim 1985–1991
13 Feb 1990 : Kevin Strootman, Musim 2013 – Sekarang.
22 Feb 1975 : Gianni Bismark Guigou Martínez, Musim 2000-2004

MARET
06 Mar 1980: Rodrigo Taddei, 2005 – Sekarang
11 Mar 1991 : Alesandro Florenzi, 2008 – Sekarang
13 Mar 1961 : Sebastiano Nela, Musim 1981-1992
13 Mar 1955 : Bruno Conti, Musim 1973-1990
13 Mar 1958 : James Pallotta, Presiden 2012 – Sekarang
13 Mar 1943 : Giancarlo de Sisti, Musim 1960-1965
20 Mar 1991 : Mattia Destro, Musim 2012 – Sekarang
26 mar 1904 : Attilio Ferraris IV: Musim 1927-1934
26 Mar 1977 : Morgan De Sanctis: Musim 2013 – Sekarang
29 Mar 1991 : Fabio Borini, Musim 2011-2012
30 Mar 1992 : Philippe Mexès, Musim 2004-2011

AGUSTUS
20 Ags 1964 : Giuseppe Giannini, Musim 1981-1996

SEPTEMBER
27 Sep 1976 : Francesco Totti
29 Sep 1994 : Adem Ljajic

LINK STREAMING

Ini ada beberapa Link Streaiming, Mudah-mudahan membantu 

Sky 1, 2, 3

Live Video Football TV

Sportlemon

Kompas TV

KompiTV

RojaDirecta

Youtube

PARA TOP SKORER ROMA

Sejak Lahir di tahun 1927, Roma telah menyumbang 6 Orang yg mencatatkan diri dalam Capocannonieri. Berikut adalah nama-namanya di Copas dari Tabloid Soccer Edisi 11b/XIII

1. Rodolfo VOLK (Ita) Musim : 1930-31 29 Gol.
2. Enrique GUAITA (Arg) Musim : 1934-35 28 Gol.
3. Dino DA COSTA (Bra) Musim : 1956-57 22 Gol.
4. Pedro Waldemar MANFREDINI (Arg) Musim : 1962-63 19 Gol
5. Roberto PRUZZO (Ita) Musim : 1980-81 18 Gol.
6. Roberto PRUZZO (Ita) Musim : 1981-82 15 Gol.

7. Roberto PRUZZO (Ita) Musim : 1985-86 19 Gol.

8. Francesco TOTTI (Ita) Musim : 2006=07 26 Gol.

Serba – Serbi Scudetto Pertama

SERBA SERBI SCUDETTO 1
== Oleh : Albab Al Ayubi ==

 

 

 

JERSEY
Roma menggunakan Jersey ini, saat Scudetto pada Musim 1941-1942. Pada jersey 1941-1942 disebelah Kiri Dada terdapat logo classic AS ROMA, namun pada Jersey 1942-1943 logo klub diganti (sepertinya sesuai peraturan pada saat itu) dengan patch/emblem Scudetto yang terdiri dari Littorio/Lictoriae/liktoria (model Kapak) dan bendera cross (yang pada saat itu ada di tengah bendera Negara Italia) serta sebuah Mahkota kerajaan.

Sekadar Informasi, Patch Scudetto ini digunakan sebelum Perang Dunia II, Italia pernah menggunakannya steelah menjuarai Piala Dunia dan Klub tetangga tidak pernah mendapatkan Patch Scudetto seperti ini

PELATIH DAN PEMAIN
Pada saat ini, Roma dipimpin oleh Pelatih asal Hungaria Alfred Scaffer dan di Gawangi oleh Kiper Guido Masseti dan Striker sekaligus ujung tombak local Amadeo Amadei, di akhir musim Amadei menjadi Runner Up Top Skorer dengan 18 Gol, 4 gol lebih sedikit dari Aldo Boffi (Milano yg sekarang dikenal sbg AC Milan)

Di Klasemen Akhir, dari 16 tim dan 30 games Roma mengoleksi 42 poin atas 16 kemenangan dan 10 hasil imbang. (pada saat itu kemenangan masih dihargai 2 poin, imbang 1 poin) unggul 3 angka dari Torino, sebagai info tambahan klub tetangga berada di posisi 5. Juventus peringkat 6. Milano peringkat 10. Ambrosiana-Inter peringkat 12. Klub terdegradasi adalah Napoli dan Modena.

SEJARAH PACTH SCUDETTO LAMA
Fascio Littorio merupakan perlambang dan symbol kekuasaan pada Romawi Kuno. Terbuat dari silinder kayu pohon Birch dengan lapisan kulit berwarna merah yang merupakan symbol kedaulatan dan persatuan. Di ikuti oleh Kapak Perunggu untuk mewakili kekuatan Hidup dan Mati tahanan Romawi.

Silinder balok tersebut bukan hanya sebagai perlambang saja, namun digunakan juga sebagai cambuk bagi para tahanan, dan Kapak Perunggu digunakan sebagai alat untuk mengeksekusi Mati para tahanan.

Setelah perang Dunia II (1946) Italia yang sebelumnya menganut rezim Fasisme berubah menjadi Negara Republik. Perubahan ini diikuti oleh Bendera Negara yang meninggalkan perisai St. George Cross ditengah bendera. Bendera Lama tersebut mulai di pake tahun 1848-1946.
Kemudian diikuti oleh perubahan patch Scudetto seperti sekarang ini.

Model jersey mayoritas pada era tsb adalah polos denga kerah model V dan 1 buah logo di dada kiri. Nama dan Nomor punggung belum jamak digunakan.
Di bagian belakang anda bisa menggunakan Nama dan Nomor punggung atau polos sama sekali seperti Original.

FORMASI PEMAIN
Formasi (2-5-3 atau 2-1-4-3 atau 3-4-3

KIPER
1 Guido MASETTI (Capitano)

BELAKANG
2 Luigi BRUNELLA
3 Sergio ANDREOLI

GELANDANG
4 Aldo DONATI
5 Edmondo MORNESE
6 Giuseppe BONOMI
7 Naim KRIEZIU
8 Renato CAPPELLINI
10 Aristide COSCIA

PENYERANG
7 Naim KRIEZIU
9 Amedeo AMADEI
11 Miguel Ángel PANTO

______FORZA ROMA 1927_____

Roma Di Final Piala Champion

Rekaman Pertandingan FINAL European Cup 1984
30 Mei 1984
Liverpool 1-1 Roma (Pinalti 4 -2)
Stadion Olimpico, Roma
Penonton: 69.693
Wasit: Erik Fredriksson (Swedia)

Gol oleh : Neal Goal 13 ‘ Liv, Pruzzo Goal 42 ‘ Roma,
 

 

 

 

 

Penalti 4-2
Liverpool
> Nicol (Tidak Gol)
> Neal Gol
> Souness Gol
> Rush Gol
> Kennedy

Roma
> Di Bartolomei
> Conti (tidak gol)
> Righetti (Gol)
> Graziani (Tidak Gol)

Top Skore
7. Viktor Sokol – Dinamo Minsk
5. Roberto Pruzzo – Italy Roma
5. Ian Rush – Liverpool
5. Ralph Milne – Dundee United

Fakta Lain
Kiper Liverpool Bruce Grobbelaar menempatkan namanya dalam sejarah sepak bola dalam membuat penyelamatan penting dan mengganggu lawan-lawannya selama adu penalti dengan kaki-nya bergoyang-goyang kejenakaan.

Hamburg, juara bertahan, tersingkir oleh Dinamo Bucuresti di babak kedua.

Sejarah Stadion Roma

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Spesial Thanks for Tito Totti

♦Motovelodromo Appio (1927-1929)♦

Di tahun pertamanya sebagai klub profesional, AS Roma menjadikan Motovelodromo Appio sebagai stadion kandang mereka sebelum pindah di Campo Testaccio yang mulai dibuka pada November 1929.

♦Campo Testaccio (1929-1937)♦

Campo Testaccio adalah sebuah stadion multi guna di Roma, Italia. Pada awalnya digunakan sebagai kandang dari AS Roma. Sebelum pindah ke Stadio Nazionale PNF tahun 1937.
Kapasitas stadion adalah 20.000 penonton.

♦Stadio Nazionale del PNF (1937-1953)♦

Stadio Nazionale del PNF adalah sebuah stadion multi-tujuan di Roma, Italia. Dibangun pada tahun 1927 dan berkapasitas 50.000 orang.
AS Roma dan SS Lazio untuk pertama kalinya menggunakan stadion yang sama sebagai laga kandang sebelum kedua tim mulai menggunakan Stadio Olimpico pada tahun 1953. Stadion ini dihancurkan pada tahun 1953 dan digantikan oleh Flaminio Stadion.

♦Stadio Flaminio (1989-1990)♦

Stadio Flaminio adalah salah satu stadion Rugby di Roma, Italia. Namun, Roma pernah menggunakan Stadion ini sebagai laga kandang dikarenakan Stadio Olimpico direnovasi pada tahun 1989-1990.

