asromaasik

Serigala Ibu Kota

Category Archives: Serie A

Roma vs Chievo

Roma-vs-Chievo

STATISTIK PERTEMUAN AS ROMA vs Chievo
SABTU 18 Oktober, Kick Off jam 23.00 WIB :

Total Pertemuan : 24 Pertemuan, 12 Roma Menang 9 Draw 3 Roma Kalah 2.
DI Olimpico : 12 Pertemuan, 7 Roma Menang, 3 Draw, 2 Roma Kalah

Rekor 10 Pertandingan Terakhir di Olimpico:
01-11-13 Roma-Chievo : 1-0 [M Borriello]
08-05-13 Roma-Chievo : 0-1
08-01-12 Roma-Chievo : 2-0 [Totti 2 (p)]
23-04-11 Roma-Chievo : 1-0 [Perrotta]
10-01-10 Roma-Chievo : 1-0 [DDR]
03-05-09 Roma-Chievo : 0-0
22-10-06 Roma-Chievo : 1-1 [Totti]
22-12-05 Roma-Chievo : 4-0 [Totti 2, Perrotta, Taddei]
09-05-05 Roma-Chievo : 0-0
10-04-04 Roma-Chievo : 3-1 [Carew, Cassano, Frezollini (og)]
12-01-03 Roma-Chievo : 0-1
28-04-02 Roma-Chievo : 5-0 [Montella 3, Emerson, Cassano]
========
#Keterangan :
1.) Live Streaming.
2.) beIN Sport 2.
3.) Tidak disiarkan di KOMPAS TV.
4.) Bein Sport 2 dapat di nikmati di First Media, Nexmedia, Transvision, K Vision, Big TV dan Orange TV

Advertisements

Napoli vs AS Roma

napoliroma_timcup-300x336

STATISTIK PERTEMUAN #NapoliRoma
Sabtu, 1 Nov 14 | Jam 21.00 WIB

Total : 135 Pertemuan, 47 Roma Menang, 48 Draw, 40 Roma kalah
Rekor di kandang Napoli : 67 Pertemuan, 17 Roma Menang, 20 Draw, 30 Kalah.

Head To Head 10 Pertandingan Terakhir (Di San Paolo)

01-11-14 Napoli – Roma : 2-0
10-03-14 Napoli – Roma : 1-0
13-02-14 Napoli – Roma : 3-0 (Coppa)
07-03-14 Napoli – Roma : 4-1 [Osvaldo]
19-12-12 Napoli – Roma : 1-3 [De Sanctis (og), Osvaldo, Simplicio)
03-10-10 Napoli – Roma : 2-0
28-02-10 Napoli – Roma : 2-2 [Baptista (p), Vucinic]
25-01-09 Napoli – Roma : 0-3 [Mexes, Juan, Vucinic]
09-03-08 Napoli – Roma : 0-2 [Perrotta (p), Totti]
11-01-06 Napoli – Roma : 0-3 [Aquilani, Nonda, Okaka] (Coppa)
01-06-01 Napoli – Roma : 2-2 [Batistuta, Totti]

Roma vs Sassuolo

 

Statistik Pertemuan

Total Pertemuan : 3 – 1 – 2 – 0
Roma – Sassuolo : 1 – 0 – 2 – 0
Sassuolo – Roma : 1 – 1 – 0 – 0

Selengkapnya
10-11-13 : Roma-Sassuolo : 1-1 [Longhi O.g]
14-12-14 : Roma-Sassuolo : 2-2 [Ljajic (p), Ljajic]

Roma vs Torino

Roma-vs-Torino

Statistik Pertemuan #RomaTorino

Total : 138 Pertemuan, 54 Roma menang, 40 Draw, 43 Kalah
Di Olimpico : 69 pertemuan, 42 Roma menang, 14 Draw, 13 Kalah

Rekor 10 Pertemuan terakhir di Olimpico Rome
11-11-14 Roma-Torino
26-03-14 Roma-Torino 2-1 [Destro, Florenzi]
20-11-12 Roma-Torino 2-0 [Osvaldo, Pjanic]
31-05-09 Roma-Torino 3-2 [Menez, Vucinic, Totti (p)]
27-04-08 Roma-Torino 4-1 [Pizzarro, Mancini 2, Vucinic]
16-01-08 Roma-Torino 4-0 [Mancini, Totti, Totti (p), Giuly] | Coppa
13-05-07 Roma-Torino 0-1
10-05-03 Roma-Torino 3-0 [Cassano 2, DDR]
06-01-02 Roma-Torino 1-0 [Totti]
05-03-00 Roma-Torino 1-0 [Delvecchio]
25-02-96 Roma-Torino 1-1 [Fonseca]

HASIL MUSIM 2012-2013

Pekan 1
Ming. . 26 Agustus  2012 – Jam.20:45
Roma 2-2 Catania Serie A
Gol : 59’Osvaldo, 91’Lopez | 29’Marchese, 69’Gomez

Pekan 2
Ming. . 02 Sep.  2012 – Jam 20:45
Inter 1-3 Roma Serie A
46′ Cassano | 15’Florenzi, 67’Osvaldo, 81’Marquinho

Pekan 3
Ming. 16 Sep.  2012 – Jam .15:00
Roma 2-3 Bologna Serie A
6’Florenzi, 16’Lamela | 72’Gilardino, 73’Diamanti, 90’Gilardino

Pekan 4
Ming. 23 Sep. 2012 – J.15:00
Cagliari 0-3 Roma Serie A
Menang WO karena Stadion Cagliari tdk siap

Pekan 5
Sen. 26 Sep 2012 – Jam.20:45
Roma 1-1 Sampdoria Serie A
34’Totti | 62’Munari

Pekan 6
Sab. 29 Sep. 2012 – J.20:45
Juventus 4-1 Roma Serie A
11’Pirlo, 16’Vidal (P),
18’Matri
90’Giovinco 69’Osvaldo (rig.)

Pekan 7
Ming. 07 Okt. 2012 – J.12:30
Roma 2-0 Atalanta Serie A
30’Lamela 62’Bradley

Pekan 8
Ming. 21 Okt. 2012 – J.20:45
Genoa 2-4 Roma Serie A
7’Kucka, 15’Jankovic | 27’Totti, 44’Osvaldo, 55’Osvaldo, 83’Lamela

Pekan 9
Ming. 28 Okt. 2012 – J.20:45
Roma 2-3 Udinese Serie A
22’Lamela, 24’Lamela | 32’Domizzi
50’Di Natale
88’Di Natale (rig.)

Pekan 10
Rab. 31 Okt. 2012 – J.20:45
Parma 3-2 Roma Serie A
34’Belfodil, 37’Parolo, 65’Zaccardo | 8’Lamela, 71’Totti

Pekan 11
Ming. 04 Nov. 2012 – J.20:45
Roma 4-1 Palermo Serie A
11’Totti, 31’Osvaldo, 69’Lamela, 79’Destro | 84’Ilicic

Pekan 12
Ming. 11 Nov. 2012 – J.15:00
Lazio 3-2 Roma Serie A
35’Candreva, 43’Klose, 46’Mauri | 9’Lamela, 86’Pjanic

Pekan 13
Sen. 19 nov. 2012 – H.20:45
Roma 2-0 Torino Serie A
71’Osvaldo (P), 86’Pjanic

Pekan 14
Ming. 25 Nov. 2012 – H.15:00
Pescara 0-1 Roma Serie A
5’Destro

Pekan 15
Ming. 02 dic. 2012 – H.15:00
Siena 1-3 Roma Serie A
25’Neto |  63’Destro, 86’Perrotta, 91’Destro

Pekan 16
Sab. 08 dic. 2012 – H.20:45
Roma 4-2 Fiorentina Serie A
7’Castan, 19’Totti, 46’pt Totti, 89’Osvaldo | 14’Roncaglia
46’El Hamdaoui

Rab. 11 dic. 2012 – H.21:00
Roma 3-0 Atalanta Coppa Italia
21’Pjanic, 31’Osvaldo, 51’Destro

Pekan 17
Ming. 16 Des. 2012 – J.15:00
Chievo 1-0 Roma Serie A
87’Pellissier

Pekan 18
Sab. 22 Des. 2012 – H.20:45
Roma 4-2 Milan Serie A
12’Burdisso, 23’Osvaldo, 30’Lamela, 61’Lamela | 87’Pazzini (P), 88’Bojan

Pekan 19
Ming. 06 Jan. 2013 – J.20:45
Napoli 4-1 Roma Serie A
4’Cavani, 48’Cavani, 70’Cavani, 90’Maggio | 72’Osvaldo

Pekan 20
Ming. 13 Jan. 2013 – J.15:00
Catania 1-0 Roma Serie A
61’Gomez

Rabu . 16 Jan. 2013 – J.21:00
Fiorentina 0-1 Roma Coppa Italia
Tabellino
97’Destro

Pekan 21
Ming. 20 Jan. 2013 – J.20:45
Roma 1-1 Inter Serie A
22’Totti (P) 46’pt Palacio

Rab. 23 Jan. 2013 – J.20:45
Roma 2-1 Inter Coppa Italia
13’Florenzi, 33’Destro | 44’Palacio

Pekan 22
Ming. 27 Jan. 2013 – J.12:30
Bologna 3-3 Roma Serie A
17’Gilardino, 26’Gabbiadini, 54’Pasquato
9’Florenzi, 18’Osvaldo, 74’Tachtsidis

Pekan 23
Jum. 01 feb. 2013 – J.20:45
Roma 2-4 Cagliari Serie A
35’Totti, 93’Marquinho | 3’Nainggolan, 46’Goicoechea (OG.), 53’Sau, 71’Pisano

Pekan 24
Ming. 10 feb. 2013 – J.15:00
Sampdoria 3-1 Roma Serie A
56’Estigarribia, 73’Sansone, 77’Icardi | 75’Lamela

Pekan 25
Sab. 16 feb. 2013 – H.20:45
Roma 1-0 Juventus Serie A
58’Totti

Pekan 26
Ming. 24 feb. 2013 – J.15:00
Atalanta 2-3 Roma Serie A
8’Livaja, 44’Livaja, | 12’Marquinho, 34’Pjanic, 71’Torosidis

Pekan 27
Ming. 03 mar. 2013 – J.20:45
Roma 3-1 Genoa Serie A
16’Totti (P), 58’Romagnoli, 88’Perrotta | 42’Borriello (P)

Pekan 28
Sab. 09 mar. 2013 – J.20:45
Udinese 1-1 Roma Serie A
62’Muriel 20’Lamela

Pekan 29
Ming. 17 Mar. 2013 – J.20:45 (LIVE TVRI)
Roma – Parma Serie A
Preview
Pekan 30
Sab. 30 mar. 2013 – H.15:00
Palermo – Roma Serie A

Pekan 31
Ming. 07 apr. 2013
Roma – Lazio Serie A

32ª
Dom. 14 apr. 2013
Torino – Roma Serie A

Mer. 17 apr. 2013
Inter – Roma Coppa Italia
Dettaglio

33ª
Dom. 21 apr. 2013
Roma – Pescara Serie A

34ª
Dom. 28 apr. 2013
Roma – Siena Serie A

35ª
Dom. 05 mag. 2013
Fiorentina – Roma Serie A

36ª
Mer. 08 mag. 2013 – H.20:45
Roma – Chievo Serie A

37ª
Dom. 12 mag. 2013
Milan – Roma Serie A

38ª
Dom. 19 mag. 2013
Roma – Napoli Serie A

AS Roma vs Napoli

Review: Simplicio Bawa Roma Imbangi Napoli

29-04-2012 04:17
Review: Simplicio Bawa Roma Imbangi Napoli

Fabio Simplicio merayakan gol penyelamat Roma © AFP
Bola.netAS Roma berhasil terhindar dari kekalahan saat menjamu Napoli di Olimpico dan memaksakan laga berakhir dengan skor 2-2, Minggu (29/5) dini hari tadi.

Bermain di depan pendukungnya sendiri, Roma sebenarnya tampil baik sejak menit awal. Meski begitu peluang di pertandingan ini terlebih dahulu mendatangi tim tamu di menit ke-18, namun kali ini kiper Bogdan Lobont masih mampu mengatasinya.

Roma kemudian merespon melalui Rodrigo Taddei di menit ke-26. Tetapi kali ini giliran kiper Morgan De Sanctis yang tampil apik mengawal gawang Napoli. Empat menit berselang, De Sanctis melakukan penyelamatan dengan meredam serangan Bojan Krkic.

Mendekati pertengahan babak pertama, Roma meningkatkan tempo permainan dan berkali-kali mengancam melalui Francesco Totti, Bojan, dan Marquinho. Namun buruknya penyelesaian akhir serta gemilangnya Morgan De Sanctis membuat kedudukan masih imbang tanpa gol.

Akhirnya gol untuk tuan rumah terjadi akhir babak pertama, tepatnya di menit ke-41 melalui kaki Marquinho. Memanfaatkan bola umpan Aleandro Rosi, Marquinho akhirnya bisa membawa Roma unggul dengan tendangan kaki kirinya yang berhasil menundukkan De Sanctis. Roma unggul 1-0 hingga wasit jeda turun minum.

Di babak kedua, Napoli langsung tancap gas dan berhasil mencuri gol ketika laga baru berjalan 4 menit. Tembakan jarak jauh yang dilepaskan Juan Zuniga berhasil menembus sudut kiri gawang Roma tanpa mampu dihalau oleh Lobont.

Petaka kembali mendatangi tuan rumah di menit ke-67, ketika Edinson Cavani berhasil mencetak gol dan membawa Napoli berbalik unggul. Tendangan striker asal Uruguay tak mampu dibendung Lobont dan menembus sudut kiri gawang Roma.

Tak ingin kembali malu di Olimpico, Luis Enrique, melakukan perubahan skema permainan. Mantan pelatih Barcelona B itu memasukkan Fabio Simplicio dan Junior Tallo menggantikan Miralem Pjanic dan Bojan Krkic pada menit ke-73.

Keputusan Enrique terbilang tepat, Roma akhirnya mampu menyamakan skor di menit ke-88 melalui Fabio Simplicio dengan memanfaatkan umpan Tallo. Bola umpan silang Tallo dengan cepat dimaksimalkan oleh Simplicio menjadi gol dengan sontekan kaki kanannya guna menyamakan kedudukan. Skor 2-2 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Hasil imbang ini membuat Roma tertahan di peringkat ke-7 dengan koleksi 51 poin. Sedangkan Napoli sementara naik ke peringkat tiga dengan 55 poin.

Susunan pemain kedua tim:
Roma: Lobont; Heinze, Kjaer, Taddei, Rosi; Gago (Greco 80), Marquinho, Pjanic (Simplicio 73); Borini, Totti, Krkic (Tallo 73).

Napoli: De Sanctis; Cannavaro, Aronica, Fernandez, Inler; Gargano, Dzemaili (Pandev 52), Zuniga; Maggio, Hamsik, Cavani (Lavezzi 74). (bola/mac)

______________________________________

Preview: Roma vs Napoli, Ambisi Buru Tiga Besar

28-04-2012 17:05
Preview: Roma vs Napoli, Ambisi Buru Tiga Besar

Tak hanya seru perebutan scudetto, namun juga perebutan tiga besar (c) AFP
Bola.net – Pertemuan antara AS Roma dan Napolibisa disebut sebagai laga untuk memperebutkan tiket play off Liga Champions musim depan.Kedua tim kini tengah berada di jalur perebutan satu tempat, yakni posisi ketiga di klasemen akhir Serie A untuk mendapatkan tiket play off ke Liga Champions.

Posisi Napoli saat ini masih lebih baik daripada tuan rumah Roma, yakni di posisi keempat, sedangkan Roma berada di posisi ketujuh. Namun, yang harus menjadi perhatian adalah, jarak poin di antara para pengejar tiket Liga Champions tak berbeda jauh.

Napoli yang berada di posisi keempat hanya selisih satu poin dengan Lazio di posisi ketiga, dan berselisih dua poin dari Udinese dan Internazionale yang berada di posisi kelima dan keenam.

Sedangkan Roma yang berada di posisi ketujuh berjarak lima poin dari Lazio, empat poin dari Napoli dan dua poin dari Udinese dan Inter, sehingga empat laga jelang akhir musim ini pun menjadi laga paling krusial buat mereka.

Kemenangan menjadi target utama bagi Roma dan Napoli yang akan bertemu dini hari nanti.

Kedua tim mengalami dua pekan terakhir yang berbeda, Roma harus terjungkal di kandang Juventus empat gol tanpa balas, dan tertunduk malu di kandang sendiri oleh Fiorentina dengan skor 2-1.

Sementara itu, Napoli berjaya menghadapi dua tim lemah, Novara dan Lecce dengan skor yang sama yakni 2-0.

Hasil-hasil tersebut tak pelak mendapat respon yang berbeda oleh kedua pelatih, Luis Enrique mengaku bahwa kekalahan itu membuat mereka malu dan semakin sulit untuk menembus posisi tiga besar.

Sedangkan Walter Mazzari mengaku semakin yakin dengan masa depan Napoli, bahkan dirinya menyebut inilah saat kebangkitan tim dari kota Naples tersebut.

Meski begitu, hal-hal tersebut membuat laga ini semakin menarik, karena kedua tim sama-sama ingin lolos ke tiga besar, dan mereka akan berusaha keras hingga musim ini berakhir.

Namun, Napoli sedikit diuntungkan di laga kali ini, pasalnya hanya dua pemain yang absen, yakni Marco Donadel dan Hugo Campagnaro, selebihnya para pemain inti bakal siap bertarung habis-habisan di Stadion Olimpico.

Sedang Roma, harus banyak kehilangan pemain, di antaranya, Daniele De Rossi, Erik Lamela dan Pablo Osvaldo yang terakumulasi kartu, dan Nicolas Burdisso, Juan, Bogdan Lobont serta Maarten Stekelenburg yang belum pulih dari cedera mereka.

Perkiraan Susunan Pemain:

Roma: Curci; Rosi, Kjaer, Heinze, Taddei, Pjanic, Greco, Gago, Totti, Borini, Bojan

Napoli: De Sanctis; Fernandez, Cannavaro, Aronica; Maggio, Inler, Gargano, Dzemaili, Zuniga, Hamsik, Cavani  (bola/end)

____________________________________________________________________________________

Roma vs Udinese

Enrique: Inilah Roma Saya!

12-04-2012 07:45

 | Luis Enrique

Enrique: Inilah Roma Saya!

Enrique bangga dengan timnya (c) AFP
Bola.netLuis Enrique, pelatih AS Roma, menyatakan bahwa timnya semakin berkembang. Semua berjalan sesuai rencana, bahkan ketika mereka harus menderita kekalahan.