♦Stadio Olimpico (1953-sekarang)♦

Stadio Olimpico merupakan salah satu stadion yang terletak di Roma, Italia. Stadion ini memiliki kapasitas 82.307 kursi. Sampai sekarang pun Olimpico masih menjadi kandang AS Roma, dan hanya AS Roma dikarenakan SS Lazio mulai musim depan pindah ke Stadio Renzo Barbera, Palermo. Dikarenakan tidak mampu membayar sewa stadion.
Stadio Olimpico pernah di renovasi pada tahun 1989-1990

PERINGKAT dan POIN AS Roma

Musim Kejuaraan | Posisi | Poin

  • 1993/1994 – 7- 35 pt.
  • 1994/1995 – 5 – 59 pt.
  • 1995/1996 – 5 – 58 pt.
  • 1996/1997 – 12 – 41 pt.
  • 1997/1998 – 4 – 59 pt.
  • 1998/1999 – 5 – 54 pt.
  • 1999/2000 – 6 – 54 pt.
  • 2000/2001 – 1 –  75 pt.
  • 2001/2002  – 2 –  70 pt.
  •  2002/2003 -8 – 49 pt.
  • 2003/2004 – 2 – 71 pt.
  • 2004/2005 – 8 – 45 pt.
  • 2005/2006 – 2 – 69 pt.
  • 2006/2007 – 2 – 75 pt.
  • 2007/2008 – 2 – 82 pt.
  • 2008/2009 – 6 – 63 pt.
  • 2009/2010 – 2 – 80 pt.
  • 2010/2011 – 6 –  63 pt.
  • 2011/2012  – 7 –  56 pt.

Catatan
Posisi paling buruk di musim 1996/1997 yaitu di peringkat 12 dengan torehan poin 41 Poin. Pelatihnya pada saat itu adalah Carlos Bianchi, pada giornata ke-24 digantikan Nils Liedholm dan Ezio Sella. Dan daftar pencetak golnya adalah :
17 – Balbo
5 – Totti
4 – Delvecchio, Fonseca
3 – Di Biagio, Moriero
2 – Aldair, Candela, Thern
1 – Carboni, Cappioli, Statuto, Tommasi

AKUN TWITTER PEMAIN DAN MANTAN ROMA

@joseangel3cote (Jose Angel)
@BoKrkic (Bojan Krkic)
@Coco_Lamela (Erik Lamela)
@l_castan (Castan)
@danistone25 (Osvaldo)
@miralem20 (Pjanic)
@marquinhoRoma ? (Marquinho <– Entah asli apa bukan)
@m_aoas

Mantan Pemain Roma
@LUISENRIQUE21 (LE)
@simonkjaer1989 (Simon Kjaer)
@fernandogagome (Fernando Gago)

Video Pertandingan Pra Musim

Berita Jadul Roma

ANGELO PERUZZI

Salah satu anak gawang dlm partai final piala champions 83/84 yg dilaksanakan di Olimpico, Roma 30 Mei 84
PERUZZI bercita2 ingin menjadi kiper andalan As Roma di kemudian hari tp sayang dia lebih di kenal sebagai kiper tim2 rival ROMA yaitu Inter>Juve>Laz*o tp jiwa ROMANISTI Nya tak pernah hilang sedikitpun

___________________

Nicola Legrottaglie (As Roma dikalahkan Juventus)
AS ROMA
4,6jt pounds di tambah uang kontrak sisa kiper Cristian Lupatelli serta menyerahkan 2 pemain muda di tolak Chievo

Juventus
5jt pounds serta membagi kepemilikan mereka atas striker Giuseppe Sculli serta gelandang belia Matteo Paro & pemain belakang Daniele Gastaldello.

_________

Posisi Bunglon
Intuisi pelatih sangat berperan dlm kemunculan I Mutanti atau pemain bertipe “bunglon” yg bisa berpindah2 posisi sesuai kebutuhan.
Tidak sembarang pemain bisa beralih posisi dgn sukses. Hanya pemain yg punya bakat istimewa bs memainkan peran sebagai “bunglon”

Dari AS ROMA ada TOTTI>TADDEI>MANCINI>BARTOLOMEI DLL

Dan Pelatih Nils Liedholm tergolong pelatih yg punya intuisi tajam. Liedholm menerapkan pola Zona Marking di AS ROMA itu butuh seorang pemain belakang yg mampu mengatur serangan & memiliki daya jelajah tinggi. Keinginan itu terpenuhi berkat kehadiran AGOSTINO DI BARTOLOMEI, Seorang yg semula bermain di lini tengah kemudian diubah jd Libero. Bérkat “büñglöñ” RÖMÄ méräìh $çüdéttö 1983

_________

Lagu Untuk Centrocampista

Luciano Ligabue << Seorang penyanyi & komposer Italia yg sudah punya nama. Seniman ini begitu tertarikNya pada penampilan Centrocampista sampai2 ia mencipta sebuah lagu berjudul UNA VITA DA MEDIANO yg artiNya “Kehidupan Sebagai Pemain Lapangan Tengah”

Agostino Di Bartolomei “Centrocampista” yang mengantar Roma meraih Scudetto 1983

Gräzie Barto£omei

 

 

 

 

Sejarah Logo Roma

REMUS DAN ROMULUS

Legenda tentang sepasang anak kembar yang diasuh oleh seekor serigala betina adalah awal ceritaberdirinya kota Roma.
Remus dan Romulus adalah anak dari Rhea Silvia dan Mars.
Saat lahir anak ini dibuang dibuang ke sungai Tiber oleh Paman mereka, Amulius
Alasannya karena Rhea diharuskan tetap menjadi perawan suci dan menetap di biara.
Remus dan Romulus kemudian ditemukan seekor serigala betina dan mengasuh
keduanya,

Suatu hari seorang penggembala anjing bernama Faustulus menemukan mereka dan merawat keduanya hingga dewasa.
25 April 753 SM Romulus mendirikan kota Roma setelah membunuh saudara kembarnya.

Serigala dan anak kembar kemudian dijadikan simbol kota Roma.
AS. Roma berjuluk I Lupi atau serigala.
Nah dengan dasar cerita asal muasal kota Roma maka AS.ROMA menjadikan serigala, Remus dan Romulus menjadi logo klub.
Tepatnya 22 Juli 1927, inilah simbol asli Roma.
“Menggambarkan dua orang anak sedang menyusu pada seekor serigala.”
Logo ini sempat menghilang dan kemudian muncul lagi di era 90-an.

LOGO BERUBAH

Logo Roma berubah di era pemerintahan fasis di Italia (aspek politis)
Diktator Benito Mussolini berupaya menanamkan pahamnya pada masyarakat Italia.
Nah, Olahraga khususnya sepakbola salah satu sasaran untuk kepentingan politis, AS.Roma sebagai salah satu kekuatan terbesar diibukota waktu itu ikut jadi tunggangan pemerintahan fasisme.

Wajar karena pendiri AS.Roma Italo Foschi adalah salah satu petinggi Associazione Sportiva Fascista Pro Rome atau Organisasi Olahraga Fasis Pro Roma. Kedekatannya dengan pemerintahan fasis secara tidak langsung berimbas pada perubahan logo AS.Roma

Pada era 1930-an, simbol Remus dan Romulus menghilang dari logo bentuk PERISAI.
Dan diganti dengan inisial klub ASR.
” Logo ASR dikurung lingkaran berwarna merah. Terlihat simple tapi sama sekali tidak mempresentasikan bahwa klub ini berasal dari Kota Roma”
Efeknya :
Membuat masyarakat Roma beralih, kebanggaan masyarakat akan kotanya sendiri menjadi berkurang.
Sebelumnya, AS.Roma merupakan kebanggaan kota ini meski masih ada Lazio yg berhomebase sama,

Seperti kita ketahui banyaknya pendukung Il Lupi tak lepas dari berdirinya klub ini yg merupakan
hasil merger dari 3 klub : Roman, Alba dan Fortitudo Pro Roma.
Fortitudo merupakan salah satu klub yang saat itu punya basis pendukung terbanyak dari kalangan religius.

 

PASCA TUMBANGNYA MUSOLINI


Seiring tumbangnya rezim fasis pimpinan Musolini, Italo Foschi tak lagi memimpin AS.Roma
Logo klub pun kembali mengalami transformasi.
“Logo berubah dan makin menguatkan kesan tim berjuluk I Giallorossi (kuning-merah). Dengan menambahkan unsure berwarna kuning emas. Proporsi warna merah dan kuning emas lebih seimbang”

Efeknya:
Logo ini membawa keberuntungan, musim 1941-1942 I Lupi sukses meraih Scudetto pertama.

Di bawah pelatih Schaffer dan sang bintang Amadeo Amadei dkk..
Scudetto ini adalah impian sang pendiri Italo Foschi, tujuannya menyatukan klub2 kota Roma adalah
untuk menandingi kekuatan klub2 besar dari wilayah utara (Juventus, Inter dan Milan)

 

LOGO TERBURUK

Setelah meraih Scudetto perdana AS.Roma selalu gagal mengulang pesta Scudetto.
Hingga perubahan berkali-kali tetap tidak membawa keberuntungan.
“merubah model tulisan hingga kembali ke bentuk perisai. Dan kembali dengan hanya bertuliskan AS. Roma (logo terburuk)”


 

LOGO TAHUN 60’an

Dan akhirnya pada era 60-an AS Roma kembali ke logo saat klub berdiri.
Walau kembali ke logo awal tetap saja tidak membawa keberuntungan.
Selalu gagal meraih Scudetto dan dominasi Italia semakin milik klub2 utara.

 

 

 

 

LOGO ERA 80-an


Tahun 80-an AS Roma mengalami pergantian presiden dari Gaetano Anzalone ke tangan Dino Fiola di tahun 1979.
Efek pergantian ini juga berimbas pada logo klub,
“Logo klub berubah menjadi serigala hitam dengan background berwarna putih yang dikelilingi lingkaran berwarna merah dan kuning.
Perubahan yang sangat radikal karena mengubah seluruh elemen dari logo asli sebelumnya.
Meski begitu logo ini sangat mewakili Roma sebagai tim berjuluk I Lupi

Hasilnya Roma berhasil meraih Scudetto II musim 1982/1983.

LOGO 90-anLOGO 2000-an.

Logo serigala hitam tidak bertahan lama karena pada awal era 90-an AS Roma kembali memakai logo asli.
Akhirnya Remus dan Romulus membawa keberuntungan dengan raihan Scudetto III di bawah pelatih Fabio Capello dan tentunya Il Capitano Francesco Totti.

Gelar lainnya seperti Juara Coppa Italia 1990/1991, 2006/2007, 2007/2008
SuperCoppa Italia 2001,2007

 

source : http://www.romanisti-indonesia.com

3 SCUDETTO

SCUDETTO PERTAMA KALI

16 Tim

Ada 16 tim yang berlaga di Seri A, diantaranya AS Roma, Torino, Venezia, Genoa, Lazio, Juventus, Bologna, Fiorentina, Triestina, Milano(A.C. Milan), Liguria(kini bernama U.C. Sampdoria), Ambrosina-Inter(kini bernama Internazionale Milan F.C), Atalanta, Livorno, Napoli, dan Modena.

Roma bermain sebanyak 30 kali dan berhasil mengoleksi 42 poin, dari 16 kemenangan, 10 hasil imbang, dan 4 kekalahan.

Komposisi Pemain dan Pelatih

Roma kala itu dikapteni oleh Ernes Borsetti. Pemain lainnya yang sangat besar jasanya adalah Mornese, Andreoli, Risorti, Cappellini, Guido Massetti, Benedetti, dan duet striker Roma kali itu, yaitu Amadei dan Panto.

Serta sebutan the rising star kala itu jatuh pada Nein Kreizu yang berasal dari Hungaria.

Dan, pelatihnya kala itu adalah Alfred Schaffer asal Austria.

SCUDETTO KE DUA

Roma yang ini adalah Roma terhebat sepanjang masa(menurut survei yang pernah saya baca di suatu tabloid olahraga). Karena, Roma sudah memuncaki klasemen sejak pekan kedua. Seri A kala itu dihuni oelh 16 tim, yang terdiri dari AS Roma, Juventus, Internazionale, Hellas Verona, Fiorentina, Udinese, Sampdoria, Torino, Avellino, Napoli, Pisa, Genoa, Ascoli, Cagliari, Cesena, dan Catanzaro. Roma bermain sebanyak 30 kali dan mengoleksi 43 poin, dari 16 kemenangan, 11 hasil imbang, dan 3 kekalahan. Hasil ini tentu saja menggembirakan, apalagi mengingat masa itu Juventus sedang berjayanya.

Roma di musim itu melahirkan banyak pemain legendaris, seperti Bruno Conti, Roberto Pruzzo, Carlo Ancelotti, Falcao, Giuseppe Giannini, Di Bartolomei(sebagai kapten), etc. Roma kala itu ditukangi oleh Niels Liedholm.

SCUDETTO KE TIGA

Berikutnya, musim 200/2001, Roma berhasil merebut scudetto dari tangan Lazio, pemegang trofi Seri A musim sebelumnya.

Roma yang ini adalah Roma yang saya pikir terhebat sepanjang yang saya lihat.

Itu terbukti dari perolehan poinnya yaitu 75 poin dari 34 laga. Kala itu, Roma dibesut oleh pelatih bertangan dingin, yaitu Fabio Capello. pemain-pemain kuncinya yaitu
Francesco Totti yang menjabat sebagai kapten, Vincenzo Montella, Gabriel Batistuta, Cafu, Aldair, Nakata, Zago, Antonioli, Tommasi, etc.
Penentuan juara musim ini ditentuka di pekan terakhir, yang ketika itu ada 2 ti yang berpeluang meraih scudetto, yaitu Roma dan Juventus. Bahkan, selebriti asal italia, Sabrina Ferilli, rela melaksanakan nazarnya yaitu menari telanjang ketika Roma berhasil meraih scudetto.

Begitulah masa lalu Roma, yang penuh kejayaan. Sekarang, pemain-pemain legendaris Roma seperti Ancelotti dan Conti dipandang hormat. Ancelotti berhasil mengantarkan AC Milan meraih 2 trofi Liga Champion, dan Conti menjadi duta Final Liga Champion 2008/2009.

Siena Vs AS Roma

“Romanisti, Maafkan Kami Untuk Petaka di Siena’

14-02-2012 22:01

'Romanisti, Maafkan Kami Untuk Petaka di Siena'

Franco Baldini, Direktur Umum AS Roma © AFP
Bola.net – Direktur Umum AS Roma Franco Baldini meminta maaf kepada para Romanisti untuk kekalahan mengecewakan 0-1 dari tuan rumah Siena di pentas Serie A.

Giallorossi melawat ke Siena dengan modal kemenangan telak 4-0 atas Inter Milan di laga sebelumnya, tetapi tuan rumah justru menjadi pihak yang tertawa paling akhir berkat gol tunggal Emanuele Calaio dari titik putih.

“Sungguh penyesalan yang sangat dalam karena kami bermain jauh di bawah standar,” papar eks ofisial Real Madrid dan Inggris itu kepada Sky Sport Italia.

“Saya meminta maaf kepada para suporter yang, meski dalam suhu dingin, datang ke Siena untuk memberikan dukungannya.”

Roma menghancurkan Inter Milan 4-0 di giornata 22 dan Baldini mengharapkan anak-anak asuhan Luis Enrique bisa memberikan hasil yang lebih baik saat melawan Siena.

“Itu adalah sebuah antiklimaks dan saya juga kecewa dengan permainan tim kami,” lanjut Baldini.

“Kami memberi Siena terlalu banyak peluang di babak pertama. Siena lebih haus kemenangan dan berhasil merebut tiga angka. Mereka layak mendapatkannya.”

Laga yang harus dilakoni Roma berikutnya, untuk membayar kesetiaan para Romanisti, adalah melawan Parma F.C pada 19 Februari di Olimpico.  (foti/gia)

____________________________________________________________________________________________

Tebas Roma, Pelatih Siena Tetap Puji Luis Enrique

14-02-2012 11:33

 | Luis Enrique

Tebas Roma, Pelatih Siena Tetap Puji Luis Enrique

Meski Roma kalah, Luis Enrique tetap dipuji kubu lawan © AFP
Bola.net – Pelatih Siena, Giuseppe Sannino secara taktis jelas mengungguli AS Roma ketika timnya berhasil menang 1-0 dini hari tadi di Artemio Franchi, namun ia tetap melayangkan pujiannya pada pelatih lawan, Luis Enrique.

Siena berhasil menahan imbang Giallorossi 1-1 pada pertemuan pertama awal musim lalu di Stadio Olimpico, dan di kandang sendiri mereka sukses menghentikan serigala ibukota itu lewat gol tunggal Emanuele Calaio dari titik putih.

Dan Sannino menganggap pelatih asal Spanyol itu masih sosok pelatih hebat dengan filosofi menyerangnya.

“Saya tetap yakin jika Luis Enrique adalah pelatih hebat dan saya amat menghargainya,” ujar Sannino usai laga.

“Saya harus memuji para pemain saya, yang sudah menunjukkan kemauan mereka untuk mengorbankan diri dalam menutup setiap ruang. Roma memainkan gaya sepak bola menyerang, jadi jelas sekali klub kecil yang menghadapi mereka akan bertahan total dan memainkan serangan balik.”

“Di 15 menit terakhir kami sedikit mengalami kesulitam, namun bisa melaluinya untuk mendapatkan tiga poin yang amat penting,” imbuhnya.

“Kami sudah melakukan tugas kami dengan baik, sekarang kami harus membuka lembaran baru dan menatap laga berikutnya. Kami harus tetap rendah hati, dan agresif merebut setiap bola.” (foti/row)

_____________________________________________________________________________________

Enrique: Roma Bermain di Bawah Standar

14-02-2012 10:17
Enrique: Roma Bermain di Bawah Standar
Luis Enrique © AFP
Bola.net – Pelatih AS Roma, Luis Enrique menyebut para pemainnya bermain di bawah level standar mereka saat kalah tipis 1-0 dari Siena, Selasa (14/02) dini hari tadi.

Sebiji gol dari titik putih yang dilesakkan oleh Emanuele Calaio di babak kedua sudah cukup untuk membuat Siena merebut 3 poin dari Roma. Hasil ini juga membuat Giallorossi gagal menyalip Inter Milan di posisi ke-5 pada papan klasemen.

Ini adalah torehan negatif ke-4 secara berturut-turut yang didapat Roma di laga away. Dan Enrique mengakui kekalahan ini disebabkan oleh menurunnya level permainan beberapa penggawa Il Lupi.

“Ini bukanlah malam kami, kami membuat terlalu banyak kesalahan. Banyak pemain kami yang bermain di bawah level mereka,” ucap Enrique kepada Sky Sport Italia.

“Kami selalu berusaha menyerang, tetapi jika kami tidak mengontrol bola akan meninggalkan masalah bagi kami. Kami masih jauh dari penampilan konsisten yang kami inginkan.”

“Siena bermain bagus di pertahanan dan mereka bermain menekan dengan sangat baik,” pungkasnya. (sky/mac)

_____________________________________________________________________________________________

Review: Serigala Roma Terluka di Kandang Siena

14-02-2012 05:00
Review: Serigala Roma Terluka di Kandang Siena

Totti gagal tundukkan Siena © AFP
Bola.netAS Roma bertandang ke markas Siena yang tak terkalahkan dalam empat laga kandang terakhirnya, termasuk menekuk Napoli 2-1 di leg pertama semifinal Coppa Italia. Tanpa Daniele De Rossi yang terkena skorsing, Roma dipaksa menelan kekalahan 0-1.

Seolah tak ingin menyia-nyiakan waktu, Roma langsung menggebrak di menit-menit awal.