“Inilah Roma saya. Ini musim yang sulit, banyak kekalahan yang mengecewakan klub dan fans. Tetapi skuad kami memiliki karakter dan keinginan kuat untuk berlaga di Eropa.”

“Saya bahagia untuk para pemain saya, mereka layak menang mama ini. Francesco Totti memang memiliki kemampuan untuk mengubah tim. Fans juga masih mendukung kami dengan hebat. Mereka telah membantu kami mengalahkan Udinese.”

“Kami memang pernah mengalami hasil buruk, tapi kami harus segera bangkit untuk meraih tiket Liga Champions. Terasa mudah bagi pelatih untuk mengatakan ‘ini tim saya’ ketika menang. Tetapi saya juga mengakui bahwa kekalahan yang dialami Roma juga tanggung jawab saya.”

Enrique juga mengakui bahwa penampilan Daniele De Rossi sebagai bek tengah sangat bagus. Enrique mungkin akan lebih sering memasang De Rossi sebagai bek ketimbang posisi aslinya sebagai gelandang bertahan. (foti/hsw)

Fergie aja Butuh Waktu
Sementara itu, Pelatih AS Roma Luis Enrique menyalahkan media tas beredarnya gosip bahwa dia bermasalah dengan para direktur Roma. Enrique saat ini dalam tekanan besar menyusul hasil buruk yang diterima pasukannya saat melawan Lecce.

“Kalian yang bekerja di media berusaha keras menciptakan ‘peperangan’ antara saya dengan para direktur, tapi saya sama sekali tidak tertarik. Saya hanya akan bicara dengan dewan direksi jika saatnya sudah tepat.”

“Saya tidak malu dengan semua yang terjadi. Saya bangga dengan pemain saya dan kekecewaan mereka ketika kami kalah. Tidak ada yang mengatakan bahwa tim ini tidak bisa melakukan sesuatu yang hebat di masa depan,” ujar Enrique.

“Pemain saya sudah bekerja dengan baik. Mereka terus berkembang, dan dalam dua tau tiga tahun, mereka bisa berbicara banyak, siapapun pelatihnya.” tambahnya.

“Saya bertanggung jawab atas semua yang terjadi di sini, jadi jangan ganggu pemain saya. Berapa lama Johan Cruyff dan Alex Ferguson mendapatkan gelar juara pertama mereka? Semua pelatih butuh waktu.” pungkasnya.

Para Pemain Masih Percaya Saya

Luis Enrique tegaskan tak akan pergi dari Roma
Bola.netLuis Enrique menegaskan jika ia tak punya niatan untuk turun dari kursi pelatih AS Roma karena ia masih merasa mendapatkan kepercayaan para pemain.

Giallorossi dipermalukan tim papan bawah Lecce 4-2 akhir pekan kemarin, dan menyulut spekulasi jika pelatih asal Spanyol itu bakal mundur, namun Luis Enrique dengan tegas membantahnya.

“Para pemain masih mengikuti saya sebagaimana sebelumnya. Saat di mana saya paham jika mereka tak lagi bersama saya, maka Anda tak akan melihat saya ada di sini lagi,” ucapnya.

“Saya tak tertarik dengan kisah tentang pengunduran diri saya ini. Saya tak akan mundur jadi kalian bisa berhenti berhenti menanyakannya!”

“Kalian di media ingin menciptakan perang antara saya dan direktur klub, tapi tak tertarik dengannya. Saat dibutuhkan pembicaraan dengan direktur, saya akan melakukannya secara pribadi. Saya hanya memikirkan membenahi tim.”

“Saya tak malu dengan apapun. Saya bangga dengan pemain saya atas cara mereka berlatih dan juga atas kekecewaan yang saya lihat di wajah mereka ketika kalah dalam sebuah pertandingan,” tegas eks pelatih Barcelona B itu.

“Tak seorang pun bisa mengatakan tim ini tak bakal melakukan hal penting di masa depan. Semua pemain saya tampil baik, mereka tumbuh dan dalam waktu dua atau tiga tahun mereka akan tampil sungguh bagus – dengan siapapun pelatihnya.”

“Saya yang memikul tanggung jawab di sini, biarkan pemain saya dalam ketenangan. Butuh waktu berapa lama untuk Johan Cruyff bisa juara? Berapa lama untuk Alex Ferguson? Setiap pelatih punya waktunya sendiri.” (foti/row)

__________________________________________________________________________________________

Review: Gulung Udinese, Roma Ancam Lazio

12-04-2012 03:51

 | Francesco Totti

Review: Gulung Udinese, Roma Ancam Lazio

Totti masih tunjukkan ketajamannya (c) AFP
Bola.netAS Roma yang butuh kemenangan untuk menjaga asa mereka finis di posisi tiga harus meladeni permainan Udinese. Pertandingan ini juga penting bagi Udinese yang memiliki ambisi serupa. Dapat dipastikan laga seru akan tersaji di Olimpico (12/4).

Roma yang tampil menyerang harus rela mengakhiri babak pertama dengan skor imbang 1-1. Dan ketika pertandingan sepertinya akan berakhir dengan hasil seri, Totti dan Marquinho menjadi pahlawan dengan gol-gol mereka di penghujung laga.

Roma memulai pertandingan dengan agresif. mereka langsung menjelajahi daerah pertahanan Udinese. Zebrette harus menerima tekanan demi tekanan yang dilancarkan Roma.

Usaha Roma berbuah hasil di menit ke 8. Pablo Osvaldo berhasil melewati hadangan bek tim tamu dan menceploskan bola ke jala Samir Handanovic. Roma unggul 1-0.

Gol itu seakan melecut semangat pemain Roma untuk terus menyerang. Serangan Roma tak ada yang membuahkan hasil karena penyelesaian akhir yang kurang sempurna dan cemerlangnya penampilan kiper lawan.

Keasikan menyerang, Roma dibuat kaget dengan gol Gelson Fernandes di menit ke 44. Kedudukan berimbang 1-1 bertahan hingga babak pertama usai.

Roma kembali mengambil inisiatif menyerang begitu babak kedua dimulai. Kendati demikian, lini bertahan Roma terlihat lebih berhati-hati . Hal ini memberi kesempatan pada Udinese untuk sesekali memberikan tekanan kepada tuan rumah.

Kedua tim silih berganti mendapatkan peluang namun penyelesaian akhir yang buruk membuat skor tak berubah hingga pertandingan menyisakan 5 menit saja.

Tetapi di menit 86, sang kapten Roma Francesco Totti membawa serigala ibukota unggul lewat tendangan kerasnya. Dan di injury time, Marquinho menambah derita Udinese lewat heading yang tak mampu dihadang Handanovic.

Pendukung Roma bersorak ketika wasit meniup peluit panjang. Mereka telah berhasil menaklukkan Udinese dengan skor 3-1. (bola/hsw)

_______________________________________________________________________________________

Preview: Roma vs Udinese, Jaga Rekor Kandang

11-04-2012 18:04

 | Luis Enrique

Preview: Roma vs Udinese, Jaga Rekor Kandang

Roma masih menjaga peluang ke kancah Eropa © AFP
Bola.netAS Roma punya misi ganda demi memburu kemenangan kala menjamu Udinese di Stadio Olimpico dini hari nanti WIB.

Kemenangan atas Zebrette tak hanya akan menghidupkan asa Roma memburu tiket Eropa namun juga menjaga rekor kandang positif atas Udinese – dari 37 pertemuan sebelumnya, Giallorossi sudah mengemas 20 kemenangan, 12 laga berakhir imbang dan hanya lima kali tim tamu menang.

Namun kewaspadaan di kubu tuan rumah adalah performa yang masih saja belum konsisten, termasuk kala dibekap Lecce 4-2 di laga sebelumnya.

Repotnya lagi mereka dihadapkan pada sejumlah masalah cedera, Juan, Leandro Greco, Marco Cassetti, Nicolas Burdisso, Fabio Simplicio dan Bogdan Lobont masih belum bisa dimainkan pelatih Luis Enrique.

Sementara pelatih Udinese, Francesco Guidolin tak bisa menurunkan Dusan Basta, Mehdi Benatia, Antonio Floro Flores, Mauricio Isla, Diego Fabbrini dan Emmanuel Agyemang Badu.

Udinese pun punya motivasi penting untuk tetap memburu tiket Eropa, berbekal kemenangan 3-1 atas Parma di akhir pekan kemarin, yang tak hanya mengembalikan mereka ke jalur kemenangan namun juga menjaga selisih tiga poin dari Lazio di posisi ketiga.

Kemenangan tim tamu praktis akan mematikan asa Roma ke Liga Champions, namun dengan hanya mengemas tiga kemenangan tandang sepanjang musim, serta rekor kandang Roma, akan jadi kejutan besar jika Udinese bisa meraih poin maksimal di Olimpico.

Form Lima Laga Terakhir:
Roma: Menang – Menang – Kalah – Menang – Kalah
Udinese: Kalah – Seri – Seri – Kalah – Menang

Hasil Musim Lalu:
Roma 2-0 Udinese

Statistik:
Giallorossi gagal mencetak dua gol atau lebih ke gawang Udinese hanya dalam satu dari lima pertemuan mereka di Olimpico.

Perkiraan Pemain Roma:
Stekelenburg; Rosi, Kjaer, Heinze, Josè Angel; Gago, De Rossi, Marquinho; Totti; Osvaldo, Bojan

Perkiraan Pemain Udinese:
Handanovic; Benatia, Danilo, Domizzi; Pereyra, Pinzi, Pazienza, Asamoah, Armero; Barreto, Di Natale (bola/row)

Juventus vs AS Roma

Pjanic Ingin Beri Kekalahan Pertama Pada Juventus

21-04-2012 22:06

Pjanic Ingin Beri Kekalahan Pertama Pada Juventus

Pjanic ingin beri luka pertama pada Juventus (c) AFP
Bola.net – Gelandang AS Roma, Miralem Pjanic berharap dapat memberikan kekalahan pertama kepada Juventus.Hingga giornata ke-33, La Vecchia Signora menjadi tim yang masih belum tersentuh kekalahan, dan di laga Senin (23/4) nanti, Pjanic ingin Roma menjadi tim pertama yang mematahkan rekor tersebut.

“Roma ingin menjadi tim pertama yang mengalahkan Juventus musim ini,” ujar Pjanic pada Sky Sport Italia.

“Waktu kecil saya sering menonton Juve karena Zinedine Zidane bermain di sana dan saya selalu menyukai tim ini. Mereka tengah menjalani musim yang luar biasa dan merupakan tim yang sulit dihadapi karena mereka begitu kompak sebagai tim. Mereka kembali ke level tertinggi,” jelasnya.

“Mereka berjuang untuk scudetto, kami berjuang untuk tempat ketiga, tapi kami ingin menampilkan permainan hebat dan berharap dapat mengakhiri rekor mereka,” yakin gelandang yang didatangkan dari Lyon di awal musim ini. (foti/end)

____________________________________________________________________________________________

Borini Mengaku Idolakan Del Piero

21-04-2012 16:00

 | Fabio Borini

Borini Mengaku Idolakan Del Piero

Fabio Borini mengaku idolakan sosok Alex Del Piero © AFP
Bola.net – Penyerang AS Roma, Fabio Borini mengaku jika ia jatuh cinta pada permainan Alessandro Del Piero dan Roberto Baggio, dua legenda Juventus– lawan mereka akhir pekan ini.Baggio menorehkan karir emas di Turin sebelum posisinya sebagai pemegang kostum keramat nomor 10 diambil alih Del Piero, dan gaya bermain kedua fantasista itu sangat dikagumi Borini.

“Del Piero adalah idola saya dan saya tak akan katakan itu karena kami akan menghadapi Juve akhir pekan ini,” ujar mantan pemain Chelsea itu pada La Stampa.

“Saya tak pernah ingat Del Piero mengatakan kata-kata yang tidak semestinya, ia pemain terbaik yang bisa Anda dapatkan. Kemudian ada juga Baggio, Roberto Baggio.”

Borini juga menegaskan jika perjalanan mereka menuju posisi tiga besar Serie A tak akan ditentukan di Turin, mengingat kompetisi masih akan menyisakan beberapa laga lagi setelahnya.

“Kami inginkan posisi ketiga, namun perjalanan kami musim ini tak akan ditentukan di Turin,” ucap pemain berusia 21 tahun yang sudah mencetak sembilan gol dari 19 laga bersama Giallorossi musim ini itu.  (foti/row)

____________________________________________________________________________________

Borini Terancam Absen Lawan Juventus

21-04-2012 02:00

 | Fabio Borini

Borini Terancam Absen Lawan Juventus

Fabio Borini bakal absen lawan Juve © AFP
Bola.netFabio Borini mengalami cedera dalam latihan dan terancam tidak bisa memperkuat AS Roma dalam grande partita Serie A melawan Juventus.Hanya 15 menit mengikuti sesi latihan di Trigoria, forward berusia 21 tahun itu lalu terpaksa berhenti karena merasakan ada masalah dengan ototnya.

Cedera Borini akan dievaluasi oleh tim dokter Giallorossi sebelum diputuskan bisa atau tidaknya dia masuk skuad Luis Enrique untuk lawatan ke Turin.

Laga yang bakal berpengaruh terhadap misi Scudetto Juve dan perburuan zona Liga Champions Roma ini akan digelar Senin (23/4) pukul 01.45 WIB di Juventus Arena. (foti/gia)

_________________________________________________________________________________________

Lawan Juve, Roma Siapkan Duet Heinze-Kjaer

20-04-2012 15:31

 | Heinze

Lawan Juve, Roma Siapkan Duet Heinze-Kjaer

Gabriel Heinze dan Simon Kjaer dipersiapkan melawan Juve © AFP
Bola.net – Pelatih AS Roma, Luis Enrique mendapat kabar baik saat akan menyambangi markas Juventus akhir pekan nanti. Bek tangguh asal Argentina, Gabriel Heinze dikabarkan sudah siap turun menghadapi Bianconeri.Pada pertandingan sebelumnya melawan Udinese, Heinze hanya duduk di bangku cadangan. Sementara Daniel De Rossi ditarik mundur ke belakang menemani Simon Kjaer di jantung pertahanan.

Namun berdasarkan rilis terakhir dari Corriere dello Sport, Heinze sudah dipersiapkan berdampingan dengan Kjaer di sesi latihan terakhir. Sepertinya Enrique bakal menempatkan Aleandro Rosi di sisi kanan pertahanan dan Rodrigo Taddei bakal melengkapi kuartet di lini belakang,

Saat ini Roma tertinggal 4 angka dari Lazio yang berada di peringkat ke-3. Sementara Juventus masih bercokol di puncak klasemen, memimpin 1 poin dari AC Milan di posisi kedua. (corr/mac)

___________________________________________________________________________________________

Tiket Juve-Roma Habis Hanya Dalam 40 Menit

18-04-2012 03:00

 | Marco Borriello

Tiket Juve-Roma Habis Hanya Dalam 40 Menit

Marco Borriello bakal hadapi mantan klubnya © AFP
Bola.net – Tiket Juventus kontra AS Roma, yang merupakan salah satu ‘pemanas’ atmosfer perburuan scudettoSerie A, terjual habis dalam waktu kurang dari satu jam.Penjualan sempat ditunda, karena pihak Lega belum memastikan hari dan jam kick-off untuk grande partita ini.

Begitu jadwal laga di Juventus Arena itu positif digelar pada Senin (23/4) pukul 01.45 WIB, tiket pun terjual seluruhnya hanya dalam waktu 40 menit.

Kedua kubu mematok poin maksimal demi mewujudkan targetnya musim ini, Juve mengincar scudetto, sedangkan Roma menatap zona Liga Champions.

Di partai ini, Mirko Vucinic dan Marco Borriello bakal menghadapi mantan klubnya. (foti/gia)

Udinese VS Roma

26 November 2011 | 08:38

Kendati Kalah, Luis Enrique Tak Terlalu Kecewa

Luis Enrique/Dok. SOCCER

Luis Enrique/Dok. SOCCER

Kekalahan yang didapatkan dari Udinese memutus catatan apik AS Roma. Kendati demikian, pelatih Roma, Luis Enrique, merasa timnya tak tampil buruk pada laga tersebut.

“Ini hanya satu kekalahan, tak lebih. Saya tak melihat kami tampil lebih buruk dibandingkan Udinese,” jelas pelatih asal Spanyol itu usai pertandingan. “Hasil imbang mungkin akan adil bagi kedua tim.”

Pada laga tersebut, Enrique sebenarnya sudah memerintahkan dua bek sayapnya untuk berhati-hati terhadap serangan balik. Dalam pandangan Enrique, instruksi itu sudah dijalankan dengan baik oleh pemainnya.

“Saya senang dengan performa para pemain. Kami tahu Udinese tengah berada dalam kondisi puncak. Faktanya, saat ini tim tersebut berada di puncak klasemen,” komentar Enrique lagi. “Namun, kami pun harus terus memperbaiki diri dan itu pasti bisa kami lakukan.”

Mantan pelatih Barcelona B itu menilai timnya saat ini masih dalam tahap proses. Menurutnya, I Lupi telah menunjukkan perkembangan yang signifikan. Jauh lebih baik dibandingkan saat pertama dirinya datang ke Trigoria. (jalu)

___________________________________

Review: Udinese Tundukkan Serigala Roma

Review: Udinese Tundukkan Serigala Roma

26-11-2011 04:50

Bola.net – Udinese berhasil mengalahkan AS Roma dengan skor 2-0 di Giornata ke-13 sekaligus semakin menegaskan keangkeran kandangnya, Stadion Friuli, dengan tak tersentuh kekalahan, Sabtu (26/11) dini hari.

Sejak menit pertama, kedua tim benar-benar langsung jual beli serangan, bahkan beberapa kali serangan yang dibangun oleh Udinese dan Roma membuat lini belakang keduanya harus bekerja ekstra keras.

Meski begitu, hingga 25 menit pertandingan berjalan tak ada gol yang berhasil tercipta, peluang-peluang emas lebih banyak yang terbuang akibat buruknya penyelesaian akhir.

Namun, bila dilihat dari kendali permainan, Udinese tampaknya lebih banyak memegang bola, permainan cepat satu-dua sentuhan yang dikhawatirkan oleh pelatih Roma, Luis Enrique pun terjadi.

Skuad asuhan Francesco Guidolin ini terus membuat peluangnya dengan hanya beberapa kali sentuhan, meski belum ada gol yang berhasil tercipta.