Jam di Artemio Franchi baru menunjukkan menit ke-3, Francesco Totti sudah melancarkan serangan untuk Roma, tapi tendangannya masih membentur barisan pertahanan Siena dan dihalau ke zona aman.

‘Salam’ dari Totti itu rupanya sanggup membuat kubu Siena terbangun dari tidurnya. Barisan penyerangnya yang terdiri dari Calaio, Destro, Brienza, Gazzi, Vergassola dan Giorgi saling berkolaborasi untuk mengoyak jala gawang Roma yang dijaga Stekelenburg, tapi tidak membuahkan hasil.

Jual beli serangan pun tak terhindarkan.

Roma merangsek lini pertahanan tuan rumah lewat trisula Borini, Totti dan Lamela dengan dukungan Pjanic dari lini kedua. Namun, pertahanan disiplin Siena sanggup mematahkan semua upaya Pasukan Serigala.

Pada menit ke-41, wasit mengganjar Francesco Totti dengan kartu kuning, kartu pertama di laga ini.

Wasit memberikan injury time dua menit, tapi kedua sama-sama tidak berhasil mengubah keadaan.

Roma menggantikan Juan dengan Simon Kjaer untuk babak kedua. Ini adalah pergantian pemain pertama yang dilakukan oleh Luis Enrique.

Menit 47, Siena mengancam Roma lewat tembakan lurus Mattia Destro, tapi Stekelenburg bisa mengamankan gawangnya.

Empat menit berselang, petaka menghampiri kubu Roma. Simon Kjaer melakukan pelanggaran di dalam kotak terlarang yang memaksa wasit menunjuk titik putih. Kjaer diganjar kartu kuning dan akan absen di pertandingan Roma berikutnya. Emanuele Calaio yang bertugas sebagai algojo tak menyia-nyiakan kesempatan ini. Tendangannya berhasil mengecoh Stekelenburg. 1-0 untuk Siena.

Luis Enrique pun memutuskan untuk mengganti Totti dengan Osvaldo pada menit ke-58 dan Simplicio dengan Bojan pada menit ke-68.

Upaya Roma untuk menyamakan kedudukan selalu dipatahkan barisan pertahanan Siena. Tembakan-tembakan yang berhasil dilepaskan pun tak ada yang membahayakan gawang Pegolo.

Peluang emas Roma lewat Bojan yang sukses menembus benteng pertahanan Siena pada menit ke-88 pun harus musnah karena tembakannya melenceng ke samping gawang.

Pertandingan mencapai batas waktu normal. Wasit memberikan injury time selama empat menit. Akan tetapi, Roma tak bisa memanfaatkannya untuk meraih hasil yang lebih baik.

Pertandingan berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan tuan rumah.

Hasil mengecewakan bagi Roma, karena ini berarti mereka tak bisa mengambil alih posisi Inter Milan di peringkat 5 yang sebelumnya dikalahkan Novara dengan skor yang sama.

Susunan Pemain
Siena: Pegolo; Vitiello, Rossettini, Terzi, Del Grosso; Giorgi, Vergassola, Gazzi, Brienza; Destro, Calaio
Cadangan Siena: Farelli, Contini, Angelo, Grossi, Rossi, D’Agostino, Parravicini

Roma: Stekelenburg; Rosi, Juan, Heinze, Jose Angel; Simplicio, Viviani, Pjanic; Borini, Totti, Lamela
Cadangan Roma: Curci, Kjaer, Taddei, Perrotta, Greco, Osvaldo, Bojan.   (bola/gia)

______________________________________________________________________________

Luis Enrique: Waspadai Penuh Siena!

13-02-2012 11:11
Luis Enrique: Waspadai Penuh Siena!

Luis Enrique tak mau anggap remeh Siena © AFP
Bola.netLuis Enrique meminta pasukan AS Roma mewaspadai pertemuan dengan Siena dini hari nanti di Stadio Artemio Franchi karena ia tahu betul kesulitan yang bisa dihadirkan tuan rumah.

Siena berhasil mencuri satu poin di Stadio Olimpico ketika menahan Giallorossi 1-1 di awal musim, dan di pertandingan terakhir mereka bahkan kembali membawa pulang satu poin dari kandang pimpinan klasemen, Juventus.

Sementara Roma justru tak memiliki rekor cukup bagus jika bermain di luar kandang, terakhir mereka bahkan dibekap Cagliari dengan skor 4-2 – catatan yang membuat Luis Enrique sangat waspada.

“Saya ingat Siena bermain di level yang sangat tinggi dan kami beruntung bisa mendapatkan hasil imbang,” tutur pelatih asal Spanyol itu.

“Sekarang saya memperkirakan laga bakal ketat, sebagaimana biasanya, karena setiap lawan punya kualitas dan kekuatan mereka sendiri. Kami akan melawat ke Siena dengan mentalitas yang tepat untuk memainkan laga dengan benar.”

“Mereka punya banyak pemain yang bisa memberi kami kesulitan seperti Mattia Destro, Emanuele Calaio dan Gaetano D’Agostino. Anda bisa melihat kinerja pelatih mereka, karena mereka rapat dan bermain efektif dalam serangan balik,” imbuhnya. (foti/row)

Link Streaming

AS Roma Novara

Review: Serigala Roma Cabik-Cabik Novara

01-04-2012 19:34

 Review: Serigala Roma Cabik-Cabik Novara

Serigala Roma mengamuk dan menghajar Novara (c) AFP
Bola.netAS Roma mengamuk di Stadion Olimpico, Novara dihajar dengan skor telak 5-2, Minggu (01/4). Hasil ini membuat peluang Il Lupi untuk lolos ke kompetisi Eropa terjaga.

Meski bermain di kandang sendiri, secara tak terduga Roma harus kebobolan terlebih dahulu, di menit ke-17 sundulan dari Andrea Caracciolo berhasil membuat Novara unggul terlebih dahulu.

Sundulan Caracciolo tersebut tak mampu dijangkau oleh Maarten Stekelenburg, bola sundulan sempat membentur tiang gawang Roma sebelum akhirnya masuk dan membuat kedudukan berubah menjadi 1-0 untuk Novara.

Namun, tak butuh waktu lama, di menit ke-24 sundulan pemain baru Roma, Marquinho berhasil membuat kedudukan menjadi imbang 1-1.

Gol dari Marquinho tersebut merupakan umpan matang dari Pablo Osvaldo.

Berhasil menyamakan kedudukan membuat Roma terus menekan Novara, hasilnya di menit ke-34 Pablo Osvaldo berhasil mengubah kedudukan menjadi 2-1 melalui sundulan kepalanya.

Hampir saja Osvaldo mencetak gol keduanya, jika saja sundulannya tak membentur mistar gawang Novara. Keunggulan 2-1 tetap untuk Roma.

Meski terus menyerang pertahanan lawannya, namun Roma gagal mencetak gol tambahan, hingga turun minum, Roma masih unggul dari tamunya dengan skor 2-1.

Di babak kedua Roma sepertinya sedikit menurunkan tempo penyerangannya, bahkan beberapa kali gawang mereka harus terancam oleh serangan bertubi-tubi Novara.

Meski begitu, Roma yang berhasil menambah pundi-pundi golnya menjadi 3-1 melalui bola cungkil yang sangat cantik dari Fabio Simplicio.

Roma semaki menggila, setelah beberapa kali gagal membuat gawang Novara bergetar, striker mungil Bojan Krkic akhirnya berhasil mencatatkan namanya di papan skor.

Mantan pemain Barcelona tersebut melakukan solo run di sisi kanan pertahanan Novara dan tak mampu dikejar oleh pemain belakang Novara, dengan kaki kiri, Bojan berhasil membuat kiper Novara bertekuk lutut di menit ke-61.

Unggul 4-1 membuat Roma sedikit lengah, hasilnya di menit ke-72 pemain yang baru masuk, Takayuki Morimoto berhasil memperkecil kekalahan menjadi 4-2.

Di menit akhir babak kedua, atau tepatnya di menit ke-92 Erik Lamela menambah duka Novara. Tendangan kaki kirinya kembali merobek jala Samir Ujkani.

Gol dari Lamela tersebut menjadi penutup pesta Roma di Olimpico, keunggulan 5-2 berhasil membuat Roma aman di posisi keenam dan menjaga peluang mereka untuk tampil di kejuaraan Eropa musim depan.  (bola/end)

_____________________________________________________________________________

Preview: AS Roma-Novara, Buru Posisi Eropa

01-04-2012 12:00

 Preview: AS Roma-Novara, Buru Posisi Eropa

Totti akan kembali pimpin Roma raih kemenangan untuk tiket kompetisi Eropa (c) AFP
Bola.netAS Roma kini tengah memburu kemenangan ketiga dari empat laga untuk bisa meraih posisi ketiga di klasemen sementara dan Novara menjadi target selanjutnya.

Roma kini berada pada trek positif, mereka mampu meraih kemenangan impresif atas Internazionale dan Palermo, namun mereka juga sempat terpeleset dan harus mengakui keunggulan dari Atalanta dan Lazio.

Di pekan lalu Francesco Totti dan kawan-kawan bahkan harus kembali menuai kekalahan dari AC Milan, yang membuat posisi mereka kini tertahan di peringkat keenam.

Luis Enrique pun kini mulai memberikan target kepada para pemainnya, yakni mampu lolos ke Liga Europa UEFA, dan skuadnya kini juga harus berjuang untuk memangkas selisih empat poin dari Udinese di peringkat kelima.

Namun, dengan sisa sembilan laga, pelatih asal Spanyol tersebut ternyata juga menargetkan untuk mampu lolos ke Liga Champions musim depan, untuk itu Il Lupi diharapkan mampu terus tampil impresif dan terus meraih kemenangan.

Roma sendiri diprediksi tak akan kesulitan untuk memenuhi ambisi meraih kemenangan atas Novara, apalagi bila bermain di kandang sendiri, Stadion Olimpico.

Namun, yang menjadi masalah terbesar Roma selain konsistensi permainan adalah cedera pemain. Bahkan cedera pemain tersebut terus bertambah, terakhir striker muda yang tengah dalam performa terbaiknya, Fabio Borini masuk dalam daftar cedera.

Sebelumnya, Nicolas Burdisso, Marco Casetti, Juan dan Bogdan Lobont sudah absen terlebih dahulu akibat cedera.

Meski begitu, Novara juga tak bisa diremehkan, meski tim yang baru promosi, mereka mampu bermain dengan baik dan menjadi pengganjal tim-tim besar seperti Roma.

Posisi mereka yang ada di jurang degradasi pun diprediksi bakal menjadi tambahan motivasi untuk mempermalukan Roma di depan pendukungnya.

Yang menjadi kendala bagi Novara adalah mereka tak akan diperkuat top skor tim, Marco Rigoni yang harus absen akibat larangan bermain.

Perkiraan Susunan Pemain:

Roma: Stekelenburg, Taddei, Kjaer, De Rossi, Jose Angel, Simplicio, Gago, Marquinho, Totti, Lamela, Osvaldo

Novara: Ujkani,Morganella, Paci, Lisuzzo, Garcia, Gemiti,Porcari, Radovanovic, Pesce, Caracciolo, Jeda
(bola/end)

AC Milan vs AS Roma

Review: Ibra Bawa Milan Jinakkan Serigala Roma

25-03-2012 02:26
Review: Ibra Bawa Milan Jinakkan Serigala Roma

Pemain Milan merayakan gol yang dicetak Ibra (c) AFP
Bola.netAC Milan berhasil menjauh dari kejaran Juventus di papan klasemen dengan menundukkan tamunya AS Roma2-1 di San Siro, Minggu (25/3) dini hari tadi.Menjamu Roma, Milan tak ingin membuang-buang waktu dengan bermain menekan sejak menit pertama. Zlatan ibrahimovic yang pada sebelum laga dipercaya bakal menjadi momok yang menakutkan benar-benar menebar ancaman di menit ke-10. Namun kali ini bola tendangan bebas pemain asal Swedia ini masih bisa diselamatkan oleh Maarten Stekelenburg.

Lima menit berselang giliran Stephan El Shaarawy yang mendapatkan peluang. Usai menerima umpan bola dari Gianluca Zambrotta di dalam kotak penalti Roma, El Shaarawy langsung melepaskan tembakan mendatar. Sayangnya, arah bola tembakannya masih melebar di sebelah gawang Roma.

Milan terus bermain menekan dan mendominasi jalannya pertandingan. Meski begitu, Roma masih bisa mengancam melalui skema serangan balik. Rossoneri kembali mendapat peluang melalui tandukan Ibra di menit ke-30. Namun lagi-lagi Stekelenburg tampil gemilang dengan menggagalkan peluang Ibra.

Meski mendominasi namun Milan menjadi tim pertama yang kebobolan di pertandingan ini. Menit ke-41, Pablo Osvaldo berhasil membawa Roma unggul setelah tembakannya dengan memanfaatkan bola umpan Daniele De Rossi berhasil menjebol gawang Christian Abbiati. Milan tertinggal 1-0 hingga jeda turun minum.

Tampil dengan kepercayaan diri penuh di babak kedua, Roma malah harus dipaksa kehilangan keunggulan mereka di menit ke-53 lewat eksekusi penalti Zlatan Ibrahimovic. Wasit memberikan hadiah penalti kepada Milan setelah sebelumnya menilai Daniele De Rossi melakukan handsball di kotak penalti ketika memblok tembakan Ambrosini.

Berhasil menyamakan kedudukan melecut semangat pemain Milan. Dengan konstan Rossoneri memberikan tekanan dan terus menggempur pertahanan Roma. Di menit ke-61, Djamel Mesbah nyaris membawa tuan rumah unggul jika bola hasil tembakannya tidak bisa digagalkan oleh Stekelenburg. Kiper asal Belanda itu kembali menjadi pahlawan bagi Roma ketika menepis bola tembakan Muntari di menit ke-70.

Milan akhirnya memastikan tiga angka dari tamunya berkat gol Zlatan Ibrahimovic di menit ke-83. Umpan lambung Mexes dari tengah lapangan berhasil dikontrol dengan baik oleh Ibra, kemudian mencungkit bola untuk mengelabui Stekelenburg hingga akhirnya menanduk bola menjebol gawang Roma.

Kemenangan bagi Milan ini untuk sementara berhasil menjauhkan diri dari kejaran Juventus di tempat kedua papan klasemen Serie A. Kedua tim kini berjarak 7 poin dengan Juve baru akan melakoni laga melawan Inter Milan, Senin (26/3) dini hari. Sementara Roma masih tertahan di peringkat 6 dengan 44 poin.

Starter Pemain Kedua Tim:
AC Milan: Abbiati; Silva, Mexes, Mesbah, Bonera; Ambrosini, Emanuelson, Muntari, Nocerino; Ibrahimovic, El Shaarawy.

AS Roma: Stekelenburg; Heinze, Kjaer, Taddei, Rosi; De Rossi, Marquinho, Gago; Osvaldo, Totti, Borini. (bola/mac)

__________________________________________________________________________________________

Barbara Berlusconi: Roma Beri Angin Segar di Italia

24-03-2012 22:00

 Barbara Berlusconi: Roma Beri Angin Segar di Italia

Barbara Berlusconi doakan proyek Roma sukses © AFP
Bola.net – Direktur AC Milan, Barbara Berlusconi mengharapkan proyek AS Romaakan sukses, dan menyebut calon lawan mereka pekan ini itu sudah memberi angin segar untuk persepakbolaan Italia.Giallorossi akan menyambangi San Siro akhir pekan ini, dan Rossoneri bisa memperlebar jarak di puncak klasemen menjadi tujuh poin sebelum Juventus menjamu Inter Milan esok hari di Turin.

“Laga ini mungkin sangat kritis. Semua laga akan kritis saat ini. Roma adalah tim kuat dan sulit diprediksi, namun saya yakin dengan Milan sejak beberapa pekan terakhir,” ujar putri presiden Silvio Berlusoni itu pada ANSA.

“Tim kami sudah menunjukkan di laga lawan Juventus tengah pekan kemarin melalui sebuah performa bagus, mereka tahu bagaimana menampilkan permainan sendiri meski tampil dengan begitu banyak pemain absen.”

“Saya ingin memberi selamat pada Roma karena mereka sudah memberi angin segar untuk persepakbolaan Italia,” lanjut kekasih Alexandre Pato itu menyikapi pergantian kepemilikan, filosofi dan kultur bermain Roma.

“Pertama karena mereka punya keberanian untuk bertaruh dengan talenta muda. Proyek mereka secara teknis sungguh ambisius, dan saya harap akan memberikan hasil bagus dalam jangka menengah maupun panjang.”

“Lagipula, kerja sama dengan Walt Disney dan melalui operasi komersil lainnya yang saya anggap menarik dan inovatif, mereka menunjukkan jika mereka paham masa depan sebuah klub sepak bola. Mereka akan diubah menjadi perusahaan hiburan sejati yang menawarkan hiburan dan layanan bahkan di luar 90 menit sepak bola.” (foti/row)

_________________________________________________________________________________________

Borini: Kalahkan Milan Bukan Hal Mustahil

24-03-2012 21:00
Borini: Kalahkan Milan Bukan Hal Mustahil
Fabio Borini optimis menang di Milan © AFP
Bola.netAS Roma akan melawat ke kandang pimpinan klasemen AC Milan akhir pekan ini, dan Fabio Borinimerasa mereka punya peluang besar untuk mendapatkan hasil positif di San Siro.Giallorossi bermain kurang konsisten musim ini, namun dua kemenangan di laga terakhir serta rekor apik saat menantang Rossoneri tak urung melambungkan asa untuk mereka untuk bisa finis ketiga musim ini.

“Itu (posisi tiga besar) adalah hal yang mungkin, sama dengan mengalahkan Milan adalah hal yang mungkin dilakukan juga,” yakin Borini.

“Tak pernah ada gap begitu besar antara kami di lapangan. Kami kalah 3-2 di Olimpico meski fakta bahwa mereka tak mendominasi atas kami sepanjang laga. Kami tentu akan menyerang mereka, karena pendekatan kami tak berubah baik kandang maupun tandang.”

“Milan selalu menjadi tim papan atas yang memburu scudetto dan Liga Champions namun ini bisa memberi kesulitan untuk mereka karena keletihan yang tak bisa dihindari dari semua kompetisi itu.”

“Saya tak merasa mereka akan teralihkan dengan laga perempat final lawan Barcelona, karena mereka sudah terbiasa dengan begitu banyak pertandingan besar,” tegas mantan pemain Chelsea itu.

Zlatan Ibrahimovic adalah pemain yang begitu kuat, mungkin formnya di Eropa saat ini setara dengan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Ia punya kualitas teknik dan taktik yang sempurna, dan itu akan selalu memberi perbedaan di Italia.” (foti/row)

________________________________________________________________________________________

Preview: Milan vs Roma, Jaga Capolista

24-03-2012 17:00
Preview: Milan vs Roma, Jaga Capolista
Milan vs Roma di awal musim © AFP
Bola.netAC Milan akan berusaha mempertahankan posisi mereka di puncak Serie A, syaratnya mereka harus membungkam AS Romadi depan publik sendiri di San Siro dini hari nanti.Namun pikiran Rossoneri jelas akan terpecah dengan Barcelona yang sudah menanti di tengah pekan depan, apalagi tenaga mereka sudah terkuras dengan babak perpanjangan waktu kontra Juventus di Coppa Italia tengah pekan kemarin.