Walau begitu, banyak peluang-peluang Udinese yang terbuang karena terjebak offside, selain itu terlalu bernafsunya para pemain Udinese untuk mencetak gol membuat banyaknya tendangan ke arah gawang yang tak menemui sasaran.

Roma sendiri baru mulai keluar dari tekanan di akhir babak kedua, beberapa kali Serigala Roma ini berhasil merangsek ke jantung pertahanan Udinese, meski tak ada peluang yang benar-benar berbahaya.

Hingga babak pertama berakhir, kedua tim harus puas dengan hasil imbang 0-0.

Di babak kedua, baik Udinese maupun Roma tak mengubah gaya permainannya, namun kali ini kedua tim mampu menampilkan permainan cantik satu-dua sentuhan dengan sangat cepat, walaupun bola masih sering berkutat di lini tengah.

Adu skil yang dipertontonkan oleh kedua tim benar-benar cukup menarik untuk disaksikan. Meski, sekali lagi belum ada peluang emas yang berhasil tercipta.

Akhirnya, sebuah pertandingan yang cukup cepat dan menarik ini menghasilkan sebuah gol, adalah pemain veteran Italia, Antonio Di Natale dengan ketenangan dan juga skil yang dimilikinya berhasil membuat Maarten Stekelenburg memungut bola dari gawangnya.

Gol tersebut lahir dari sebuah umpan jauh Giampiero Pinzi yang melihat Di Natale telah berlari menuju kotak penalti Roma, dengan sekali kontrol menggunakan kepalanya, Di Natale berhasil melakukan tendangan keras kaki kanan yang menghujam deras di pojok kanan gawang Roma, 1-0 untuk Udinese di menit ke-79.

Udinese pun semakin tak terbendung, di menit ke-88 sebuah serangan balik yang sangat cepat oleh Pablo Armero yang kemudian memberikan umpan manis kepada Mauricio Isla membuat kedudukan berubah menjadi 2-0.

Gol dari Isla tersebut menjadi gol penutup di pertandingan ini, Udinese pun semakin memperkokoh posisinya di puncak klasemen sementara dengan 24 poin.

Sedangkan Roma masih tertahan di posisi kelima dengan 17 poin. (bola/end)

_______________________________________________________________________________

Preview: AS Roma vs Udinese

Preview: AS Roma vs Udinese

Fransesco Totti dan Antonio di Natale kemungkinan akanberadu tajam lagi dini hari nanti © AFP
25-11-2011 20:01

Bola.net – Duel dengan rekor menarik akan tersaji di Serie A dini hari nanti. Udinese dengan rekor kandang tak terkalahkan musim ini akan menjamu AS Roma, klub yang rekornya menjadi momok bagi Fransisco Guidolin.

Jago kandang, sebutan yang pas bagi Udinese. Tercatat Fiorentina, Bologna, Novara, Palermo dan Siena semuanya harus pulang tanpa angka saat mereka bertandang di Stadio Friuli musim ini. Fakta menariknya, Udinese hanya dua kali menelan kekalahan di kandang sejak September 2010 lalu, dan salah satunya AS Roma lah yang mengalahkan mereka.

Giallorossi yang kala itu masih ditukangi Vincenzo Montella mampu menghentikan rekor tak terkalahkan Bianconeri di Friuli musim lalu. Sebuah kekalahan yang cukup menyakitkan bagi Udinese, karena gol kemenangan Francesco Totti terjadi di menit ke-994 dalam laga yang berlangsung April tahun ini tersebut.

Kedigdayaan Roma atas Udinese semakin terlihat kala berkaca dari statistik pertemuan mereka atas pelatih tim tuan rumah nanti, Francesco Guidolin. Sepanjang karirnya sebagai Allenatore di beberapa klub, sudah 25 kali Guidolin menghadapi I Lupi. Hasilnya, ia kalah dalam enam pertemuan terakhir dan rekor totalnya hanya lima kali menang, empat kali imbang, dan kalah 16 kali.

Walau begitu, Guidolin mengaku tak gentar menghadapi statistik yang menyudutkannya nanti dan menjanjikan kalau laga nanti malam tak akan mudah. Yang membuat ia pede adalah posisi Udinese saat ini berada setingkat lebih tinggi daripada Roma yang berada di peringkat kelima klasemen, dengan gap empat angka.

“Tambahkan fakta bahwa saya mereka adalah lawan yang paling sedikit saya curi poinnya sepanjang karir saya, tapi kita semua tahu ini takkan jadi laga mudah,” tantangnya.

Dari kubu Luis Enrique, mereka tidak akan diperkuat Fabio Borini, David Pizarro dan Nicolas Burdisso di laga ini. Francesco Totti statusnya masih diragukan untuk tampil, walau ia sudah terlihat latihan bersama rekan-rekannya. Sementara Udinese dipastikan hanya Paulo Vitor Barreto yang harus absen.

Akankah Enrique mampu meneruskan rekor Roma atas Guidolin dini hari nanti? Atau Srigala Roma itu harus tunduk karena keangkeran Friuli? Jawabnya dapat kita saksikan di Indosiar pada Sabtu pukul 02:45 WIB nanti.

Fakta menarik lainnya dari laga ini:
– Kedua tim sama-sama belum menuai hasil seri dan mengemas tiga kali kemenangan dan dua kali kekalahan di lima laga terakhir mereka.
– Roma menang 4 kali dari enam kali lawatan Serie A mereka ke Udinese

Perkiraan susunan pemain:
Udinese: Handanovic; Benatia, Danilo, Domizzi; Basta, Isla, Pinzi, Asamoah, Armero; Floro Flores; Di Natale
Roma: Stekelenburg; Rosi, Kjaer, Heinze, Taddei; Pjanic, Gago, De Rossi; Totti; Lamela, Osvaldo      (afp/mxm)

________________________________________________________________________

25 November 2011 | 00:53

Roma Hadapi Udinese (Masih) Tanpa Pangeran

Francesco Totti/ dok.DaylifeMasalah cedera masih mengganggu kestabilan AS Roma. Selain Nicolas Burdisso yang harus absen lama akibat cedera lutut, I Giallorossi dipastikan takkan diperkuat kapten tim, Francesco Totti dan juga Marco Borriello melawan Udinese akhir pekan nanti.

Pertandingan yang dilangsungkan di Stadion Friuli tersebut, menjadi ajang bagi klub asuhan Luis Enrique untuk membuktikan kapasistasnya bersaing dalam perebutan scudetto.

Seperti dilansir Football Italia , Sang Pangeran Roma itu absen akibat cedera engkel saat menjalani latihan kemarin. Sedangkan Borriello masih belum fit seratus persen untuk diturunkan.

Kemungkinan, Enrique masih akan menerapkan pola 4-3-1-2, dengan duet Pablo Osvaldo dan Bojan Krkic di lini depan. Mereka akan ditopang oleh Erik Lamela yang akan beroperasi sebagai penyerang lubang. (Yosua)

__________________________________________________________________________________

Enrique Terkesan Dengan Permainan Udinese
Enrique Terkesan Dengan Permainan Udinese

Meski lawan, Enrique tetap puji Udinese (c) AFP
25-11-2011 04:16

Bola.net – Pelatih AS Roma, Luis Enrique mengaku kagum dengan permainan yang ditampilkan oleh calon lawannya di akhir pekan ini, Udinese.

“Saya kagum pada bagaimana cara Udinese bekerja,” ujar Enrique.

“Mereka bisa menciptakan peluang dengan hanya melakukan tiga sentuhan,” tambah mantan pelatih Barcelona B ini.

Meski begitu, Enrique tetap yakin dengan kemampuan skuadnya, dan menegaskan bahwa timnya harus tampil dengan gaya Roma dan terus memberi tekanan pada Udinese.

“Kami harus bermain dengan cara kami sendiri. Jika kami bisa memegang kendali permainan maka kami bisa memberikan mereka kesulitan,” yakinnya.

“Saya sedikit penasaran dengan apa yang bisa kami lakukan kepada mereka. Saya ingin melihat seberapa lapar kami untuk melawan Udinese.”

Namun, usaha Enrique untuk menghadapi Udinese sedikit mengalami gangguan, apalagi kalau bukan karena cedera yang terus menghampiri mereka.

Roma masih akan tanpa Francesco Totti yang kembali mengalami cedera, selain itu, lini belakang mereka juga mulai kekurangan pemain setelah cedera parah yang menghampiri Nicolas Burdisso.

Selain itu, Juan dan juga Cicinho pun masih dalam kondisi yang tak fit. Kondisi yang sama dengan striker Marco Borriello.

Sedangkan di lini tengah, Roma juga masih memiliki masalah dengan negosiasi kontrak Daniele De Rossi yang tak kunjung beres. Namun, Enrique yakin hal tersebut tak akan menjadi kendala berarti, karena De Rossi sendiri akan memberikan segala yang dimilikinya. (foti/end)

Siena Vs AS Roma

“Romanisti, Maafkan Kami Untuk Petaka di Siena’

14-02-2012 22:01

'Romanisti, Maafkan Kami Untuk Petaka di Siena'

Franco Baldini, Direktur Umum AS Roma © AFP
Bola.net – Direktur Umum AS Roma Franco Baldini meminta maaf kepada para Romanisti untuk kekalahan mengecewakan 0-1 dari tuan rumah Siena di pentas Serie A.

Giallorossi melawat ke Siena dengan modal kemenangan telak 4-0 atas Inter Milan di laga sebelumnya, tetapi tuan rumah justru menjadi pihak yang tertawa paling akhir berkat gol tunggal Emanuele Calaio dari titik putih.

“Sungguh penyesalan yang sangat dalam karena kami bermain jauh di bawah standar,” papar eks ofisial Real Madrid dan Inggris itu kepada Sky Sport Italia.

“Saya meminta maaf kepada para suporter yang, meski dalam suhu dingin, datang ke Siena untuk memberikan dukungannya.”

Roma menghancurkan Inter Milan 4-0 di giornata 22 dan Baldini mengharapkan anak-anak asuhan Luis Enrique bisa memberikan hasil yang lebih baik saat melawan Siena.

“Itu adalah sebuah antiklimaks dan saya juga kecewa dengan permainan tim kami,” lanjut Baldini.

“Kami memberi Siena terlalu banyak peluang di babak pertama. Siena lebih haus kemenangan dan berhasil merebut tiga angka. Mereka layak mendapatkannya.”

Laga yang harus dilakoni Roma berikutnya, untuk membayar kesetiaan para Romanisti, adalah melawan Parma F.C pada 19 Februari di Olimpico.  (foti/gia)

____________________________________________________________________________________________

Tebas Roma, Pelatih Siena Tetap Puji Luis Enrique

14-02-2012 11:33

 | Luis Enrique

Tebas Roma, Pelatih Siena Tetap Puji Luis Enrique

Meski Roma kalah, Luis Enrique tetap dipuji kubu lawan © AFP
Bola.net – Pelatih Siena, Giuseppe Sannino secara taktis jelas mengungguli AS Roma ketika timnya berhasil menang 1-0 dini hari tadi di Artemio Franchi, namun ia tetap melayangkan pujiannya pada pelatih lawan, Luis Enrique.

Siena berhasil menahan imbang Giallorossi 1-1 pada pertemuan pertama awal musim lalu di Stadio Olimpico, dan di kandang sendiri mereka sukses menghentikan serigala ibukota itu lewat gol tunggal Emanuele Calaio dari titik putih.

Dan Sannino menganggap pelatih asal Spanyol itu masih sosok pelatih hebat dengan filosofi menyerangnya.

“Saya tetap yakin jika Luis Enrique adalah pelatih hebat dan saya amat menghargainya,” ujar Sannino usai laga.

“Saya harus memuji para pemain saya, yang sudah menunjukkan kemauan mereka untuk mengorbankan diri dalam menutup setiap ruang. Roma memainkan gaya sepak bola menyerang, jadi jelas sekali klub kecil yang menghadapi mereka akan bertahan total dan memainkan serangan balik.”

“Di 15 menit terakhir kami sedikit mengalami kesulitam, namun bisa melaluinya untuk mendapatkan tiga poin yang amat penting,” imbuhnya.

“Kami sudah melakukan tugas kami dengan baik, sekarang kami harus membuka lembaran baru dan menatap laga berikutnya. Kami harus tetap rendah hati, dan agresif merebut setiap bola.” (foti/row)

_____________________________________________________________________________________

Enrique: Roma Bermain di Bawah Standar

14-02-2012 10:17
Enrique: Roma Bermain di Bawah Standar
Luis Enrique © AFP
Bola.net – Pelatih AS Roma, Luis Enrique menyebut para pemainnya bermain di bawah level standar mereka saat kalah tipis 1-0 dari Siena, Selasa (14/02) dini hari tadi.

Sebiji gol dari titik putih yang dilesakkan oleh Emanuele Calaio di babak kedua sudah cukup untuk membuat Siena merebut 3 poin dari Roma. Hasil ini juga membuat Giallorossi gagal menyalip Inter Milan di posisi ke-5 pada papan klasemen.

Ini adalah torehan negatif ke-4 secara berturut-turut yang didapat Roma di laga away. Dan Enrique mengakui kekalahan ini disebabkan oleh menurunnya level permainan beberapa penggawa Il Lupi.

“Ini bukanlah malam kami, kami membuat terlalu banyak kesalahan. Banyak pemain kami yang bermain di bawah level mereka,” ucap Enrique kepada Sky Sport Italia.

“Kami selalu berusaha menyerang, tetapi jika kami tidak mengontrol bola akan meninggalkan masalah bagi kami. Kami masih jauh dari penampilan konsisten yang kami inginkan.”

“Siena bermain bagus di pertahanan dan mereka bermain menekan dengan sangat baik,” pungkasnya. (sky/mac)

_____________________________________________________________________________________________

Review: Serigala Roma Terluka di Kandang Siena

14-02-2012 05:00
Review: Serigala Roma Terluka di Kandang Siena

Totti gagal tundukkan Siena © AFP
Bola.netAS Roma bertandang ke markas Siena yang tak terkalahkan dalam empat laga kandang terakhirnya, termasuk menekuk Napoli 2-1 di leg pertama semifinal Coppa Italia. Tanpa Daniele De Rossi yang terkena skorsing, Roma dipaksa menelan kekalahan 0-1.

Seolah tak ingin menyia-nyiakan waktu, Roma langsung menggebrak di menit-menit awal.

Jam di Artemio Franchi baru menunjukkan menit ke-3, Francesco Totti sudah melancarkan serangan untuk Roma, tapi tendangannya masih membentur barisan pertahanan Siena dan dihalau ke zona aman.

‘Salam’ dari Totti itu rupanya sanggup membuat kubu Siena terbangun dari tidurnya. Barisan penyerangnya yang terdiri dari Calaio, Destro, Brienza, Gazzi, Vergassola dan Giorgi saling berkolaborasi untuk mengoyak jala gawang Roma yang dijaga Stekelenburg, tapi tidak membuahkan hasil.

Jual beli serangan pun tak terhindarkan.

Roma merangsek lini pertahanan tuan rumah lewat trisula Borini, Totti dan Lamela dengan dukungan Pjanic dari lini kedua. Namun, pertahanan disiplin Siena sanggup mematahkan semua upaya Pasukan Serigala.

Pada menit ke-41, wasit mengganjar Francesco Totti dengan kartu kuning, kartu pertama di laga ini.

Wasit memberikan injury time dua menit, tapi kedua sama-sama tidak berhasil mengubah keadaan.

Roma menggantikan Juan dengan Simon Kjaer untuk babak kedua. Ini adalah pergantian pemain pertama yang dilakukan oleh Luis Enrique.

Menit 47, Siena mengancam Roma lewat tembakan lurus Mattia Destro, tapi Stekelenburg bisa mengamankan gawangnya.

Empat menit berselang, petaka menghampiri kubu Roma. Simon Kjaer melakukan pelanggaran di dalam kotak terlarang yang memaksa wasit menunjuk titik putih. Kjaer diganjar kartu kuning dan akan absen di pertandingan Roma berikutnya. Emanuele Calaio yang bertugas sebagai algojo tak menyia-nyiakan kesempatan ini. Tendangannya berhasil mengecoh Stekelenburg. 1-0 untuk Siena.

Luis Enrique pun memutuskan untuk mengganti Totti dengan Osvaldo pada menit ke-58 dan Simplicio dengan Bojan pada menit ke-68.

Upaya Roma untuk menyamakan kedudukan selalu dipatahkan barisan pertahanan Siena. Tembakan-tembakan yang berhasil dilepaskan pun tak ada yang membahayakan gawang Pegolo.

Peluang emas Roma lewat Bojan yang sukses menembus benteng pertahanan Siena pada menit ke-88 pun harus musnah karena tembakannya melenceng ke samping gawang.

Pertandingan mencapai batas waktu normal. Wasit memberikan injury time selama empat menit. Akan tetapi, Roma tak bisa memanfaatkannya untuk meraih hasil yang lebih baik.

Pertandingan berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan tuan rumah.

Hasil mengecewakan bagi Roma, karena ini berarti mereka tak bisa mengambil alih posisi Inter Milan di peringkat 5 yang sebelumnya dikalahkan Novara dengan skor yang sama.

Susunan Pemain
Siena: Pegolo; Vitiello, Rossettini, Terzi, Del Grosso; Giorgi, Vergassola, Gazzi, Brienza; Destro, Calaio
Cadangan Siena: Farelli, Contini, Angelo, Grossi, Rossi, D’Agostino, Parravicini

Roma: Stekelenburg; Rosi, Juan, Heinze, Jose Angel; Simplicio, Viviani, Pjanic; Borini, Totti, Lamela
Cadangan Roma: Curci, Kjaer, Taddei, Perrotta, Greco, Osvaldo, Bojan.   (bola/gia)

______________________________________________________________________________

Luis Enrique: Waspadai Penuh Siena!

13-02-2012 11:11
Luis Enrique: Waspadai Penuh Siena!

Luis Enrique tak mau anggap remeh Siena © AFP
Bola.netLuis Enrique meminta pasukan AS Roma mewaspadai pertemuan dengan Siena dini hari nanti di Stadio Artemio Franchi karena ia tahu betul kesulitan yang bisa dihadirkan tuan rumah.

Siena berhasil mencuri satu poin di Stadio Olimpico ketika menahan Giallorossi 1-1 di awal musim, dan di pertandingan terakhir mereka bahkan kembali membawa pulang satu poin dari kandang pimpinan klasemen, Juventus.

Sementara Roma justru tak memiliki rekor cukup bagus jika bermain di luar kandang, terakhir mereka bahkan dibekap Cagliari dengan skor 4-2 – catatan yang membuat Luis Enrique sangat waspada.

“Saya ingat Siena bermain di level yang sangat tinggi dan kami beruntung bisa mendapatkan hasil imbang,” tutur pelatih asal Spanyol itu.

“Sekarang saya memperkirakan laga bakal ketat, sebagaimana biasanya, karena setiap lawan punya kualitas dan kekuatan mereka sendiri. Kami akan melawat ke Siena dengan mentalitas yang tepat untuk memainkan laga dengan benar.”

“Mereka punya banyak pemain yang bisa memberi kami kesulitan seperti Mattia Destro, Emanuele Calaio dan Gaetano D’Agostino. Anda bisa melihat kinerja pelatih mereka, karena mereka rapat dan bermain efektif dalam serangan balik,” imbuhnya. (foti/row)

AS Roma Novara

Review: Serigala Roma Cabik-Cabik Novara

01-04-2012 19:34

 Review: Serigala Roma Cabik-Cabik Novara

Serigala Roma mengamuk dan menghajar Novara (c) AFP
Bola.netAS Roma mengamuk di Stadion Olimpico, Novara dihajar dengan skor telak 5-2, Minggu (01/4). Hasil ini membuat peluang Il Lupi untuk lolos ke kompetisi Eropa terjaga.

Meski bermain di kandang sendiri, secara tak terduga Roma harus kebobolan terlebih dahulu, di menit ke-17 sundulan dari Andrea Caracciolo berhasil membuat Novara unggul terlebih dahulu.

Sundulan Caracciolo tersebut tak mampu dijangkau oleh Maarten Stekelenburg, bola sundulan sempat membentur tiang gawang Roma sebelum akhirnya masuk dan membuat kedudukan berubah menjadi 1-0 untuk Novara.

Namun, tak butuh waktu lama, di menit ke-24 sundulan pemain baru Roma, Marquinho berhasil membuat kedudukan menjadi imbang 1-1.

Gol dari Marquinho tersebut merupakan umpan matang dari Pablo Osvaldo.

Berhasil menyamakan kedudukan membuat Roma terus menekan Novara, hasilnya di menit ke-34 Pablo Osvaldo berhasil mengubah kedudukan menjadi 2-1 melalui sundulan kepalanya.

Hampir saja Osvaldo mencetak gol keduanya, jika saja sundulannya tak membentur mistar gawang Novara. Keunggulan 2-1 tetap untuk Roma.

Meski terus menyerang pertahanan lawannya, namun Roma gagal mencetak gol tambahan, hingga turun minum, Roma masih unggul dari tamunya dengan skor 2-1.

Di babak kedua Roma sepertinya sedikit menurunkan tempo penyerangannya, bahkan beberapa kali gawang mereka harus terancam oleh serangan bertubi-tubi Novara.

Meski begitu, Roma yang berhasil menambah pundi-pundi golnya menjadi 3-1 melalui bola cungkil yang sangat cantik dari Fabio Simplicio.

Roma semaki menggila, setelah beberapa kali gagal membuat gawang Novara bergetar, striker mungil Bojan Krkic akhirnya berhasil mencatatkan namanya di papan skor.

Mantan pemain Barcelona tersebut melakukan solo run di sisi kanan pertahanan Novara dan tak mampu dikejar oleh pemain belakang Novara, dengan kaki kiri, Bojan berhasil membuat kiper Novara bertekuk lutut di menit ke-61.

Unggul 4-1 membuat Roma sedikit lengah, hasilnya di menit ke-72 pemain yang baru masuk, Takayuki Morimoto berhasil memperkecil kekalahan menjadi 4-2.

Di menit akhir babak kedua, atau tepatnya di menit ke-92 Erik Lamela menambah duka Novara. Tendangan kaki kirinya kembali merobek jala Samir Ujkani.

Gol dari Lamela tersebut menjadi penutup pesta Roma di Olimpico, keunggulan 5-2 berhasil membuat Roma aman di posisi keenam dan menjaga peluang mereka untuk tampil di kejuaraan Eropa musim depan.  (bola/end)

_____________________________________________________________________________

Preview: AS Roma-Novara, Buru Posisi Eropa

01-04-2012 12:00

 Preview: AS Roma-Novara, Buru Posisi Eropa

Totti akan kembali pimpin Roma raih kemenangan untuk tiket kompetisi Eropa (c) AFP
Bola.netAS Roma kini tengah memburu kemenangan ketiga dari empat laga untuk bisa meraih posisi ketiga di klasemen sementara dan Novara menjadi target selanjutnya.

Roma kini berada pada trek positif, mereka mampu meraih kemenangan impresif atas Internazionale dan Palermo, namun mereka juga sempat terpeleset dan harus mengakui keunggulan dari Atalanta dan Lazio.

Di pekan lalu Francesco Totti dan kawan-kawan bahkan harus kembali menuai kekalahan dari AC Milan, yang membuat posisi mereka kini tertahan di peringkat keenam.

Luis Enrique pun kini mulai memberikan target kepada para pemainnya, yakni mampu lolos ke Liga Europa UEFA, dan skuadnya kini juga harus berjuang untuk memangkas selisih empat poin dari Udinese di peringkat kelima.

Namun, dengan sisa sembilan laga, pelatih asal Spanyol tersebut ternyata juga menargetkan untuk mampu lolos ke Liga Champions musim depan, untuk itu Il Lupi diharapkan mampu terus tampil impresif dan terus meraih kemenangan.

Roma sendiri diprediksi tak akan kesulitan untuk memenuhi ambisi meraih kemenangan atas Novara, apalagi bila bermain di kandang sendiri, Stadion Olimpico.

Namun, yang menjadi masalah terbesar Roma selain konsistensi permainan adalah cedera pemain. Bahkan cedera pemain tersebut terus bertambah, terakhir striker muda yang tengah dalam performa terbaiknya, Fabio Borini masuk dalam daftar cedera.

Sebelumnya, Nicolas Burdisso, Marco Casetti, Juan dan Bogdan Lobont sudah absen terlebih dahulu akibat cedera.

Meski begitu, Novara juga tak bisa diremehkan, meski tim yang baru promosi, mereka mampu bermain dengan baik dan menjadi pengganjal tim-tim besar seperti Roma.

Posisi mereka yang ada di jurang degradasi pun diprediksi bakal menjadi tambahan motivasi untuk mempermalukan Roma di depan pendukungnya.

Yang menjadi kendala bagi Novara adalah mereka tak akan diperkuat top skor tim, Marco Rigoni yang harus absen akibat larangan bermain.

Perkiraan Susunan Pemain:

Roma: Stekelenburg, Taddei, Kjaer, De Rossi, Jose Angel, Simplicio, Gago, Marquinho, Totti, Lamela, Osvaldo

Novara: Ujkani,Morganella, Paci, Lisuzzo, Garcia, Gemiti,Porcari, Radovanovic, Pesce, Caracciolo, Jeda
(bola/end)

Udinese vs Roma

Di Natale: Udinese Sudah Kalahkan Tim Hebat

Di Natale: Udinese Sudah Kalahkan Tim Hebat

Antonio Di Natale bantu Udinese bungkam Roma © AP
26-11-2011 10:12

Bola.netAntonio Di Natale mencetak satu gol yang membantu kemenangan Udinese 2-0 atas AS Roma, namun ia mengakui jika lawan yang mereka hadapi adalah tim tangguh yang sulit dikalahkan.

Zebrette hanya membutuhkan 11 menit terakhir untuk memecah kebuntuan mereka lewat gol Di Natale yang digenapkan oleh Mauricio Isla demi membungkam sang tamu di Friuli.

“Ini merupakan laga yang sulit malam ini. Udinese memainkan laga yang sempurna melawan tim Roma yang hebat. Giallorossi begitu kuat di babak pertama,” akunya.

Gol tersebut yang merupakan torehan ke-9 Di Natale musim ini, membawanya bersanding dengan pemain Atalanta, German Denis di puncak daftar top skorer Serie A, sekaligus membawa Udinese untuk sementara ke puncak klasemen.

“Kami takkan melihat papan klasemen. Kami hanya fokus mengumpulkan poin dan akan sangat luar biasa jika kami bisa mengulangi pencapaian musim lalu,” pungkasnya. (foti/row)

 ___________________________________________________________________________________________

Enrique: Roma Layak Mendapat Hasil Imbang

Enrique: Roma Layak Mendapat Hasil Imbang

Enrique yakin timnya layak mendapat hasil seri © AFP
26-11-2011 09:31
Bola.net – Kekalahan dari Udinese rupanya menyisakan rasa penyesalan pada benak Luis Enrique. Pelatih AS Romaini mengatakan jika timnya layak mendapat hasil seri daripada kalah 2-0 di Friulli.Gol telat Antonio Di Natale dan Mauricio Isla 11 menit menjelang pertandingan berakhir yang lantas memberikan poin penuh kepada tuan rumah. Giallorossi gagal untuk memaksimalkan peluang yang mereka dapatkan di awal babak pertama. Enrique percaya jika Roma setidaknya layak untuk hasil imbang, pelatih asal Spanyol ini juga menyesalkan cedera Simon Kjaeryang lantas membuat Di Natale bisa mencetak gol ke gawang anak asuhnya.”Saya tidak berpikir jika kami bermain lebih buruk daripada mereka, hasil imbang merupakan hasil yang adil bagi kedua tim,” ucap Enrique kepada Sky Sport Italia.”Gol yang dicetak Udinese datang dari aksi hebat Di Natale setelah Kjaer cedera. Kemudian kami bermain sedikit longgar guna mencari gol penyama kedudukan, hingga akhirnya sekali lagi kami kebobolan.””Bek sayap kami harus berhati-hati dengan serangan balik mereka dan pemain saya sudah melakukan tugasnya dengan baik. Saya senang melihat kerja keras dan sikap yang ditunjukkan pemain saya.””Udinese adalah tim yang bagus, mereka memang berhak berada di papan atas Serie A.”Dengan kekalahan ini, Roma sudah mencatat 3 kekalahan dari 6 pertandingan. Posisi mereka kini masih tertahan di peringkat 5 dalam klasemen. Namun Enrique tetap yakin jika ini semua adalah proses menuju Roma yang lebih baik.”Kami harus tetap meningkatkan performa, terutama di laga tandang. Tetapi ini semua adalah proses untuk membuat tim ini tampil lebih baik,” pungkas mantan pelatih Barcelona B ini. (sky/mac)
_________________________________________________________________________________________

Review: Udinese Tundukkan Serigala Roma

Review: Udinese Tundukkan Serigala Roma

Di Natale berhasil membuat Stadion Friuli semakin angker bagi tim lawan (c) AFP
26-11-2011 04:50

Bola.net – Udinese berhasil mengalahkan AS Roma dengan skor 2-0 di Giornata ke-13 sekaligus semakin menegaskan keangkeran kandangnya, Stadion Friuli, dengan tak tersentuh kekalahan, Sabtu (26/11) dini hari.

Sejak menit pertama, kedua tim benar-benar langsung jual beli serangan, bahkan beberapa kali serangan yang dibangun oleh Udinese dan Roma membuat lini belakang keduanya harus bekerja ekstra keras.

Meski begitu, hingga 25 menit pertandingan berjalan tak ada gol yang berhasil tercipta, peluang-peluang emas lebih banyak yang terbuang akibat buruknya penyelesaian akhir.

Namun, bila dilihat dari kendali permainan, Udinese tampaknya lebih banyak memegang bola, permainan cepat satu-dua sentuhan yang dikhawatirkan oleh pelatih Roma, Luis Enrique pun terjadi.

Skuad asuhan Francesco Guidolin ini terus membuat peluangnya dengan hanya beberapa kali sentuhan, meski belum ada gol yang berhasil tercipta.

Walau begitu, banyak peluang-peluang Udinese yang terbuang karena terjebak offside, selain itu terlalu bernafsunya para pemain Udinese untuk mencetak gol membuat banyaknya tendangan ke arah gawang yang tak menemui sasaran.

Roma sendiri baru mulai keluar dari tekanan di akhir babak kedua, beberapa kali Serigala Roma ini berhasil merangsek ke jantung pertahanan Udinese, meski tak ada peluang yang benar-benar berbahaya.

Hingga babak pertama berakhir, kedua tim harus puas dengan hasil imbang 0-0.

Di babak kedua, baik Udinese maupun Roma tak mengubah gaya permainannya, namun kali ini kedua tim mampu menampilkan permainan cantik satu-dua sentuhan dengan sangat cepat, walaupun bola masih sering berkutat di lini tengah.

Adu skil yang dipertontonkan oleh kedua tim benar-benar cukup menarik untuk disaksikan. Meski, sekali lagi belum ada peluang emas yang berhasil tercipta.

Akhirnya, sebuah pertandingan yang cukup cepat dan menarik ini menghasilkan sebuah gol, adalah pemain veteran Italia, Antonio Di Natale dengan ketenangan dan juga skil yang dimilikinya berhasil membuat Maarten Stekelenburg memungut bola dari gawangnya.

Gol tersebut lahir dari sebuah umpan jauh Giampiero Pinzi yang melihat Di Natale telah berlari menuju kotak penalti Roma, dengan sekali kontrol menggunakan kepalanya, Di Natale berhasil melakukan tendangan keras kaki kanan yang menghujam deras di pojok kanan gawang Roma, 1-0 untuk Udinese di menit ke-79.

Udinese pun semakin tak terbendung, di menit ke-88 sebuah serangan balik yang sangat cepat oleh Pablo Armero yang kemudian memberikan umpan manis kepada Mauricio Isla membuat kedudukan berubah menjadi 2-0.

Gol dari Isla tersebut menjadi gol penutup di pertandingan ini, Udinese pun semakin memperkokoh posisinya di puncak klasemen sementara dengan 24 poin.

Sedangkan Roma masih tertahan di posisi kelima dengan 17 poin. (bola/end)

AC Milan vs AS Roma

Review: Ibra Bawa Milan Jinakkan Serigala Roma

25-03-2012 02:26
Review: Ibra Bawa Milan Jinakkan Serigala Roma

Pemain Milan merayakan gol yang dicetak Ibra (c) AFP
Bola.netAC Milan berhasil menjauh dari kejaran Juventus di papan klasemen dengan menundukkan tamunya AS Roma2-1 di San Siro, Minggu (25/3) dini hari tadi.Menjamu Roma, Milan tak ingin membuang-buang waktu dengan bermain menekan sejak menit pertama. Zlatan ibrahimovic yang pada sebelum laga dipercaya bakal menjadi momok yang menakutkan benar-benar menebar ancaman di menit ke-10. Namun kali ini bola tendangan bebas pemain asal Swedia ini masih bisa diselamatkan oleh Maarten Stekelenburg.

Lima menit berselang giliran Stephan El Shaarawy yang mendapatkan peluang. Usai menerima umpan bola dari Gianluca Zambrotta di dalam kotak penalti Roma, El Shaarawy langsung melepaskan tembakan mendatar. Sayangnya, arah bola tembakannya masih melebar di sebelah gawang Roma.

Milan terus bermain menekan dan mendominasi jalannya pertandingan. Meski begitu, Roma masih bisa mengancam melalui skema serangan balik. Rossoneri kembali mendapat peluang melalui tandukan Ibra di menit ke-30. Namun lagi-lagi Stekelenburg tampil gemilang dengan menggagalkan peluang Ibra.

Meski mendominasi namun Milan menjadi tim pertama yang kebobolan di pertandingan ini. Menit ke-41, Pablo Osvaldo berhasil membawa Roma unggul setelah tembakannya dengan memanfaatkan bola umpan Daniele De Rossi berhasil menjebol gawang Christian Abbiati. Milan tertinggal 1-0 hingga jeda turun minum.

Tampil dengan kepercayaan diri penuh di babak kedua, Roma malah harus dipaksa kehilangan keunggulan mereka di menit ke-53 lewat eksekusi penalti Zlatan Ibrahimovic. Wasit memberikan hadiah penalti kepada Milan setelah sebelumnya menilai Daniele De Rossi melakukan handsball di kotak penalti ketika memblok tembakan Ambrosini.

Berhasil menyamakan kedudukan melecut semangat pemain Milan. Dengan konstan Rossoneri memberikan tekanan dan terus menggempur pertahanan Roma. Di menit ke-61, Djamel Mesbah nyaris membawa tuan rumah unggul jika bola hasil tembakannya tidak bisa digagalkan oleh Stekelenburg. Kiper asal Belanda itu kembali menjadi pahlawan bagi Roma ketika menepis bola tembakan Muntari di menit ke-70.

Milan akhirnya memastikan tiga angka dari tamunya berkat gol Zlatan Ibrahimovic di menit ke-83. Umpan lambung Mexes dari tengah lapangan berhasil dikontrol dengan baik oleh Ibra, kemudian mencungkit bola untuk mengelabui Stekelenburg hingga akhirnya menanduk bola menjebol gawang Roma.

Kemenangan bagi Milan ini untuk sementara berhasil menjauhkan diri dari kejaran Juventus di tempat kedua papan klasemen Serie A. Kedua tim kini berjarak 7 poin dengan Juve baru akan melakoni laga melawan Inter Milan, Senin (26/3) dini hari. Sementara Roma masih tertahan di peringkat 6 dengan 44 poin.

Starter Pemain Kedua Tim:
AC Milan: Abbiati; Silva, Mexes, Mesbah, Bonera; Ambrosini, Emanuelson, Muntari, Nocerino; Ibrahimovic, El Shaarawy.

AS Roma: Stekelenburg; Heinze, Kjaer, Taddei, Rosi; De Rossi, Marquinho, Gago; Osvaldo, Totti, Borini. (bola/mac)

__________________________________________________________________________________________

Barbara Berlusconi: Roma Beri Angin Segar di Italia

24-03-2012 22:00

 Barbara Berlusconi: Roma Beri Angin Segar di Italia

Barbara Berlusconi doakan proyek Roma sukses © AFP
Bola.net – Direktur AC Milan, Barbara Berlusconi mengharapkan proyek AS Romaakan sukses, dan menyebut calon lawan mereka pekan ini itu sudah memberi angin segar untuk persepakbolaan Italia.Giallorossi akan menyambangi San Siro akhir pekan ini, dan Rossoneri bisa memperlebar jarak di puncak klasemen menjadi tujuh poin sebelum Juventus menjamu Inter Milan esok hari di Turin.

“Laga ini mungkin sangat kritis. Semua laga akan kritis saat ini. Roma adalah tim kuat dan sulit diprediksi, namun saya yakin dengan Milan sejak beberapa pekan terakhir,” ujar putri presiden Silvio Berlusoni itu pada ANSA.