Itu membuat pasukan Massimiliano Allegri wajib siaga karena rekor mereka di kandang kala menjamu Giallorossi tak baik-baik amat – mereka sudah kalah empat kali dari lima pertemuan di San Siro.

Tak hanya itu, Roma juga menjadi tim yang kerap menyulitkan Milan dengan total Milan menang tiga kali dari 13 pertemuan mereka di liga sejak 2005.

Kapten Francesco Totti diperkirakan bisa kembali ke dalam starting XI demi mendorong moral tim, meski pelatih Luis Enrique menegaskan jika anak asuhnya tak terpengaruh dengan absennya Er Pupone seperti mereka peragakan kala menang 1-0 lawan Genoa.

Namun pelatih asal Spanyol itu tetap tak puas dengan performa Il Lupi, karena ia merasa mereka sudah banyak membuang penguasaan bola dalam laga tersebut, dan itu tak boleh diulangi melawan Milan, tim yang diyakini Enrique sebagai satu-satunya tim yang lebih baik dari timnya sendiri.

Hasil musim lalu:
Milan 0-1 Roma

Statistik:
Roma selalu mencetak gol dalam tujuh lawatan terakhir mereka ke San Siro menghadapi Milan. (bola/row)

__________________________________________________________________________________________

elang Jamu Roma, Milan Dihantam Krisis Penyerang

24-03-2012 11:00
Jelang Jamu Roma, Milan Dihantam Krisis Penyerang
Zlatan Ibrahimovic diistirahatkan lawan Roma? © AFP
Bola.net – Pemimpin klasemen Serie A, AC Milan ditimpa masalah krisis penyerang pada akhir pekan ini, menjelang pertandingan mereka melawan AS Roma.Kemungkinan besar sang juara bertahan hanya memiliki dua penyerang yang siap dimainkan setelah serangkaian cedera menimpa para pemain depan regulernya.

Antonio Cassano masih akan absen untuk jangka panjang karena masalah pada jantungnya. Alexandre Pato akan pergi ke Amerika Serikat hari Senin untuk mencoba mencari solusi terhadap cedera pahanya, sementara kompatriotnya, Robinho masih merasa kesakitan pada pergelangan kakinya.

Ditambah lagi, penyerang veteran, Filippo Inzaghi, akan absen selama tiga pekan karena otot paha belakangnya tertarik, dan penyerang tersubur Rossoneri, Zlatan Ibrahimovic terpaksa ditarik keluar lapangan pada pertandingan Coppa Italia melawan Juventus, hari Selasa, karena masalah pada punggungnya.

Ibrahimovic kemungkinan sudah cukup fit untuk bermain, namun dengan Barcelona yang akan menjadi tamu di San Siro hari Rabu di perempat final Liga Champions, pelatih Massimiliano Allegri, kelihatannya tidak akan mengambil resiko terhadap The Big Swede dengan memainkannya melawan Giallorossi pada Sabtu malam.

Dengan demikian maka Maxi Lopez, yang mencetak gol saat Milan bermain imbang 2-2 dengan Juventus – di mana Milan kemudian kalah agregat 3-4 – kemungkinan besar akan mendapat satu tempat di lini depan, berdampingan dengan penyerang muda, Stephan El Shaarawy.  (afp/row)

__________________________________________________________________________________________

Enrique: Fokus Milan Takkan Teralihkan Barcelona

24-03-2012 05:30
Enrique: Fokus Milan Takkan Teralihkan Barcelona
Luis Enrique, arsitek AS Roma © AFP
Bola.netLuis Enrique mengaku yakin bahwa konsentrasi AC Milan tak akan teralihkan oleh laga berikut mereka, melawan Barcelona di Liga Champions, saat timnya datang ke San Siro untuk melakoni duel giornata29 Serie A.Arsitek AS Roma tersebut tidak percaya jika Massimiliano Allegri akan menyimpan sejumlah pemain kunci saat menjamu pasukannya, Minggu (25/3), demi laga kontra Barca (29/3).

Enrique yakin, persaingan ketat dengan Juventus membuat Milan tak ingin melepaskan setiap poin yang tersedia di liga.

“Saya rasa, konsentrasi Milan di liga tidak akan terganggu oleh pertandingan mereka melawan Barcelona di Liga Champions,” ujar Enrique

“Ini adalah kunci menuju juara liga. Milan tahu itu, jadi mereka akan menganggap setiap pertandingan yang tersisa layaknya sebuah final.”

“Selain itu, mengalahkan Barcelona, yang merupakan tim terbaik di dunia saat ini, adalah hal yang sulit bagi tim mana pun.”

Roma sendiri tengah berjuang menipiskan selisih empat angka dengan Lazio, penghuni spot terakhir zona Liga Champions untuk Italia. (ss/gia)

__________________________________________________________________________________________

Enrique: Roma Sanggup Tundukkan Milan

23-03-2012 22:30
Enrique: Roma Sanggup Tundukkan Milan
Luis Enrique yakin menang di kandang Milan © AFP
Bola.net – Arsitek AS Roma, Luis Enrique, menyatakan timnya sanggup meraih kemenangan saat melakoni grande partita di kandang AC Milan, Minggu (25/3), pada giornata29 Serie A.Menurut Enrique, Roma bisa menang hanya dengan menampilkan sebuah permainan yang sempurna.

Giallorossi datang ke San Siro dengan bermodal dua kemenangan 1-0 dalam dua pertandingan terakhirnya, yaitu atas Palermo dan Genoa.

Enrique yakin timnya bisa mewujudkan kemenangan kelima dalam tujuh laga pamungkas mereka di kandang Il Diavolo.

“Kami sanggup menaklukkan tim seperti Milan,” ujar mantan pelatih Barcelona B itu dalam konferensi pers jelang pertandingan.

“Akan tetapi, kami harus bermain 100 persen, atau tampil nyaris sempurna tanpa melakukan kesalahan”

“Kemenangan di San Siro akan mendongkrak kepercayaan diri tim, tapi kami harus bermain dengan level yang luar biasa.”

Laga ini diperkirakan berjalan sengit, karena kedua kubu sama-sama mengusung misi menang meski dengan tujuan yang berbeda. Milan (1) mengincar tiga angka demi memuluskan langkah menuju tangga juara, sedangkan Roma (6) berusaha menjaga ambisinya untuk menembus zona Liga Champions. (foti/gia)

__________________________________________________________________________________________

‘Ibrahimovic Adalah Ancaman Terbesar Roma’

23-03-2012 21:30
'Ibrahimovic Adalah Ancaman Terbesar Roma'

Zlatan Ibrahimovic, mesin gol AC Milan © AFP
Bola.net – Berbicara tentang grande partita Serie A giornata 29 antara AC Milan kontra AS Roma, kiper Roma, Maarten Stekelenburg, menilai striker Zlatan Ibrahimovicsebagai ancaman terbesar bagi timnya.Kedua tim akan bentrok di San Siro, Minggu (25/3), dan Stekelenburg menunjukkan respeknya terhadap sang mesin gol Rossoneri.

“Ibra sangat kuat dan dia selalu mencetak banyak gol,” ujar Stekelenburg. “Dia telah memberikan banyak gelar kepada sejumlah klub papan atas Eropa. Menurut saya, dia adalah salah satu pemain terbaik di dunia.”

“Apakah dia berperan besar dalam perburuan juara liga, tapi tidak di Eropa? Saya rasa, tidak. Saya tidak tahu kenapa ada yang berkata demikian. Jika boleh berharap, saya justru ingin dia berada di tim saya.”

Roma melakukan sejumlah perubahan besar musim ini. Meski mengalami masalah dengan konsistensi, mereka sanggup membuat jarak empat poin dengan zona Liga Champions.

“Kami selalu bermain untuk menang. Pelatih Luis Enrique adalah otak di balik kebangkitan kami. Saya bangga telah berkostum Roma.”

“Anda bisa melihat bahwa filosofi yang diterapkannya mulai menunjukkan hasil nyata setelah sempat diragukan di awal musim.”

“Dia penuh hasrat untuk menang dan memiliki tujuan yang besar. Itu yang saya suka darinya,” pungkas Stekelenburg. (foti/gia)

Seperti Saya, Ternyata Simoncelli Seorang Romanisti

 

Okezone-24 Oktober 2011

SEPANG – Insiden tragis yang merenggut nyawa Marco Simoncelli masih menyisakan trauma yang mendalam buat sang manajer, Carlo Pernat. Mentor Super Sic di Gresini Honda ini mengaku sedih karena cita-cita mereka belum tercapai.

Simoncelli menghembuskan nafas terakhir di Sirkuit di mana ia mengawali karier di kelas MotoGP, yakni Sepang pada gelaran MotoGP Malaysia, Minggu kemarin. Pembalap yang identik dengan rambut kribonya kehilangan kendali pada ban depan, saat mencoba melahap tikungan 11 pada lap kedua.

Nahas, saat terjatuh dari motor, tubuh Simoncelli dihantam tunggangan Colin Edwards dan Valentino Rossi yang tengah bertarung tepat di belakangnya. Alhasil, pembalap 24 tahun ini mengalami cedera serius di bagian dada, leher dan kepala karena helmnya sempat terlepas saat kecelakaan. Pembalap dengan nomor motor ‘58’ ini pun menghembuskan nafas terakhir pada pukul 16:56 sore waktu setempat, setelah sebelumnya sempat mendapat perawatan di medical center dan rumah sakit.