“Tim kami sudah menunjukkan di laga lawan Juventus tengah pekan kemarin melalui sebuah performa bagus, mereka tahu bagaimana menampilkan permainan sendiri meski tampil dengan begitu banyak pemain absen.”

“Saya ingin memberi selamat pada Roma karena mereka sudah memberi angin segar untuk persepakbolaan Italia,” lanjut kekasih Alexandre Pato itu menyikapi pergantian kepemilikan, filosofi dan kultur bermain Roma.

“Pertama karena mereka punya keberanian untuk bertaruh dengan talenta muda. Proyek mereka secara teknis sungguh ambisius, dan saya harap akan memberikan hasil bagus dalam jangka menengah maupun panjang.”

“Lagipula, kerja sama dengan Walt Disney dan melalui operasi komersil lainnya yang saya anggap menarik dan inovatif, mereka menunjukkan jika mereka paham masa depan sebuah klub sepak bola. Mereka akan diubah menjadi perusahaan hiburan sejati yang menawarkan hiburan dan layanan bahkan di luar 90 menit sepak bola.” (foti/row)

_________________________________________________________________________________________

Borini: Kalahkan Milan Bukan Hal Mustahil

24-03-2012 21:00
Borini: Kalahkan Milan Bukan Hal Mustahil
Fabio Borini optimis menang di Milan © AFP
Bola.netAS Roma akan melawat ke kandang pimpinan klasemen AC Milan akhir pekan ini, dan Fabio Borinimerasa mereka punya peluang besar untuk mendapatkan hasil positif di San Siro.Giallorossi bermain kurang konsisten musim ini, namun dua kemenangan di laga terakhir serta rekor apik saat menantang Rossoneri tak urung melambungkan asa untuk mereka untuk bisa finis ketiga musim ini.

“Itu (posisi tiga besar) adalah hal yang mungkin, sama dengan mengalahkan Milan adalah hal yang mungkin dilakukan juga,” yakin Borini.

“Tak pernah ada gap begitu besar antara kami di lapangan. Kami kalah 3-2 di Olimpico meski fakta bahwa mereka tak mendominasi atas kami sepanjang laga. Kami tentu akan menyerang mereka, karena pendekatan kami tak berubah baik kandang maupun tandang.”

“Milan selalu menjadi tim papan atas yang memburu scudetto dan Liga Champions namun ini bisa memberi kesulitan untuk mereka karena keletihan yang tak bisa dihindari dari semua kompetisi itu.”

“Saya tak merasa mereka akan teralihkan dengan laga perempat final lawan Barcelona, karena mereka sudah terbiasa dengan begitu banyak pertandingan besar,” tegas mantan pemain Chelsea itu.

Zlatan Ibrahimovic adalah pemain yang begitu kuat, mungkin formnya di Eropa saat ini setara dengan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Ia punya kualitas teknik dan taktik yang sempurna, dan itu akan selalu memberi perbedaan di Italia.” (foti/row)

________________________________________________________________________________________

Preview: Milan vs Roma, Jaga Capolista

24-03-2012 17:00
Preview: Milan vs Roma, Jaga Capolista
Milan vs Roma di awal musim © AFP
Bola.netAC Milan akan berusaha mempertahankan posisi mereka di puncak Serie A, syaratnya mereka harus membungkam AS Romadi depan publik sendiri di San Siro dini hari nanti.Namun pikiran Rossoneri jelas akan terpecah dengan Barcelona yang sudah menanti di tengah pekan depan, apalagi tenaga mereka sudah terkuras dengan babak perpanjangan waktu kontra Juventus di Coppa Italia tengah pekan kemarin.

Itu membuat pasukan Massimiliano Allegri wajib siaga karena rekor mereka di kandang kala menjamu Giallorossi tak baik-baik amat – mereka sudah kalah empat kali dari lima pertemuan di San Siro.

Tak hanya itu, Roma juga menjadi tim yang kerap menyulitkan Milan dengan total Milan menang tiga kali dari 13 pertemuan mereka di liga sejak 2005.

Kapten Francesco Totti diperkirakan bisa kembali ke dalam starting XI demi mendorong moral tim, meski pelatih Luis Enrique menegaskan jika anak asuhnya tak terpengaruh dengan absennya Er Pupone seperti mereka peragakan kala menang 1-0 lawan Genoa.

Namun pelatih asal Spanyol itu tetap tak puas dengan performa Il Lupi, karena ia merasa mereka sudah banyak membuang penguasaan bola dalam laga tersebut, dan itu tak boleh diulangi melawan Milan, tim yang diyakini Enrique sebagai satu-satunya tim yang lebih baik dari timnya sendiri.

Hasil musim lalu:
Milan 0-1 Roma

Statistik:
Roma selalu mencetak gol dalam tujuh lawatan terakhir mereka ke San Siro menghadapi Milan. (bola/row)

__________________________________________________________________________________________

elang Jamu Roma, Milan Dihantam Krisis Penyerang

24-03-2012 11:00
Jelang Jamu Roma, Milan Dihantam Krisis Penyerang
Zlatan Ibrahimovic diistirahatkan lawan Roma? © AFP
Bola.net – Pemimpin klasemen Serie A, AC Milan ditimpa masalah krisis penyerang pada akhir pekan ini, menjelang pertandingan mereka melawan AS Roma.Kemungkinan besar sang juara bertahan hanya memiliki dua penyerang yang siap dimainkan setelah serangkaian cedera menimpa para pemain depan regulernya.

Antonio Cassano masih akan absen untuk jangka panjang karena masalah pada jantungnya. Alexandre Pato akan pergi ke Amerika Serikat hari Senin untuk mencoba mencari solusi terhadap cedera pahanya, sementara kompatriotnya, Robinho masih merasa kesakitan pada pergelangan kakinya.

Ditambah lagi, penyerang veteran, Filippo Inzaghi, akan absen selama tiga pekan karena otot paha belakangnya tertarik, dan penyerang tersubur Rossoneri, Zlatan Ibrahimovic terpaksa ditarik keluar lapangan pada pertandingan Coppa Italia melawan Juventus, hari Selasa, karena masalah pada punggungnya.

Ibrahimovic kemungkinan sudah cukup fit untuk bermain, namun dengan Barcelona yang akan menjadi tamu di San Siro hari Rabu di perempat final Liga Champions, pelatih Massimiliano Allegri, kelihatannya tidak akan mengambil resiko terhadap The Big Swede dengan memainkannya melawan Giallorossi pada Sabtu malam.

Dengan demikian maka Maxi Lopez, yang mencetak gol saat Milan bermain imbang 2-2 dengan Juventus – di mana Milan kemudian kalah agregat 3-4 – kemungkinan besar akan mendapat satu tempat di lini depan, berdampingan dengan penyerang muda, Stephan El Shaarawy.  (afp/row)

__________________________________________________________________________________________

Enrique: Fokus Milan Takkan Teralihkan Barcelona

24-03-2012 05:30
Enrique: Fokus Milan Takkan Teralihkan Barcelona
Luis Enrique, arsitek AS Roma © AFP
Bola.netLuis Enrique mengaku yakin bahwa konsentrasi AC Milan tak akan teralihkan oleh laga berikut mereka, melawan Barcelona di Liga Champions, saat timnya datang ke San Siro untuk melakoni duel giornata29 Serie A.Arsitek AS Roma tersebut tidak percaya jika Massimiliano Allegri akan menyimpan sejumlah pemain kunci saat menjamu pasukannya, Minggu (25/3), demi laga kontra Barca (29/3).

Enrique yakin, persaingan ketat dengan Juventus membuat Milan tak ingin melepaskan setiap poin yang tersedia di liga.

“Saya rasa, konsentrasi Milan di liga tidak akan terganggu oleh pertandingan mereka melawan Barcelona di Liga Champions,” ujar Enrique

“Ini adalah kunci menuju juara liga. Milan tahu itu, jadi mereka akan menganggap setiap pertandingan yang tersisa layaknya sebuah final.”

“Selain itu, mengalahkan Barcelona, yang merupakan tim terbaik di dunia saat ini, adalah hal yang sulit bagi tim mana pun.”

Roma sendiri tengah berjuang menipiskan selisih empat angka dengan Lazio, penghuni spot terakhir zona Liga Champions untuk Italia. (ss/gia)

__________________________________________________________________________________________

Enrique: Roma Sanggup Tundukkan Milan

23-03-2012 22:30
Enrique: Roma Sanggup Tundukkan Milan
Luis Enrique yakin menang di kandang Milan © AFP
Bola.net – Arsitek AS Roma, Luis Enrique, menyatakan timnya sanggup meraih kemenangan saat melakoni grande partita di kandang AC Milan, Minggu (25/3), pada giornata29 Serie A.Menurut Enrique, Roma bisa menang hanya dengan menampilkan sebuah permainan yang sempurna.

Giallorossi datang ke San Siro dengan bermodal dua kemenangan 1-0 dalam dua pertandingan terakhirnya, yaitu atas Palermo dan Genoa.

Enrique yakin timnya bisa mewujudkan kemenangan kelima dalam tujuh laga pamungkas mereka di kandang Il Diavolo.

“Kami sanggup menaklukkan tim seperti Milan,” ujar mantan pelatih Barcelona B itu dalam konferensi pers jelang pertandingan.

“Akan tetapi, kami harus bermain 100 persen, atau tampil nyaris sempurna tanpa melakukan kesalahan”

“Kemenangan di San Siro akan mendongkrak kepercayaan diri tim, tapi kami harus bermain dengan level yang luar biasa.”

Laga ini diperkirakan berjalan sengit, karena kedua kubu sama-sama mengusung misi menang meski dengan tujuan yang berbeda. Milan (1) mengincar tiga angka demi memuluskan langkah menuju tangga juara, sedangkan Roma (6) berusaha menjaga ambisinya untuk menembus zona Liga Champions. (foti/gia)

__________________________________________________________________________________________

‘Ibrahimovic Adalah Ancaman Terbesar Roma’

23-03-2012 21:30
'Ibrahimovic Adalah Ancaman Terbesar Roma'

Zlatan Ibrahimovic, mesin gol AC Milan © AFP
Bola.net – Berbicara tentang grande partita Serie A giornata 29 antara AC Milan kontra AS Roma, kiper Roma, Maarten Stekelenburg, menilai striker Zlatan Ibrahimovicsebagai ancaman terbesar bagi timnya.Kedua tim akan bentrok di San Siro, Minggu (25/3), dan Stekelenburg menunjukkan respeknya terhadap sang mesin gol Rossoneri.

“Ibra sangat kuat dan dia selalu mencetak banyak gol,” ujar Stekelenburg. “Dia telah memberikan banyak gelar kepada sejumlah klub papan atas Eropa. Menurut saya, dia adalah salah satu pemain terbaik di dunia.”

“Apakah dia berperan besar dalam perburuan juara liga, tapi tidak di Eropa? Saya rasa, tidak. Saya tidak tahu kenapa ada yang berkata demikian. Jika boleh berharap, saya justru ingin dia berada di tim saya.”

Roma melakukan sejumlah perubahan besar musim ini. Meski mengalami masalah dengan konsistensi, mereka sanggup membuat jarak empat poin dengan zona Liga Champions.

“Kami selalu bermain untuk menang. Pelatih Luis Enrique adalah otak di balik kebangkitan kami. Saya bangga telah berkostum Roma.”

“Anda bisa melihat bahwa filosofi yang diterapkannya mulai menunjukkan hasil nyata setelah sempat diragukan di awal musim.”

“Dia penuh hasrat untuk menang dan memiliki tujuan yang besar. Itu yang saya suka darinya,” pungkas Stekelenburg. (foti/gia)

AS Roma VS Cesena

Review: Totti Bawa Roma Hancurkan Cesena

22-01-2012 02:06

 | Francesco Totti

Review: Totti Bawa Roma Hancurkan Cesena

Francesco Totti (c) AFP

Bola.netAS Roma berhasil menjaga konsistensi berada di jalur kemenangan dengan menghancurkan Cesena 5-1 di Stadion Olimpico, Minggu (22/01).

Laga baru berjalan satu menit, Francesco Totti sudah berhasil membawa Roma unggul lewat tendangan kaki kanannya yang menjebol gawang Antonioli usai menerima umpan dari Erik Lamela.

Unggul cepat membuat Roma semakin percaya diri, Francesco Totti kembali mencetak gol untuk menggandakan keunggulan Roma di menit ke-8, lagi-lagi dengan umpan bola dari Erik Lamela.

Giallorossi benar-benar menggila, belum usai euforia dua gol di menit awal, Roma kembali mencetak gol ketiga pada menit ke-9 lewat kepala Fabio Borini. Melalui skema serangan balik, Leandro Greco melepas umpan silang yang kemudian berhasil disundul Borini melewati Antonioli.

Tertinggal 3 gol terbukti membuat mental pemain Cesena menjadi terpuruk. Terbukti di sepanjang babak pertama, penguasaan bola mereka tertinggal jauh dari Il Lupi, dengan perbandingan 20% : 80%. Dan hanya melepas satu tendangan mengarah ke gawang Roma. Skor 3-0 untuk keunggulan Roma bertahan hingga turun minum.

Di awal babak kedua, Roma yang masih mendominasi permainan hampir saja menambah keunggulan melalui tendangan Heinze. Namun sayangnya bola tendangan pemain asal Argentina itu masih melenceng di atas mistar Cesena.

Terlalu asyik menyerang meninggalkan lubang di barisan pertahanan Roma. Cesena berhasil mencuri satu gol di menit ke-58 melalui penyerang mereka, Eder. Lolos dari kawalan bek Roma, Eder yang menerima umpan bola dari Antonio Candreva kemudian melepaskan tendangan kaki kirinya yang tidak mampu dibendung Stekelenburg.

Meski asa sempat menghampiri Cesena, mereka kembali harus menelan pil pahit kala Juan menambah keunggulan Roma menjadi 4-1 dengan sundulan memanfaatkan bola dari tendangan penjuru.

Roma akhirnya menutup pertandingan dengan skor telak 5-1 setelah pada menit ke-70, Miralem Pjanic berhasil melepas tembakan keras yang tak mampu diantisipasi dengan baik oleh Antonioli.

Kemenangan ini untuk sementara mengatrol posisi Roma ke peringkat 6 pada papan klasemen dengan 30 poin. Sementara Cesena masih saja terpuruk di posisi 18 dengan 15 poin.

Susunan Pemain Kedua Tim:
Roma: Stekelenburg; Heinze, Juan (Kjaer 74), Taddei, Rosi; Gago, Greco, Pjanic; Borini, Totti (Viviani 65), Lamela (Bojan 56).

Cesena: Antonioli; Rodríguez, Steve von Bergen, Maurizio Lauro (Moras 66), Comotto; Giuseppe Colucci (Benalouane 77), Roberto Guana, Marco Parolo, Luca Ceccarelli; Adrian Mutu (Candreva 45), Eder.  (bola/mac)

_______________________________________________________________________________________

Preview: Roma vs Cesena, Ujian Konsistensi

21-01-2012 18:00

 | Luis Enrique

Preview: Roma vs Cesena, Ujian Konsistensi

Para serigala ibukota siap ladeni Cesena di Olimpico © AFP

Bola.net – AS Roma akan menjamu Cesena akhir pekan ini di Stadio Olimpico dengan sama-sama mengusung keyakinan diri yang baru menuju akhir paruh pertama Serie A musim ini.

Giallorossi menuju setengah perjalanan kompetisi dengan bekal form terbaik dalam 12 bulan terakhir. Meski laga pekan kemarin lawan Catania harus dihentikan pada skor 1-1 akibat banjir menggenangi lapangan, kepercayaan diri yang tengah tinggi dalam skuad tetap tak berkurang.

Mental positif yang tengah berkembang di seputar klub saat ini juga diperkuat dengan fakta bahwa para serigala ibukota sudah kembali ke kondisi fit sepenuhnya, kendati Daniele De Rossi diragukan tampil akibat cedera. Fabio Borini dan Aleandro Rosi dilaporkan siap tampil sementara David Pizarro juga dikabarkan telah pulang dari Chile dan siap menegaskan kembali komitmennya dengan La Magica.

Hal paling signifikan untuk menjaga level Roma mungkin adalah fokus pelatih Luis Enrique. Meski tampil apik di babak kedua pekan kemarin, pelatih asal Spanyol itu disebut menghabiskan setengah jam untuk membedah permainan buruk mereka di babak pertama. Perhatian pada detail, di luar hasil yang mereka raih, tampaknya memuaskan manajemen yang siap memberi kontrak baru untuk Luis Enrique.

Sementara Cesena pun menyimpan keyakinan diri yang hampir serupa setelah mereka meraup tiga poin krusial di kandang sendiri lawan Novara akhir pekan kemarin. Meski masih terperangkap di zona merah, kemenangan itu cukup berharga karena mengakhiri rangkaian empat kekalahan beruntun di semua ajang bagi pasukan Daniel Arrigoni.

Namun mereka juga punya masalah serius dengan ketergantungan pada sosok Adrian Mutu yang memiliki peran langsung dalam setiap gol Cesena ketika memenangi tiga laga terakhir.

Dengan rekor gagal menjaga clean sheet dalam lima pertandingan terakhir di semua ajang, bahkan mereka hanya meraihnya dua kali saja saat tandang, ambisi Cesena meraih hasil positif di Stadio Olimpico tampak menjadi misi teramat berat.

Form Lima Laga Terakhir:
Roma: Kalah – Seri – Menang – Menang – Menang
Cesena: Menang – Kalah – Kalah – Kalah – Menang

Hasil Musim Lalu:
Roma 0-0 Cesena

Statistik:
Cesena tak pernah mengalahkan Roma di divisi utama, dan hanya mengemas lima hasil seri dan lima kekalahan dalam 10 pertemuan sebelumnya. Mereka juga tak pernah mencetak lebih dari satu gol lawan Giallorossi di Serie A.

Perkiraan Pemain Roma:
Stekelenburg; Rosi, Juan, Heinze, Taddei; Pjanic, Gago, Simplicio; Totti; Borini, Lamela

Perkiraan Pemain Cesena:
Antonioli; Comotto, Von Bergen, Rodriguez, Lauro; Ceccarelli, Guana, Colucci, Parolo; Eder, Mutu
  (bola/row)

Fiorentina VS Roma

Baldini: Fans Roma Mulai Kehilangan Kesabaran

Baldini: Fans Roma Mulai Kehilangan Kesabaran

05-12-2011 04:45
Bola.net – Terus menuai hasil buruk dan juga tak menampilkan permainan yang cukup mengesankan membuat fans AS Roma mulai gusar, dan hal tersebut juga diakui oleh Direktur Umum Giallorossi, Franco Baldini.”Apakah ini masa paling sulit? Yang pasti, Anda tidak perlu berusaha untuk menemukan apa yang salah di pertandingan ini,” ujar Baldini.”Ada kepahitan dan kekecewaan, karena kami mewakili klub dengan fans yang luar biasa dan mereka punya hak untuk kecewa dengan apa yang terjadi.””Kami tahu akan sulit untuk membangun proyek jangka panjang ini dan dengan kekalahan, itu menjadi semakin sulit,” jelasnya.Meski begitu, Baldini mengaku bahwa proyek besar ini masih berada di jalurnya, dan belum akan memikirkan untuk melakukan perubahan.”Apakah kami mempertimbangkan kembali proyek kami? Tentu tidak,” tegas Baldini.”Tak ada satupun yang bahagia dengan hari seperti ini. tapi kami tetap yakin proyek ini layak diperjuangkan. Saya melihat perbubahan di beberapa pertandingan seperti ketika melawan Novara dan Lecce, sedangkan ketika menghadapi Udinese, saya kira kami tak bermain buruk.””Saya tahu para fans mulai kehilangan kesabaran luar biasa yang kami lihat sampai sekarang. Tidak ada alasan untuk menyangkalnya.””Kami harus berhenti membanding-bandingkan gaya bermain kami seperti Barcelona, kami ingin membuat sebuah tim yang bekerja dengan penguasaan penuh.””Ini adalah tahun pertama dari proyek jangka panjang dan jelas setiap kekalahan membuatnya semakin pendek, tapi kami harus fokus dan terus maju,” tandas mantan Direktur timnas Inggris ini. (foti/end)

_________________________________________

05 Desember 2011 | 02:05

Satu Hal yang Bisa Memaksa Enrique Mundur

Luis Enrique/ Getty Images Kekalahan telak 0-3 dari Fiorentina kian menyudutkan posisi pelatih AS Roma, Luis Enrique. Kini, semakin santer rumor yang menyebut karier pelatih asal Spanyol itu akan segera berakhir. Namun, Enrique sendiri menegaskan enggan mengundurkan diri.

Sejak kekalahan malam tadi, Enrique tampaknya telah kehilangan dukungan dari para fans. Bahkan, usai pertandingan beberapa fans yang hadir di Stadion Artemio Franchi terus berteriak meminta Enrique pergi. Namun, Enrique menegaskan hanya akan mundur dengan satu syarat.

“Jika saya merasa bahwa para pemain tidak mengikuti saya lagi, maka saya akan pergi, tapi itu tidak tampak sekarang,” tegas Enrique. “Saya tidak suka bekerja hanya untuk uang. Saya di sini karena klub memiliki keyakinan dalam diri saya. Tetapi jika saya melihat pemain tidak mengikuti langkah saya, maka saya akan bersikap. Tapi Anda harus bertanya kepada mereka.”

Setelah pekan lalu muncul konflik internal di tubuh klub yang berujung Pablo Osvaldo diskors dan didenda 50.000 euro akibat menampar Erik Lamela, kini giliran Juan, Fernando Gago dan Bojan Krkic yang mengalami hari sial karena harus menerima kartu merah.

“Ada terlalu banyak bicara tentang Osvaldo. Sedangkan untuk kartu merah, Juan melanggar di dalam kotak penalti, dan itu bisa terjadi. Gago jelas membuat kesalahan tekel terlambat. Sementara untuk Bojak itu hanya reflek yang alami,” beber Enrique. (irawan)

____________________________________________________________________________

Kalah Telak, Enrique Mengaku Tak Enak

Kalah Telak, Enrique Mengaku Tak Enak

05-12-2011 03:15

Bola.net – Pelatih AS Roma, Luis Enrique mengakui bahwa dirinya sangat tak enak dengan kekalahan telak yang diraih Giallorossi di kandang Fiorentina.

Selain mengalami kekalahan telak, Roma juga harus kehilangan tiga pemainnya akibat kartu merah.

“Saya merasa tak enak, seperti tiap pemain Roma atau semua pelatih yang ada dalam situasi seperti ini,” ujar mantan pelatih Barcelona B ini.

“Gol pertama adalah penalti dan kartu merahnya mengubah permainan. Sampai di momen itu, kami sebenarnya menguasai pertandingan. Kami kemasukan gol kedua dari bola mati. Para penyerang sudah berusaha sekuat tenaga dan saya tak punya kritik untuk mereka,” jelasnya.

“Ketika Anda kalah 3-0 dan mendapat tiga kartu merah, sangat sulit untuk kembali menemukan bentuk permainan terbaik.”

Hasil buruk di beberapa pertandingan Roma ini mulai membuat para suporter gusar, mereka yang sebelumnya memberi dukungan penuh kini mulai menyuarakan pemecatan dirinya.

“Yang jelas, saya yang akan bertanggung jawab atas hasil ini,” pungas Enrique. (foti/end)

___________________________________________________________________________________________

04 Desember 2011 | 23:15

Fiorentina Hancurkan Delapan Pemain Roma

Fiorentina vs Roma/ Getty Images Sungguh nahas nasib AS Roma pada giornata 14 ini. Bertandang ke markas Fiorentina di Stadion Artemio Franchi, Roma dihancurkan tuan rumah dengan tiga gol tanpa balas. Ironisnya, pada laga ini I Lupi juga harus bermain dengan delapan pemain setelah tiga kartu merah keluar dari saku wasit.

Pada laga ini, seluruh pemain Fiorentina mengenakan pita hitam di lengannya demi mengenang mantan pemain mereka, Socrates yang meninggal pada hari ini. Laga pun sempat diawali mengheningkan cipta selama semneit demi menghargai legenda Brasil tersebut.

Saat laga dimulai, Fiorentina langsung mengambi inisiatif menyerang. Dan, laga baru berjalan 15 menit, penalti sudah diberikan oleh wasit setelah Juan diangap melanggar Stevan Jvetic di dalam area terlarang. Kartu merah untuk Juan, dan penalti sempurna Jovetic membawa La Viola unggul 1-0.

Tertinggals atu gol dan jumlah pemain tak membuat Roma menyerah. mereka coba mengimbangi permainan tuan rumah dan memberikan tekanan ke gawang Artur Boruc. Namun upaya skuad asuhan Luis Enrique ini kerap gagal.

Justru Fiorentina yang akhirnya mampu menggandakan skor saat babak pertama tersisa satu menit lagi melalui tandukan Alessandro Gamberini setelah menyambar umpan sepak pojok Riccardo Montolivo. Babak pertama pun berakhir dengan skor 2-0 untuk kubu tuan rumah.

Pada babak kedua, jual beli serangan masih terjadi. Namun, terkurasnya stamina setelah harus bermain dengan 10 pemain membuat emosi para pemain Roma mulai tak terkendali. Hasilnya, pada menit ke-77, Gago diganjar kartu kuning kedua dan harus meninggalkan lapangan. Roma bermain dengan sembilan orang dalam kondisi tertinggal dua gol.

Pada lima menit menjelang laga usai, giliran Bojan Krkic yang membuat Roma semakin terpuruk. Akibat ulahnya menahan bola dengan tangan, kartu merah pun kembali keluar dari saku wasit, dan penalti kedua bagi Fiorentina. Skor 3-0 pun menjadi penutup laga setelah Santiago Silva mampu menjalankan tugasnya dengan baik sebagai algojo penalti.

Dengan tambahan tiga angka, Fiorentina melesat ke urutan 10 klasemen dengan mengoleksi 16 poin. Sementara Roma harus turun ke peringkat 8 dengan 17 poin. (irawan)

Cagliari vs AS Roma

Luis Enrique: Permainan Roma Menyedihkan!

02-02-2012 10:46

 Luis Enrique: Permainan Roma Menyedihkan!

Luis Enrique kecewa dengan penampilan Roma di Cagliari © AFP
Bola.net – Pelatih AS Roma, Luis Enrique mengaku kecewa dengan permainan anak asuhnya yang kehilangan konsentrasi dan gagal menjaga keunggulan sehingga harus takluk di kaki tuan rumah Cagliari.

Seperti biasanya, Giallorossi memang mendominasi penguasaan bola di Stadio Sant’Elia, namun seperti biasanya pula mereka gagal memanfaatkan segudang peluang dan akhirnya tumbang dengan skor 4-2.

Dan Luis Enrique pun mulai merasa tak puas dengan performa pasukannya.

“Kami kebobolan dari peluang pertama mereka dan mampu bangkit, namun kemudian perhatian kami teralihkan,” sesal pelatih asal Spanyol itu pada Roma Channel.

“Ini adalah laga yang sulit dan kami harus memperbaiki diri di semua aspek. Kami harus tampil 100% untuk menang. Janganlah bicara tentang level kebugaran, kami lemah di pertahanan, namun ini bukan hanya salah pemain belakang.”

“Kami harus lebih baik dalam memaksimalkan peluang. Jika kami tak tampil 100%, maka kami bisa saja kalah lawan siapapun. Demi memainkan gaya sepak bola macam ini, konsentrasi harus dijaga dalam 90 menit penuh,” kecamnya.

“Kami harus menyerang dan bertahan dengan 11 pemain. Kami tak akan melangkah ke mana pun jika bermain seperti ini. Saya amat kecewa, ini membuat saya sedih harus melihat 20 menit yang bagus dan kemudian 20 menit lagi menyedihkan.” (foti/row)

_________________________________________________________________________________________

Review: Dramatis! Cagliari Tekuk AS Roma

02-02-2012 04:49
Review: Dramatis! Cagliari Tekuk AS Roma

Ribeiro berhasil cetak gol bagi Cagliari. © AFP
Bola.netAS Roma menghadapi Cagliari dalam lanjutan Serie A. Pertandingan berlangsung dramatis hingga kedua klub saling membalas mencetak gol. Pada akhirnya Cagliari berhasil menekuk Roma dengan skor 4-2.

Pertandingan baru berjalan 6 menit namun Cagliari berhasil unggul lebih dulu. Daniele Conti berhasil memberikan assist kepada Thiago Ribeiro. Bola langsung dilesakkan ke sudut bawah gawang oleh Ribeiro hingga menjadi sebuah gol.

Roma tak tinggal diam. Juan langsung menyamakan kedudukan pada menit 13.Totti kembali berhasil mengirimkan umpan yang menawan ke depan gawang Cagliari. Juan langsung menanduk bola tersebut tanpa mampu dihalau kiper Cagliari.

Cagliari kembali mengancam gawang Roma pada menit 23. Daniele Dessena berhasil menanduk umpan dari Agostini. Beruntung bagi Roma karena bola masih melebar dari gawang.

Roma berhasil unggul pada menit 34. Fabio Borini berhasil menerobos pertahanan Cagliari lalu melesakkan bola ke sudut kiri gawang. Roma unggul 2-1.

Cagliari tak tinggal diam. Mereka berhasil menyamakan kedudukan. Mauricio Pinilla berhasil menerima umpan terukur dari Andre Cossu. Ia tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut dengan mencetak gol ke gawang Roma pada menit 41.

Pertandingan babak kedua baru memasuki menit ketiga namun Cagliari berhasil unggul kembali. Serangan balik dari Cagliari membuat pertahanan Roma terbuka. Pinilla berhasil memberikan umpan kepada Ribeiro yang telah berada di depan gawang. Ribeiro tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut dengan mencetak gol ke kandang Roma. Cagliari unggul 3-2 atas Roma.

Borini belum mampu menyamakan kedudukan bagi Roma. Ia membuang sia-sia peluang yang didapatnya pada menit 68. Umpan dari Totti tak berhasil dimaksimalkannya karena bola hasil tandukannya masih melebar.

Usaha dari Totti juga masih gagal. Totti yang berhasil menerima bola dari Fernando Gago langsung melepaskan tendangan keras hingga bola melaju deras ke gawang Cagliari. Sayang bola berhasil diblok oleh kiper Cagliari.

Cagliari makin memperbesar keunggulannya pada menit 90. Serangan balik dari Cagliari kembali meruntuhkan tembok pertahanan Roma. Albin Ekdal berhasil menerima umpan dari Victor Ibarbo. Bola hasil tendangan Ekdal tak mampu dihalau kiper Roma. Cagliari unggul dengan skor 4-2.

Roma tak mampu mencetak gol lagi hingga pertandingan berakhir. Cagliari berhasil menekuk mereka dengan skor 4-2. Kemenangan ini mengantar Cagliari berada di posisi 10 klasemen sementara Serie A. dengan raihan 26 poin. AS Roma sendiri tertahan di posisi 6 dengan raihan 31 poin. (bola/rev)

______________________________________

Preview: Cagliari vs Roma, Hapus Rekor Buruk

01-02-2012 18:00
Preview: Cagliari vs Roma, Hapus Rekor Buruk
Luis Enrique punya tugas menghapus rekor buruk Roma atas Cagliari © AFP
Bola.net– AS Roma punya catatan buruk jika bertandang ke markas Cagliari, Stadio Sant’Elia – namun akhir pekan ini mereka punya modal besar untuk mengakhirinya.Musim lalu, saat masih ditangani Claudio Ranieri, Giallorossi dihajar dengan skor telak 5-1 oleh pasukan Pierpaolo Bisoli dan membawa Roma pada kekalahan terburuk mereka musim kemarin.

Namun kans Rossoblu untuk mengulangi skor tersebut setelah 16 bulan berlalu dan tiga kali pergantian pelatih, kini menjadi tipis. Mereka gagal mencetak gol dalam tujuh dari 10 laga kandang musim ini. Skuad Davide Ballardini juga baru kembali dari kekalahan telak 3-0 di kandang AC Milan akhir pekan kemarin.

Sementara pelatih Roma, Luis Enrique yang melakoni debutnya di Serie A menghadapi Cagliari, berpeluang melakukan pembalasan setelah ia harus mengakui keunggulan sang lawan 2-1 di Stadio Olimpico pada laga pembuka musim ini.

Meski demikian akhir pekan kemarin Roma ditahan imbang Bologna 1-1 di kandang sendiri, sekaligus mengakhiri rekor empat kemenangan beruntun mereka. Kegagalan mereka memetik poin penuh di saat Inter dan Udinese tergelincir, membuat para serigala ibukota itu kini tertinggal lima poin dari zona Liga Champions.

Roma harus mewaspadai Daniele Conti – putra direktur Roma, Bruno Conti, yang mengawali karir di Roma namun selalu mencetak gol ke gawang mereka dalam tiga musim terakhir. Selain itu Cagliari tampaknya belum bisa menurunkan Rui Sampaio, Sebastian Eriksson, Lorenzo Ariaudo dan Nene yang terkapar cedera.

Di kubu Roma, Miralem Pjanic bergabung dengan Daniele De Rossi, Nicolas Burdisso dan Pablo Osvaldo masuk ruang perawatan Roma.

Lima Laga Terakhir di Serie A:
Cagliari: Kalah – Menang – Seri – Seri – Kalah
Roma: Menang – Menang – Menang – Menang – Seri

Hasil Musim Lalu:
Cagliari 5-1 Roma

Fakta:
Roma tak pernah menang di kandang Cagliari sejak The Islanders kembali ke Serie A di tahun 2004 – imbang empat kali dan kalah tiga kali dalam tujuh lawatan terakhir ke Sant’Elia.

Perkiraan Pemain Cagliari:
Agazzi; Pisano, Canini, Astori, Agostini; Dessena, Ekdal, Nainggolan; Cossu; Pinilla, Ibarbo

Perkiraan Pemain Roma:
Stekelenburg; Rosi, Juan, Heinze, Taddei; Perrotta, Greco, Gago; Totti; Borini, Lamela (bola/row)

 

Catania vs AS Roma

Luis Enrique: Penghentian Laga Hal Yang Tepat

16-01-2012 13:16
Luis Enrique: Penghentian Laga Hal Yang Tepat

Luis Enrique menganggap laga lawan Catania memang layak dihentikan © AFP
Bola.net – Pelatih AS Roma, Luis Enriquemenganggap keputusan wasit untuk menghentikan laga timnya melawan Catania akhir pekan kemarin adalah sebuah hal yang tepat baik itu untuk para pemain maupun fans.Laga di Stadio Angelo Massimino itu dihentikan pada menit 65 dalam posisi sama kuat 1-1 setelah lapangan digenangi air dan tak memungkinkan untuk melanjutkan pertandingan.

“Sungguh disayangkan cuaca tak memungkinkan kami melanjutkan pertandingan, namun itu hal yang tepat untuk para pemain dan fans,” tegas pelatih asal Spanyol itu.

“Saat itu ada resiko terjadinya cedera dan amat kecil peluang untuk melihat permainan sepak bola yang sebenarnya dalam kondisi itu.”

“Kami mencoba untuk menekan melalui lini tengah, namun membuat terlalu banyak kesalahan dan beresiko sangat besar di belakang. Seluruh lini pertahanan kami salah mengantisipasi gol mereka, bukan hanya bek yang melakukan bloking,” lanjutnya.

“Untungnya kami bisa menyamakan kedudukan beberapa menit kemudian. Sebelum laga dihentikan, itu merupakan permainan yang terbuka.” (foti/row)
___________________________________________________________________________________________

Montella Senang Bisa Repotkan Roma

16-01-2012 11:11
Montella Senang Bisa Repotkan Roma

Vincenzo Montella memberi kejutan untuk bekas timnya © AFP

Bola.net – Pelatih Catania, Vincenzo Montellamengaku senang dengan performa anak asuhnya yang bisa merepotkan AS Roma dalam 65 menit laga di Stadio Angelo Massimino akhir pekan kemarin.Gli Elefanti menjamu Roma dalam permainan terbuka di mana kedua tim berbagi angka 1-1 sebelum laga dihentikan di babak kedua oleh wasit menyusul kondisi lapangan yang tergenang dan tak layak digunakan untuk menggelar pertandingan.

“Kami bermain sangat baik, sebagaimana di pertandingan lainnya. Kami cukup tajam dan tak memberi ruang untuk Roma di lini tengah,” tukas mantan pelatih Giallorossi musim lalu itu.

“Serangan balik kami selalu efektif dan kami menciptakan lebih banyak peluang ketimbang sebelum-sebelumnya musim ini. Meski demikian, kami tentu bisa tampil lebih baik dalam hal penyelesaian akhir.”