Ini adalah insiden tragis kedua setelah tewasnya Daijiro Kato pada 2003, ini pun membuat seluruh dunia berkabung. Pihak San Carlo Honda Gresini beserta keluarga Simoncelli jadi pihak yang paling terpukul dengan kejadian ini. Ibu Simoncelli hanya bisa menangis, sementara sang ayah mencoba tegar dan menenangkan sang ibu.

Di kubu Gresini, Pernat yang sangat dekat dengan Simoncelli mengaku masih tidak percaya dengan kejadian tersebut. Dengan pandangan yang menerawang, Pernat pun membagi kenangan dan impian keduanya selama dua musim bekerja sama dengan pembalap yang dikenal memiliki gaya membalap agresif ini.

“Marco merupakan remaja yang periang, murah senyum. Dia adalah tipe orang yang disukai semua temannya,” tutur Pernat menceritakan sosok Simoncelli di tim, sebagaimana dikutip Yahoosports, Senin (24/10/2011).

Sebelum musim 2011/2012  Liga Calcio Serie A bergulir, Super Sic pernah mangatakan di hadapan beberapa wartawan tentang keinginanya bergabung dengan kesebelasan kesayanganya AS Roma.

Saya rela meninggalkan tunggangan besi yang telah mebesarkan nama saya. Hanya untuk bermain di klub kebanggaan Saya. AS Roma, meski hanya jadi kiper ke 4″.

Selamat jalan kawan (nel)

Konfirmasi Pengembangan Stadion Olimpico

Bola.net– AS Roma mengkonfirmasikan bahwa mereka akan melakukan pengembangan pada stadion Olimpico.

Stadion Olimpico sebenarnya merupakan milik CONI atau Italian Olympic Committee, namun stadion tersebut disewakan kepada dua klub yakni, Roma dan Lazio.

Karena tidak sebagai pemilik, maka Roma melakukan pembicaraan dengan CONI untuk diizinkan untuk melakukan perubahan struktur stadion yang sudah ada.

Pertemuan yang dihadiri oleh Presiden Roma, Thomas Di Benedetto dan Presiden CONI Gianni Petrucci tersebut kabarnya berbuah positif, pasalnya, Roma menjanjikan sebuah efisiensi dalam pengembangan olahraga dan juga menjaga warisan budaya dari stadion Olimpico dan Foro Italico (kompleks olahraga yang dibangun pada tahun 1928 dan 1938 oleh Foro Mussolini).

“Di antara proposal yang sedang dipelajari adalah identifikasi daerah yang bisa berguna untuk mendapatkan hasil yng lebih baik dari sebuah even olahraga dan juga perpindahan beberapa kantor AS Roma ke area Foro Italico,” bunyi pernyataan Roma.

Pernyataan tersebut menjanjikan serangkaian kegiatan untuk keluarga dan juga para fans yang berkebutuhan khusus, area komersil di sekitar stadion dengan kios merchandise baru, selain itu juga akan ada peningkatan layanan media dan peningkatan arena hiburan. (foti/end)

Catatan Prestasi

Sejak berdiri di tahun 1927, AS Roma belum bisa mewujudkan ambisi Mussolini untuk mengakhiri dominasi klub dari utara Italia. Buktinya, hanya sedikit gelar diperoleh tim ibukota Italia itu dalam rentang waktu hampir sembilan dekade.

Di Serie A Italia, Roma hanya berhasil menjadi juara sebanyak tiga kali. Sementara di ajang Coppa Italia, sembilan titel dikoleksi dan gelar terakhir didapat tahun lalu. Di ajang Piala Super Italia, Roma memenangi ajang ini di tahun 2001 dan 2007. Di Serie B, Roma pernah menjadi juara di musim 1951/52.

Di kompetisi Internasional, Roma hanya satu kali memenangi ajang bergengsi, yaitu Piala UEFA di musim 196-/1961. Namun di ajang junior, Roma tampil cukup dominan. Di even Campionato Nazionale Primavera, enam gelar berhasil disegel pasukan Roma, sementara di Coppa Italia Primavera, mereka berhasil memperoleh tiga titel juara. Tak salah jika kemudian banyak pemain junior Roma yang kemudian menjadi bintang, seperti Danielle de Rossi dan Alberto Aquilani di musim ini.

Rincian

Serie A:3 Kali: 1941–42; 1982–83; 2000–01

Coppa Italia: 9 Kali: 1963–64; 1968–69; 1979–80; 1980–81; 1983–84; 1985–86; 1990–91; 2006–07; 2007–08

Supercoppa Italiana: 2 Kali: 2001; 2007

Coppa C.O.N.I. 1: 1928

Serie B: 1: 1951–52

Even Tidak Resmi

Inter-Cities Fairs Cup 1 Kali: 1960–61

Torneo Anglo-Italiano 1 Kali: 1971–72

 

PRIMAVERA
AS Roma Primavera ada di urutan kedua terbanyak Pencapaian Gelar Scudetto Primavera !!!

Torino : 8
AS Roma : 7
Inter : 6
Juventus : 4
Lazio : 4
Fiorentina : 3
Udinese : 2
Milan : 1

1962–63 Juventus FC (A) and Como (B)
1963–64 FC Internazionale (A) and Udinese (B)
1964–65 AC Milan (A) and SPAL (B)
1965–66 Internazionale (A) and Padova (B)
1966–67 Torino FC (A) and Hellas Verona (B)
1967–68 Torino FC (A) and Hellas Verona (B)
1968–69 Internazionale (A) and Brescia (B)
1969–70 Torino FC
1970–71 ACF Fiorentina
1971–72 Juventus
1972–73 AS Roma
1973–74 AS Roma
1974–75 Brescia
1975–76 SS Lazio
1976–77 Torino FC
1977–78 AS Roma
1978–79 SSC Napoli
1979–80 Fiorentina
1980–81 Udinese
1981–82 AC Cesena
1982–83 Fiorentina
1983–84 AS Roma
1984–85 Torino FC
1985–86 AC Cesena
1986–87 Lazio
1987–88 Torino FC
1988–89 Internazionale
1989–90 AS Roma
1990–91 Torino FC
1991–92 Torino FC
1992–93 Atalanta BC
1993–94 Juventus
1994–95 Lazio
1995–96 Perugia
1996–97 Perugia
1997–98 Atalanta
1998–99 Empoli FC
1999–2000 AS Bari
2000–01 Lazio
2001–02 Internazionale
2002–03 US Lecce
2003–04 Lecce
2004–05 AS Roma
2005–06 Juventus
2006–07 Internazionale
2007–08 UC Sampdoria
2008–09 US Palermo
2009–10 Genoa CFC
2010–11 AS Roma

Gabriel Batistuta

Berita sedih datang dari salah satu legenda Roma. Gabriel Batistuta dikabarkan mengalami sebuah penyakit pada kakinya (infiltasi tendon yg hancur) .Penyakit ini membuat Batistua tidak dapat berdiri lama , bahkan untuk berjalan pun susah [Gazzetta dello Sport]

Rangkuman Serba – Serbi Soal AS Roma

Selamat Datang…!!!

Blog ini di buat sebagai kecintaan saya atas klub kesayangan saya AS Roma

Blog ini berisi Jadwal Pertandingan, LINK STREAMING, PEMAIN BARU , PEMAIN MUSIM INI, Baik yang dipinjamkan maupun yang di jual), RUMOR TRANSFERPREVIEW dan REVIEW MUSIM 2014-15, HASIL- HASIL PERTANDINGAN dari tahun 1927 sampai Sekarang, PROFIL Baik Pemain, Mantan Pemain, Pelatih, mantan Pelatih, Presiden dan Mantan Presiden, ROMAPEDIA : berisi segala sesuatu yang perlu kita ketahui, WASIT yang telah memimpin pertandingan yang melibatkan AS Roma, juga VIDEO CUPLIKAN. Ada juga TANGGAL-TANGGAL PENTING dan DAFTAR PEMAIN YANG CIDERA/SANGSI

Blog ini masih banyak kekuranganya, untuk itu bila berkenan silahkan masukanya gans

Sumber : IUR, Wikipedia

Calciopolli Season 2

 Luciano Spaletti ‘meminta’ FIGC menyerahkan Scudetto 2006 buat AS Roma.

detail berita

ROMA – Skandal pengaturan skor yang terkenal dengan nama Calciopolli belum berhenti juga. Meski sudah sah menjadi milik Inter Milan, tapi Luciano Spaletti ‘meminta’ FIGC menyerahkan Scudetto 2006 buat AS Roma.

Seperti diketahui, sepakbola Italia sempat dihebohkan dengan skandal pengaturan skor pada musim 2005-06. Hasilnya, Juventus yang menjadi juara pada saat itu, harus menyerahkan gelar juara kepada Inter, yang ketika itu menempati peringkat ketiga di belakang AC Milan.

Kini posisi I Nerazzurri semakin terpojok, setelah sejumlah pihak meminta kepada FIGC untuk mencabut gelar juara 2006 milik Javier Zanetti dkk. Secara mengejutkan, Spaletti meminta kepada FIGC untuk menyerahkan gelar itu kepada Roma.

“Saya rasa Roma bekerja sangat baik saat dilatih saya dan pantas mendapatkan lebih baik pada saat itu,” demikian kata Spaletti mengenai skandal Calciopolli sebagaimana dilansir Football-Italia, Rabu (7/6/2011).
Read more of this post

Pemain Terbaik AS Roma

Hasil Polling: Pemain Terbaik AS Roma Untuk Musim 2010/11 Pilihan Pembaca GOAL.com Indonesia

Rosella Sensi & Francesco Totti - AS Roma  (Getty Images)

Artikel ini merupakan update dari “DEBAT: Siapa Pemain Terbaik AS Roma Musim 2010/11?” yang diterbitkan pada 8 Juni lalu.