“Sayangnya, di tahap ini kami tak bisa melanjutkan permainan dalam kondisi tersebut. Saya lebih senang melihat tim saya bermain di lapangan yang bagus, karena kami memiliki tim dengan teknik yang mumpuni,” pungkasnya.  (foti/row)

__________________________________________________________________________________________

Lapangan Tergenang, Laga Catania vs Roma Dihentikan

15-01-2012 04:35

Bola.net– Hujan deras yang mengguyur Stadio Angelo Massimino membuat lapangan tergenang dan menyebabkan pertandingan Catania menjamu AS Roma dihentikan di menit 62 babak kedua.Wasit Paolo Tagliavento memutuskan untuk menghentikan laga setelah menganggap kondisi lapangan tak lagi layak untuk memainkan pertandingan akibat air yang menggenang membuat laju bola menjadi tak lancar.

Saat dihentikan kedua tim masih bermain imbang 1-1.

Tuan rumah memimpin lebih dulu lewat bek veteran Nicola Legrottaglie memanfaatkan tendangan bebas Francesco Lodi di menit 24, namun Roma membalasnya lewat sundulan Daniele De Rossi 4 menit kemudian. (bola/row)

__________________________________________________________________________________________

Preview: Catania vs AS Roma, Maju Terus Il Lupi

14-01-2012 15:31
Preview: Catania vs AS Roma, Maju Terus Il Lupi
Bola.net– AS Roma akan mengincar kemenangan ke-5 secara beruntun kala melawat ke kandang Catania dalam lanjutan Liga Italia Serie A, Minggu (15/01) dini hari nanti.Roma memang tengah bangkit, Il Lupi selalu meraih kemenangan di 4 pertandingan terakhir mereka setelah sebelumnya ditahan imbang Juventus. Namun pada pertandingan kali ini, Luis enrique tidak bisa menurunkan Pablo Osvaldo dan Marco Cassetti yang tengah dibelit cedera.

Sementara kubu tuan rumah bukannya tanpa masalah, meski tidak ada pemain kunci mereka yang cedera, namun Vincenzo Montella tidak bisa menurunkan Giovanni Marchese dan Marco Biagianti yang terkena sanksi larangan bertanding. Saatnya bagi Montella untuk membuktikan kualitasnya kepada Roma yang sudah membuangnya untuk digantikan dengan Enrique akhir musim lalu.

DATA DAN FAKTA PERTANDINGAN:

  • Catania mencatatkan kemenangan 2-1 ketika kedua tim bertemu terakhir kali di bulan Mei tahun lalu.
  • Roma tak pernah meraih kemenangan di lima laga tandang mereka di Stadio Angelo Massimino, yang menjadi markas Catania. Terakhir kali Il Lupi mencatatkan kemenangan pada tahun 2008.
  • Catania hanya meraih satu kemenangan di 6 laga terakhir mereka, di pertandingan sebelumnya, Bologna berhasil membekuk Catania dengan skor 2-0.
  • Roma saat ini tak terkalahkan di 5 pertandingan terakhir pada segala kompetisi.
  • Penampilan Erik Lamela tengah menanjak sejak didatangkan dari River Plate musim panas silam. Terakhir, pemain belia asal Argentina ini mencetak 2 gol guna membantu Roma meraih kemenangan 3-0 dari Fiorentina di ajang Coppa Italia.

PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN:
Catania (5-3-2) :
Campagnolo; Izco, Belluschi, Legrottaglie, Spoli, Llama; Almiron, Lodi, Delvecchio; Barrientos, Lopez.

AS Roma (4-3-1-2) : Stekelenburg; Taddei, Juan, Heinze, Jose Angel; Pjanic, De Rossi, Gago; Lamela; Bojan, Totti. (bola/mac)

Palermo vs Roma

Luis Enrique Puji Konsentrasi Roma

11-03-2012 15:35
Luis Enrique Puji Konsentrasi Roma

Enrique, Roma mulai fokus dan konsentrasi dalam pertandingan (c) AFP
Bola.netLuis Enrique mengaku akhirnya AS Romabisa bersikap benar dan fokus ketika bertanding selama 90 menit.Pujian yang dilontarkan oleh Enrique tersebut menyusul kemenangan tipis Roma atas Palermo melalui gol Fabio Borini.

“Saya senang kami memiliki karakter yang tepat dan fokus sepanjang 90 menit melawan tim kuat yang bermain bagus di kandang sendiri,” ujar Enrique.

“Targetnya adalah langkah bagus yang akan memberi kita tiga poin untuk terus menjaga rasa percaya diri. Pertahanan bukan hanya tugas empat pemain, melainkan seluruh tim yang melakukan apa yang perlu dilakukan,” tambahnya.

Enrique pun tak lupa memuji salah satu pemain kuncinya, Daniele De Rossi yang bisa bermain di segala posisi, meski posisi aslinya adalah seorang gelandang.

“Apakah Daniele De Rossi seperti Javier Mascherano? Ketika melawan Juventus dia bermain sebagai bek tengah. Bila ada pemain seperti Daniele yang memiliki kualitas berbeda, Anda dapat memainkannya di mana saja, tapi saya percaya posisi terbaiknya tetap gelandang tengah,” pujinya.

Roma mendominasi laga selama satu jam pertama. Namun, setelah itu mereka justru dibombardir oleh serangan bergelombang Palermo.

“Ini adalah salah satu arena yang paling sulit di Serie A dan kami tahu akan sulit di sini. Statistik mungkin menyarankan kami untuk bertahan pada babak kedua, tapi setiap pertandingan harus dilihat secara terpisah. Kita seharusnya sudah bisa mengakhiri laga sejak awal,” tandas pelatih yang diisukan bakal kembali ke Barcelona ini.   (foti/end)

________________________________________________________________________________________

Review: Gol Borini Bawa Roma Bekuk Palermo

11-03-2012 04:54

 | Fabio Borini

Review: Gol Borini Bawa Roma Bekuk Palermo

AFP
Bola.netAS Roma berhasil keluar dari krisis dengan meraih kemenangan tipis 1-0 di kandang Palermo, pada lanjutan Serie A Italia di Renzo Barbera, Minggu (11/3) dini hari tadi.Meski bermain di kandang lawan, Roma malah tampil trengginas sejak menit awal pertandingan. Dan karuan saja, saat laga baru memasuki menit ke-3, Giallorossi sudah berhasil memimpin lewat gol Fabio Borini. Umpan Erik Lamela berhasil diselesaikan Borini dengan melepaskan tendangan kaki kiri dari tengah kotak penalti.

Gol Borini seakan membangunkan bek Palermo. Di menit berikutnya tuan rumah fokus memperkuat lini belakang mereka, sementara Roma justru lebih tampil menyerang hingga datang lagi peluang di menit ke-13 untuk Il Lupi. Namun sayangnya kali ini Borini gagal memaksimalkan umpan dari Jose Angel.

Roma yang masih rajin menyerang kembali mendapat peluang di menit ke-23 melalui tembakan Erik Lamela. Beruntung, Palermo memiliki Emiliano Viviano di bawah mistar gawang yang masih bisa menggagalkan peluang bintang muda Argentina itu.

Di pertengahan babak pertama, perlahan Palermo keluar menyerang. Menit ke-25, tuan rumah mendapatkan kesempatan untuk menyamakan kedudukan melalui tendangan Fabrizio Miccoli. Namun kali ini giliran kiper Roma, Bogdant Lobont yang tampil gemilang menggagalkan peluang Palermo.

Menjelang jeda turun minum, Palermo kembali mendapat peluang emas melalui usaha Andrea Mantovani dan juga Edgar Barreto. Tetapi lagi-lagi Lobont menunjukkan kualitasnya di bawah mistar gawang Roma dengan menggagalkan peluang keduanya. Skor 1-0 untuk tim tamu bertahan hingga babak pertama usai.

Di babak kedua pertandingan berlangsung tak kalah sengitnya. Palermo yang tak ingin malu di depan pendukungnya sendiri kali ini lebih agresif dalam menyerang.

Bermain lebih terbuka, beberapa peluang emas sempat menghampiri kubu Palermo. Miccoli, Josip Ilicic, dan Ezequiel Munoz secara bergantian sempat mengancam gawang Roma. Namun kerja keras penggawa Palermo itu masih bisa digagalkan oleh Lobont yang tampil cemerlang pada pertandingan ini. Skor 1-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Dengan kemenangan ini Roma berhak menempati posisi ke-6 dengan koleksi 41 poin. Atau beda 5 poin dengan Napoli di tempat ke-5. Sementara Palermo masih bercokol di peringkat ke-9 dengan 34 poin.

Susunan Pemain Kedua Tim :
Palermo: Viviano; Mantovani, Munoz, Balzaretti, Pisano; Donati, Zehavi (Ilicic 45′), Barreto, Acquah; Budan (Hernandez 45), Miccoli.

AS Roma: Lobont; Heinze, Kjaer, Jose Angel, Aleandro Rosi; De Rossi, Greco (Marquinho 79′), Gago; Borini, Totti, Lamela (Bojan Krkic 80′).  (bola/mac)

________________________________________________________________________________________

Preview: Palermo vs Roma, Mencari Pelipur Lara

10-03-2012 17:15

 | Luis Enrique

Preview: Palermo vs Roma, Mencari Pelipur Lara

Luis Enrique (c) AFP
Bola.net – Dua tim yang sama-sama berangkat dari situasi mengecewakan akan bertemu di gionata 27 Serie A dini hari nanti Minggu (11/03), pemilik Renzo Barbera Palermo bakal menjamu lawatan Serigala Ibu Kota AS Roma.Setelah babak belur di rumah sendiri dari AC Milan pekan lalu (kalah 0-4) Rossanero ingin menebusnya dengan menang melawan AS Roma, itu semua demi target ke kompetisi Eropa musim depan (Liga Europa).

Pelatih Palermo, Bertolo Mutti menyambut kembali kedatangan bek sayap kiri Federico Balzaretti dari masa skorsing. Namun masih tetap tanpa jangkar Armin Bacinovic dan juga center bek Matias Silvestre yang cedera.

Sementara itu kubu tamu, Luis Enrique bakal pusing tujuh keliling mendapati banyaknya pemain kunci yang bakal absen, setelah Derby Roma pekan silam saat mereka tumbang 1-2 dari Lazio.

Kiper Marteen Stekelenburg mendapatkan kartu merah dini secara kontroversial, selain sang kiper, pemain depan Pablo Daniel Osvaldo dan defender Marco Cassetti juga mendapatkan larangan berlaga.

Kabar kian buruk ketika Juan dipastikan telah mengakhiri musimnya lebih cepat karena lututnya harus dioperasi. Playmaker Miralem Pjanic juga masih harus rehat selama 3 pekan, namun Simon Kjaer kabarnya akan siap turun meladeni mantan klubnya.

Kapten tim Francesco Totti juga kian diragukan akan isa ikut melawat ke Sicilia, setelah pada sesi latihan pagi hari kemarin ia harus pulang lebih cepat karena mendapatkan gangguan pada ototnya.

DATA DAN FAKTA PERTANDINGAN :

  • Palermo sejauh musim ini berjalan telah mengumpulkan 30 poin ketika bermain di kadang mereka sendiri. Catatan itu menjadi yang terbaik di Serie A, sama halnya dengan yang dilakukan Udinese.
  • Klub kota Sicilia ini juga tidak pernah kalah lagi dari Roma semenjak tahun 2007. Terakhir kali mereka kalah di rumah sendiri dari Il Lupi adalah dengan skor 0-2.
  • Sebelum kalah dari AC Milan akhir pekan silam, 4 laga kandang pasukan Mutti selalu berhasil mereka akhirnya dengan hasil kemenangan.
  • AS Roma sejauh musim ini telah mengantungi kartu merah sebanyak 8 biji, total itu menajdi yang terbanyak di antara klub Serie A mana pun.
  • Totti hanya mampu mencetak gol dalam dua laga sejauh musim ini berjalan. Masing-maisng 2 biji ketika melawan Cesena dan juga Chievo.
  • Serigala Ibu Kota hanya sanggup menang dua kali dari 8 laga terakhir mereka di Serie A.

PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN :
Palermo (4-3-1-2): Viviano; Pisano, Migliaccio, Mantovani, Balzaretti; Barreto, Donati, Bertolo; Ilicic; Budan, Miccoli.
AS Roma (4-3-3): Lobont; Rosi, Kjaer, Heinze, Jose Angel; Simplicio, De Rossi, Gago; Bojan, Borini, Lamela.  (bola/lex)

____________________________________________________________________________________________

Zamparini: Totti Lebih Mudah Dimatikan Ketimbang Ibra

09-03-2012 12:23

 | Francesco Totti

Zamparini: Totti Lebih Mudah Dimatikan Ketimbang Ibra

Francesco Totti (c) AFP
Bola.net – Presiden Palermo, Maurizio Zamparini yang terkenal bermulut besar kembali berkoar jelang laga klubnya dalam meladeni AS Roma di laga Serie A hari Sabtu esok (10/03).

Orang nomor satu Rosanero itu yakin, kapten sekaligus si bintang andalan tim tamu, Francesco Totti tidak akan banyak merepotkan barisan pertahanan timnya, karena ia yakin Er Pupone adalah pemain yang mudah dimatikan.

Bukannya Zamparini tidak respek dengan Totti, namun ia merasa penjagaan kepada Totti tidak akan sesulit menjaga Zlatan Ibrahimovic milik AC Milan.

“Totti? Jika merujuk permainannya saat ini, ia ibarat bermain dengan satu kaki. Dia sudah pasti pemain kelas juara,” ucap Zamparini kepada Radio Radio.

“Namun menurut saya, dia akan lebih mudah diatasi para pemain bertahan ketimbang seorang pemain macam Ibrahimovic,” imbuhnya.

“Selain itu, laga melawan Roma sudah pasti akan menghadirkan banyak antusiasme. Sama seperti mereka, kami datang dari situasi yang mengecewakan, kami ingin pulih dari periode buruk,” imbuhnya untuk laga di Renzo Barbera esok. (foti/lex)

___________________________________________________________________________________________

Totti Diragukan Tampil Lawan Palermo

09-03-2012 11:20

 | Francesco Totti

Totti Diragukan Tampil Lawan Palermo

Francesco Totti absen lawan Palermo? © AFP
Bola.net – Kekuatan AS Roma saat melawat ke kandang Palermo akhir pekan ini tampaknya bakalan timpang setelah kondisi kapten Francesco Totti diragukan untuk bisa tampil di Renzo Barbera.

Er Pupone – julukan Totti, ditarik keluar lebih dini dari sesi latihan di hari Kamis setelah ia mengeluh mengalami masalah dengan otot paha kanannya.

Totti masih akan menjalani tes terkait cederanya tersebut, namun baru akan diketahui hari Jumat ini apakah ia bisa ambil bagian dalam pertandingan krusial untuk Giallorossi itu.

Roma sudah dipastikan tak bakal bisa memainkan penyerang Pablo Osvaldo setelah banding atas sanksi dua laga yang diterimanya karena kartu merah saat melawan Atalanta, ditolak pihak Lega Calcio.

Tak hanya Osvaldo, Roma juga tak akan bisa menurunkan Juan serta Miralem Pjanic karena cedera, serta kiper Maarten Stekelenburg dan bek Marco Cassetti yang menjalani sanksi. (foti/row)

__________________________________________________________________________________________

Banding Roma Untuk Osvaldo Ditolak

09-03-2012 01:58

 | Pablo Osvaldo

Banding Roma Untuk Osvaldo Ditolak

Osvaldo harus absen saat Roma melawat ke Palermo © AFP
Bola.netAS Roma harus menelan kekecewaan menyusul ditolaknya upaya banding mereka untuk sanksi dua laga yang dijatuhkan kepada striker Pablo Osvaldo.

Osvaldo dikartu merah karena mengasari Luca Cigarini saat Roma luluh lantak dihajar tuan rumah Atalanta dengan skor 1-4 pada giornata 25 Serie A. Akibat tindakannya itu, Osvaldo diskors dua pertandingan.

Roma sudah tak diperkuat Osvaldo saat ditekuk S.S. Lazio 1-2 dalam Derby della Capitale akhir pekan lalu, dan mereka optimis upaya banding untuk mengurangi hukuman Osvaldo bakal dikabulkan.

Akan tetapi, sayang sekali bagi Roma, Federal Court of Justice menolak permohonan mereka. Hasilnya, Osvaldo takkan masuk skuad Luis Enrique untuk lawatan Roma ke markas Palermo, Minggu (11/3) mendatang. (foti/gia)

AS Roma VS Inter

Disikat Roma, Moratti Sindir Sinis Performa Inter

07-02-2012 12:25
Disikat Roma, Moratti Sindir Sinis Performa Inter

Massimo Moratti tak puas dengan performa Inter belakangan ini © AFP
Bola.net – Presiden Inter Milan, Massimo Moratti tampaknya ingin melupakan hasil pahit yang diterima timnya saat disikat AS Roma akhir pekan kemarin, namun ia menyindir sinis performa Nerazzurri dalam laga tersebut.

Inter melawat ke Stadio Olimpico dalam laga yang digeser menjadi hari Minggu, hanya untuk dipermalukan Giallorossi dengan skor telak 4-0 dalam laga di mana mereka benar-benar terlihat kalah kelas di semua aspek.

Dan Moratti mengungkapkan jika ia belum membicarakan hasil buruk itu dengan siapapun, termasuk pelatih Claudio Ranieri.

“Saya belum berbicara pada siapapun setelah pertandingan lawan Roma,” terang taipan minyak Italia itu.

“Laga itu bukanlah sebuah pertandingan, jadi saya lebih senang tak memberikan penilaian – jika tidak, maka itu bisa sangat kritis.”

“Beberapa orang harus menyadari jika kompetisi belum usai dan akan jadi pikiran bagus untuk memberi jiwa mereka pada seragam ini, karena kami harus tampil lebih baik lagi,” sindirnya.

Namun Moratti sedikit bernafas lega karena rival mereka di papan atas pun tergelincir di saat yang sama – Juventus dan AC Milan sama-sama ditahan imbang lawan masing-masing, sementara Udinese dan Lazio malah tumbang.

“Juventus dan Milan tak menang, jadi akan lebih buruk lagi jika mereka meraup kemenangan. Kami bisa puas dengan hal itu,” tutupnya. (foti/row)

___________________________________________________________________________________________

Cambiasso: Roma Tampil Lebih Superior

07-02-2012 10:18
Cambiasso: Roma Tampil Lebih Superior

Estaban Cambiasso pada pertandingan Roma vs Inter. (c) AFP
Bola.net – Gelandang Inter Esteban Cambiasso mengakui bahwa timnya tak mampu mengimbangi AS Roma hari Minggu kemarin.

Inter mengalami kekalahan telak 0-4 di Olimpico dan untuk pertama kali dalam sejarah Nerazzurri selalu kebobolan empat gol dalam dua laga berturut-turut di Seri A.