Berikut hasil jajak pendapatnya:

Francesco Totti
81.5%
Daniele De Rossi
7.7%
Jérémy Menez
3.7%
Marco Borriello
2.22%
Mirko Vučinić
2.22%
Juan
0.96%
Fabio Henrique Simplicio
0.74%
Marco Cassetti
0.74%
Simone Perrotta
0.22%

Read more of this post

AS Roma dan Bojan Krkic ~Rangkuman~

David De Gea: Bojan Krkic Tak Pikirkan Transfer

Bojan Krkic - Barcelona (Getty Images)Kiper Atletico Madrid David De Gea menyatakan, rekan satu timnya di timnas Spanyol U-21 tidak memikirkan masalah transfer, dan fokus membela tim Matador di Piala Eropa U-21.

Bojan dikabarkan menjadi alat barter Barcelona untuk mendapatkan Alexis Sanchez. Rumor terakhirnya menyebutkan, Bojan sudah hampir pasti bergabung dengan AS Roma mengikuti jejak Luis Enrique.

“Pikiran Bojan hanya di sini, dan dia tidak memikirkan hal lainnya di luar Piala Eropa. Pertemanan kami sangat bagus. Dia sangat ingin bermain dan mencetak gol untuk membuktikan kapasitas dirinya,” ungkap De Gea kepada EFE.

De Gea yang juga menjadi incaran Manchester United mengatakan, Spanyol U-21 mempunyai motivasi tinggi untuk menjadi juara di Piala Eropa tingkat junior ini.
Read more of this post

Kabar Dari Trigoria

De Rossi Perbarui Kontrak

Direktur AS Roma, Walter Sabatini, percaya Daniele De Rossi akan segera membubuhkan tanda tangan di lembar kontrak baru.

Komitmen lama De Rossi akan selesai musim depan. Rumor yang mensinyalir dirinya ingin pergi dari Stadio Olimpico pun sempat bermunculan.

Kendati demikian, Sabatini mengaku gelandang 27 tahun itu memperlihatkan motivasi tinggi saat ditemuinya untuk bernegosiasi.

“Saya sudah bertemu De Rossi dan ia menunjukkan motivasi luar biasa,” ungkapnya kepada Il Corriere dello Sport.

Roma diyakini bakal mengutamakan kepastian ekstensi kontrak De Rossi sebelum memperbarui ikatan kerja sama dengan para pemain lainnya yang sama-sama akan habis kontrak.

Read more of this post

Agen: Bojan Krkic Lebih Cocok Di AS Roma

Walter Sabatini Bicarakan Potensi Lepas Mirko Vucinic, Jeremy Menez & Marco Borriello

Direktur olahraga AS Roma Walter Sabatini membahas prospek beberapa pemain yang berpotensi akan dilepas manajemen klub pada musim panas ini.

Pemain-pemain itu adalah Mirko Vucinic, Jeremy Menez dan Marco Borriello. Ketiga pemain itu memang di ambang pintu keluar klub ibu kota Italia itu menyusul gagalnya mereka meluluskan ekspektasi klub pada musim lalu.

Seraya membicarakan masa depan pemain-pemain itu, Sabatini tak bisa membuat garansi ketiganya tetap pemain Roma musim depan.

“Vucinic itu pemain yang hebat. Saya perlu berbicara dengannya, juga tentang posisinya di lapangan. Kami akan memiliki pelatih dengan mengusung sistem tertentu yang mengharuskan si pemain bisa beradaptasi,” buka Sabatini.

“Menez mesti menerima sang pelatih akan menempatkannya di posisi tertentu, jika ia mampu, maka ia kemungkinan dipertahankan.”

“Borriello menjadi sebuah masalah. Ia memang pemain yang sangat bagus. Musim lalu ia membuat dua peranan, yakni tampak bagus di awal musim, tetapi setelah itu melempem. Saya perlu berbicara dengannya,” tuntas Sabatini.
Vekic menilai, bila Bojan ke Roma, maka akan menjadi ‘pernikahan’ yang sempurna.

Zoran Vekic, agen Bojan Krkic, menilai kliennya lebih pantas bergabung dengan AS Roma untuk mengikuti jejak Luis Enrique yang sudah berada di klub tersebut.

Krkic belakangan ini dikaitkan dengan klub yang bermarkas di Olimpico. Kehadiran Enrique di klub ibukota Italia tersebut semakin menguatkan kepindahan Krkic dari Barcelona.

“Bojan ke Roma? Itu sudah sesuai kehendak dari surga. Ini akan menjadi ‘pernikahan’ yang sempurna,” ujar Vekic kepada Radio Mana Mana.

Kendati demikian, keinginan itu bisa menemui ganjalan, mengingat manajemen Barcelona ingin menjadikan Bojan sebagai pertukaran dengan pemain Udinese Alexis Sanchez.

Rangkuman Live dari Trigoria

Wawancara dg Walter Sabatini [Direktur Olahraga AS ROMA] saat Press Conference hari ini di Trigoria

“DiBenedetto menginginkan Scudetto? Tidak, AS ROMA yang menginginkannya.”

“Saya belum diberi anggaran, saya telah diberitahu untuk bekerja secara bebas. Kami akan mengadakan pertemuan segera tentang hal ini”
Jajaran Manajemen dan pelatih
“Luis Enrique adalah seorang pelatih yang menyukai tantangan dan suka menantang dirinya sendiri.

Luis Enrique puas dengan tim saat ini, Dia akan meminta pemain untuk membantu ide-idenya kedepan”.
Tidak ada klausul dalam kontrak Luis Enrique. Dia ada di sini dengan kontrak dua tahun dengan opsi ketiga.
Saya tidak ingin memulai revolusi teknis, saya ingin mulai adalah sebuah revolusi budaya. Saya ingin memperkenalkan mentalitas baru.”
Sabatini menegaskan Pradé akan tetap bertahan, tetapi dengan peran yang berbeda. Montali akan pergi. Sabatini menegaskan Franco Baldini akan datang setelah menyelesaikan kontraknya dengan FA Inggris

Siapa yang akan pergi?
Sabatini: Saya tidak siap untuk berbicara tentang hal ini. Pertama saya harus bertemu dengan semua pemain dan melihat di mana mereka, pemikiran dan keinginan mereka.

Pemain yang layak di pertahankan
“Vucinic adalah pemain hebat, saya bisa mengatakan ini karena saya pernah bertemu dia sebagai lawan.”
“Menez adalah pemain yang hebat dan kami menginginkan pemain seperti dia. Dia harus menerima keputusan pelatih”
“De Rossi harus tetap bertahan dan kami akan melakukan segalanya untuk memastikan hal itu terjadi.”

Pemain Di Primavera
Saya ingin kita berjuang untuk mempromosikan pemain dari primavera ke tim utama. Kami akan lebih mengontrol para pemain pemuda
Kami ingin ada kontinuitas antara tim primavera dan tim utama. Kami berharap untuk membuat transisi lebih mudah.
Saya akan berbicara dengan Bruno Conti tentang hal ini [mempromosikan primavera] dan berbagi beberapa ide.

Pemain Incaran
“Lamela dalam situasi yg rumit karena tuntutan dari mereka. Saya akan berusaha mendatangkannya, jika tidak pemain yang memiliki kualitas yang sama dengannya”

Roma Buka Negosiasi Transfer Lukas Podolski

Juga Buru Clinchy

Striker Koln Lukas Podolski berpeluang meninggalkan klub pada bursa transfer musim panas ini setelah pihak Roma menyatakan minat, demikian pernyataan sang agen.

Riccardo Sarti, agen Podolski, kabarnya akan bertemu dengan direktur olahraga Roma Walter Sabatini untuk membicarakan transfer pemain berusia 25 tahun itu.

“Lukas ingin mencoba pengalaman baru,” ujar Sarti kepada La Signora In Giallorosso, Senin (30/5).

“Ia bakal menjadi pemain yang cocok untuk Roma karena memiliki teknik permainan yang bagus dan tepat.”

“Giallorossi pastinya senang dengannya. Itulah mengapa saya akan segera bertemu dengan Walter Sabatini.”

Podolski bergabung ke Koln pada 2009. Kontraknya baru akan berakhir pada Juni 2013.

Sementara itu, AS Roma dikabarkan sedang melakukan komunikasi dengan Arsenal terkait dengan status Gael Clichy.

Pemilik baru Roma mempunyai ambisi yang sangat besar pada bursa transfer musim panas ini dan tampaknya mereka telah menyadari bahwa Clichy telah menunda perpanjangan kontrak dengan Arsenal.

Mediaset mengabarkan bahwa klub ibukota Italia tersebut telah melakukan pendekatan kepada Clichy dengan mempertanyakan berapa banderol yang dipasang oleh Arsenal untuk pemain asal Prancis tersebut.

Dengan menyisakan satu tahun di kontraknya, Clichy telah diperingatkan oleh Arsenal bahwa dia akan dijual apabila dia tidak segera menandatangani kontrak baru.

Banding De Rossi Ditolak, Perrotta Diampuni

Roma Juga Bidik Handanovic

De Rossi dan Perrotta/dok. SOCCER

Komisi Displin Lega Calcio akhirnya memutuskan tetap akan memberi sanksi larangan bermain tiga pertandingan bagi gelandang AS Roma, Daniele De Rossi. Banding dari kubu I Lupi, ditolak komdis Lega Calcio pada jumat (13/5).

Read more of this post