“Kadang kami lebih beruntung dan memenangkan pertandingan, sementara pada pertandingan yang lain kami berada di bawah atau sama levelnya dengan lawan kami,” kata Cambiasso pada La Gazzetta dello Sport.

“Hal itu terjadi ketika kami kalah pada pertandingan di mana kiper lawan menjadi man of the match, seperti lawan Lecce,”

“Tapi Roma memang lebih superior dari kami dalam semua aspek pada pertandingan kemarin,”

Inter saat ini berada dua poin di atas Roma di peringkat lima klasemen sementara, namun Roma masih bisa menyalip posisi Inter karena memiliki sisa 27 menit pertandingan tunda lawan Catania yang dihentikan saat skor masih 1-1 karena cuaca buruk. (gaz/zul)

___________________________________________________________________________________________

Ranieri: Inter Tidak Bisa Terus Begini!

06-02-2012 12:45
Ranieri: Inter Tidak Bisa Terus Begini!

Claudio Ranieri © AFP
Bola.net – Dibekuk dengan skor telak jelas bukan hasil yang diinginkan oleh semua pelatih. Dan ini juga yang dialami oleh Claudio Ranieri usai melihat Inter Milan dipermak 4-0 di kandang AS Roma.

Inter terus saja menuai hasil buruk dengan hanya mendapat satu poin dari 3 laga terakhir mereka. Tak hanya itu, Nerazzurri juga terlempar dari ajang Coppa Italia. Rentetan hasil buruk ini menurut Ranieri tak bisa terus berlanjut bagi Inter.

“Kami tidak bisa terus seperti ini. Roma tampil apik dan layak mendapat pujian. Namun sebaliknya, kami tidak bisa tampil cukup bagus dan terlalu lemah,” ucap Ranieri pada konferensi pers usai pertandingan.

“Kami tidak bisa tampil menunjukkan kekuatan kami di beberapa minggu terakhir. Kami kemasukan bola terlalu mudah dan sepertinya tidak menjadi diri kami sendiri di lapangan,” imbuhnya.

“Saya masih percaya kepada tim ini, tetapi kami harus segera pulih. Kami baru saja berhasil keluar dari situasi sulit dan mampu kembali bangkit. Kami akan melakukan hal itu lagi.”

Saat ini Inter berada di posisi ke-5 dalam klasemen sementara Liga Italia Serie A dengan meraih 36 poin dari 22 pertandingan. (gl/mac)

_____________________________________________________________________________

Zanetti: Ini Penampilan Terburuk Inter

06-02-2012 07:35
Zanetti: Ini Penampilan Terburuk Inter

Zanetti tak percaya timnya dipermalukan oleh Totti (c) AFP
Bola.net – Kapten Internazionale, Javier Zanetti meminta maaf kepada fans Nerazurri atas kekalahan telak empat gol tanpa balas dari tuan rumah AS Roma.

“Saya kira ini permainan terburuk Inter di musim ini, di samping Roma juga bermain bagus dan mereka pantas menang,” ujar Zanetti kepada Inter Channel.

“Kami bahkan seperti tak menginjak lapangan, kami seperti dalam kondisi tergelap. Ini pukulan besar. Tapi, kami harus harus mencoba tetap konsentrasi, karena kami tak boleh bermain seperti ini lagi.”

“Roma pantas mendapat pujian, mereka terus menguasai bola dengan baik dan tampil sangat percaya diri, dan semakin membuat kami kesulitan ketika mereka berhasil memecah kebuntuan,” puji Zanetti.

“Kami akan berbicara tentang hal ini, karena pada saat ini terlalu banyak hal di kepala kami yang harus dikatakan. Kami akan membicarakan hal ini ketika kepala kami sudah dingin,” tandasnya. (foti/end)

_____________________________________________________________________________

Ranieri Sebut Inter Kehilangan Jati Diri

06-02-2012 06:45
Ranieri Sebut Inter Kehilangan Jati Diri

Ranieri sebut Inter kehilangan jati dirinya (c) AFP

Bola.net – Kekalahan telak dari AS Roma benar-benar membuat pelatih Internazionale, Claudio Ranieri terkejut, bahkan mantan pelatih Il Lupi ini mengaku Nerazurri kehilangan jati diri.

“Roma bermain luar biasa dan layak mendapat pujian. Kami terlalu lemah ketika masuk lapangan bermain tanpa semangat juang tinggi dan membiarkan diri kami dikuasai lawan,” ujar Ranieri.

Inter memang secara mengejutkan bermain cukup buruk dan tanpa perlawanan ketika dijamu Roma di Olimpico, gawang Julio Cesar pun digelontor empat gol tanpa balas.

“Dalam beberapa pekan terakhir, kami tak lagi menjadi diri sendiri. Kami kemasukan begitu banyak gol dan tidak bisa menunjukkan permainan kami yang sesungguhnya.”

“Kami harus membanting tulang dan bekerja keras untuk meningkatkan performa kami. Hari ini performa kami yang sebenarnya.”

Meski begitu, Ranieri tetap yakin bahwa timnya bakal kembali meriah kemenangan dan tampil lebih baik lagi.

“Tentu saya yakin bahwa skuad ini masih bisa merih kemenangan. Kami mungkin mengalami penurunan setelah memenangi derby dan kehilangan sesuatu dalam hal psikologis.”

“Mulai hari Selasa, kami harus kembali menjadi diri sendiri, dalam hal mental dan fisik. Dalam banyak kesempatan, kami jatuh dan bangkit. Kami akan melakukannya lagi,” tandas Ranieri. (foti/end)

______________________________________________________________________________

Enrique: Hari Besar Dan Terbaik Bagi Roma

06-02-2012 05:35
Enrique: Hari Besar Dan Terbaik Bagi Roma

Enrique memuji semangat juang Roma dan para fans, sehingga mampu kalahkan Inter (c) AFP

Bola.net – Kemenangan besar atas Internazionale benar-benar disyukuri oleh pelatih AS Roma. Luis Enrique, bahkan dirinya menyebut sebagai hari terbaik bagi Il Lupi.

Giallorossi berhasil membuat Inter tersungkur, tidak tanggung-tanggung, Roma menang dengan skor telak, empat gol tanpa balas.

Padahal, di pertandingan sebelumnya, Roma dibantai oleh Cagliari dengan skor 4-2, dan Enrique mengaku cukup senang dengan kebangkitan timnya, meski pelatih asal Spanyol tersebut tetap meminta kepada pemainnya untuk terus tampil konsisten.

“Ini adalah hari besar dan terbaik bagi kami dan sebuah kemenangan yang sangat indah setelah kalah dari Cagliari,” ujar Enrique.

“Tapi hal ini tak akan menentukan apa-apa jika kami tak mampu tampil konsisten setiap pekan. Seberapa besar pengaruh penampilan buruk Inter di pertandingan ini? Yang pasti kami menang 4-0 dan kami lebih unggul sejak menit pertama hingga 90 menit pertandingan. Kami pantas untuk mendapatkan ini.”

Enrique pun tak lupa mengucapkan terima kasih kepada fans Roma yang tetap memadati Stadion Olimpico meski cuaca buruk.

“Kami berterima kasih kepada fans yang tetap hadir dengan jumlah sangat banyak untuk mendukung kami di cuaca seperti ini dan juga mereka yang tetap bekerja sehingga stadion tetap buka untuk bisnis,” tandasnya. (foti/end)
_____________________________________________________________________________

Borini: Roma Tampil Hampir Sempurna

06-02-2012 04:00
Borini: Roma Tampil Hampir Sempurna

Borini puas dengan kemenangan timnya. © AFP
Bola.netAS Roma berhasil mendapatkan kemenangan penting atas Inter Milan. Fabio Borini merasa puas atas kemenangan tersebut.

Roma sebelumnya sempat diragukan akan berhasil mengalahkan Inter. Mereka hanya berhasil mengumpulkan satu poin dari dua pertandingan mereka sebelumnya. Akan tetapi mereka akhirnya justru berhasil mengalahkan Inter dengan skor meyakinkan 4-0. Borini merasa kerja keras dari para pemain yang membuat Roma mampu mencapai hal tersebut.

“Pertandingan itu membutuhkan banyak usaha. Bermain tiga pertandingan dalam satu minggu merupakan sesuatu yang tak mudah untuk diatur,” ujar Borini.

“Anda takkan pernah menduga kami dapat mengalahkan Inter tak peduli bagaimana Anda berusaha keras untuk mencapai hal tersebut.”

“Kami berhasil menjaga gawang kami dari Inter. Kami bermain teratur dan terus menyerang.”

“Setelah pertandingan melawan Fiorentina, saya mengatakan hal yang sama yaitu saya memiliki kepercayaan kepada setiap pemain.”

“Saya tidak membaca koran maupun menonton televisi karena saya tak mau terpengaruh faktor dari luar. Mendapat pujian dari Walter Sabatini membuat saya lega.”

“Hari ini kami tampil hampir sempurna namun kami tak boleh membiarkan diri kami terbuai dengan kesenangan ini.”  (sw/rev)

_____________________________________________________________________________

Review: Serigala Roma Terkam Inter

05-02-2012 23:05
Review: Serigala Roma Terkam Inter

Borini ketika membuat tiga pemain Inter terjungkal (c) AFP
Bola.net – AS Roma berhasil membantai Internazionale dengan skor telak, empat gol tanpa balas, di Stadion Olimpico, Minggu (05/2)

Semangat para pemain Roma benar-benar membara meski dalam cuaca yang cukup dingin, skuad asuhan Luis Enrique ini bermain menyerang sejak menit pertama.

Bahkan, pertandingan baru berjalan 13 menit, Roma sudah unggul melalui tandukan Juan memanfaatkan umpan dari tendangan pojok Francesco Totti.

Sebelumnya, beberapa peluang emas juga sempat tercipta di menit-menit awal babak pertama ini, seperti tendangan Fabio Borini dan sundulan Daniele De Rossi yang masih tipis di atas mistar gawang Julio Cesar.

Inter sendiri baru mendapat peluang emasnya di menit ke-15 melalui tendangan kaki kanan Diego Milito yang masih mampu ditangkap dengan baik oleh Maarten Stekelenburg.

Inter coba langsung membalas pada menit ke-15. Namun sayang, upaya dari Diego Milito masih mampu digagalkan kiper Roma, Maarten Stekelenburg.

Namun, perlawanan Inter hanya sampai di situ, Roma benar-benar menggila dan berhasil membuat lini pertahanan Inter bekerja keras.

Di menit ke-41, Roma berhasil menggandakan keunggulannya melalui striker mudanya, Fabio Borini. Tendangan kaki kanan pemain pinjaman dari Parma tersebut berhasil membuat Cesar kembali memungut bola dari gawangnya.

Hingga turun minum, tak ada lagi gol tambahan yang tercipta, Roma tetap unggul 2-0 atas tamunya, Internazionale.

Di babak kedua, Roma semakin membuat Inter kewalahan, pertandingan baru berjalan tiga menit, Fabio Borini berhasil menambah keunggulan Roma menjadi 3-0.

Roma pun meneruskan dominasinya, penguasaan bola pun mutlak dipegang oleh Il Lupi, meski begitu tak banyak peluang yang tercipta.

Sedangkan Inter kini lebih banyak menunggu dan menanti saat yang tepat untuk melakukan serangan balik. Peluang yang mereka ciptakan pun tak terlalu membuat lini belakang Roma kewalahan.

Di menit akhir babak kedua, atau tepatnya di menit ke-89, Roma semakin membuat Inter merana, pemain yang baru dimasukkan di menit ke-73, Bojan Krkic, berhasil menggenapkan keunggulan Roma menjadi 4-0.

Gol dari Bojan tersebut sekaligus menjadi gol penutup di pertandingan ini, AS Roma berhasil mempermalukan tamunya, Internazionale dengan skor telak 4-0. (bola/end)

_____________________________________________________________________________

Preview: Roma vs Inter, Membara di Bawah Salju

05-02-2012 20:00
Preview: Roma vs Inter, Membara di Bawah Salju

Roma vs Inter di Serie A © AFP
Bola.netAS Roma dan Inter Milan sama-sama berharap dapat memutus episode negatif dengan kemenangan saat keduanya bentrok di Olimpico.

Cuaca di Olimpico bakal dingin, tapi atmosfer di dalamnya dipastikan membara.

Roma menyambut laga spekatakuler ini dengan modal buruk, kekalahan 2-4 dari Cagliari. Hasil itu membuka mata semua orang tentang lubang di lini pertahanan Giallorossi. Setali tiga uang, Inter datang ke Olimpico juga membawa modal negatif, meski tidak kalah, yaitu ditahan imbang Palermo di San Siro dengan skor 4-4.

Gawang kedua kubu sama-sama baru digelontor empat gol oleh lawannya masing-masing. Plus, keduanya juga sudah kebobolan total 25 gol di Serie A musim ini. Akan tetapi, gol yang dicetak Inter sedikit lebih banyak, yaitu 34, sedangkan Roma mengoleksi 31.

Roma kehilangan Nicolas Burdisso, Marco Cassetti dan Osvaldo akibat cedera.

Sementara itu, Inter akan bertandang tanpa Dejan Stankovic, Diego Forlan, Ricky Alvarez dan  Wesley Sneijder.

Bagi Roma (peringkat 6), kemenangan akan meratakan jalan mereka menuju zona Eropa. Bagi Inter (peringkat 5), kemenangan akan mengukuhkan posisi mereka di lima besar.

Head-to-Head:
17/9/11 – Inter 0-0 Roma
11/5/11 – Inter 1-1 Roma
19/4/11 – Roma 0-1 Inter
06/2/11 – Inter 5-3 Roma
25/9/10 – Roma 1-0 Inter

Lima laga terakhir
Roma: Kalah – Imbang – Menang – Menang – Menang
Inter: Imbang – Kalah – Menang – Menang – Menang

Top scorer Roma
Osvaldo – 7
Totti – 4

Top scorer Inter
Milito – 12
Pazzini – 5

Prakiraan pemain Roma
(4-3-1-2)
Stekelenburg, Rosi, Juan, Heinze, Taddei, De Rossi, Gago, Pjanic, Totti, Borini, Lamela

Prakiraan pemain Inter
(4-4-1-1)
Julio Cesar, Maicon, Lucio, Samuel, Chivu, Zanetti, Palombo, Cambiasso, Nagatomo, Milito, Pazzini.  (bola/gia)

______________________________________________________________________________

De Rossi Fit Untuk Duel Roma vs Inter

05-02-2012 10:33

 | Daniele De Rossi

De Rossi Fit Untuk Duel Roma vs Inter

De Rossi siap kembali perkuat Roma © AFP
Bola.net – Gelandang Daniele De Rossi dikabarkan sembuh dari cedera dan bakal kembali menghuni lini tengah AS Roma dalam duel panas melawan Inter Milan.

Pemain timnas Italia itu telah absen selama beberapa minggu terakhir akibat cedera dan diperkirakan tidak bisa sembuh tepat waktu untuk laga ini. Akan tetapi, nasib baik sepertinya berpihak kepadanya, juga kepada Roma.

Berdasarkan beberapa laporan terkini yang beredar di Italia, De Rossi sudah ikut ambil bagian secara penuh dalam sesi latihan Pasukan Serigala dan siap dimainkan melawan Inter. Capitan Futuro alias Kapten Masa Depan itu telah mencatatkan 18 penampilan dan menorehkan 3 gol untuk Roma di pentas Serie A musim ini.

Laga antara peringkat 6 kontra peringkat 5 ini bakal digelar Minggu (05/2) pukul 21.00 WIB di Olimpico. Jika kalah, selisih jarak Roma dengan Inter akan menjadi 8 poin. Roma tentu tak mau hal itu terjadi.  (foti/gia)

___________________________________________________________________________________________

Ranieri: Roma Tepat Datangkan Luis Enrique

04-02-2012 21:30
Ranieri: Roma Tepat Datangkan Luis Enrique

Claudio Ranieri senang Roma ditangani Luis Enrique © AFP
Bola.netClaudio Ranieri meninggalkan AS Roma hampir setahun lalu, dan ia akan kembali bereuni dengan mantan klubnya itu, yang menurutnya kini ditangani orang yang tepat, Luis Enrique.Nerazzurri akan melawat ke Stadio Olimpico dalam laga yang diundur hari Minggu esok karena cuaca buruk, dan Tinkerman – julukan Ranieri, mengaku senang dengan progres yang dilakukan Giallorossi– klub kampung halamannya.”Roma adalah tim dengan mental berbeda dari tim Italia lainnya – mereka banyak menyerang, mempertahankan penguasaan bola tak hanya horisontal namun juga vertikal, dengan filosofi gaya Barcelona,” pujinya.

“Saya juga merasa klub sudah melakukan langkah sempurna dengan mendatangkan Luis Enrique – ia sudah menunjukkan jika ia sudah memenangkan hati para pemain dan akan lebih baik lagi tahun depan.”

Inter akan menyongsong laga lawan Roma dengan catatan tak pernah menang dalam tiga pertandingan di semua ajang, namun Ranieri mengaku tak panik akan performa mereka.

“Anda tak bisa mengharapkan akan memenangi setiap laga, dan itu adalah fakta. Kami harus terus bekerja keras dan kembali ke jalur yang sebelumnya kami lalui sesegera mungkin,” katanya melanjutkan.

“Apakah saya cemas? Saya tak bisa cemas karena saya tak pernah menganggap semua akan mudah. Masih banyak yang harus kami lakukan. Saya tak cemas, saya fokus. Apakah yang kalah dalam laga ini akan keluar dari persaingan menuju zona Liga Champions? Saya tak tahu.”

“Musim ini sudah begitu aneh karena pada awalnya semua terlihat sulit dan kini semuanya tampak mungkin terjadi. Saya tak merasa laga ini akan banyak memberi pengaruh.” (foti/row)

_______________________________________

Milito: Tiga Poin Wajib Direbut Dari Roma

04-02-2012 17:37
Milito: Tiga Poin Wajib Direbut Dari Roma

Diego Milito siap kembali cetak gol lawan Roma © AFP
Bola.netDiego Militokembali menemukan ketajamannya dan ia pun menebar ambisi untuk membantu Inter Milan meraih tiga poin absolut dari kandang AS Roma akhir pekan ini.Nerazzurriakan melawat ke Stadio Olimpico dalam laga yang diundur menjadi hari Minggu karena cuaca buruk, dengan keunggulan lima poin dan satu level di atas Roma, meski mereka sudah memainkan satu laga lebih banyak.Milito kini kembali ke Roma dengan form yang serupa 18 bulan lalu ketika gol semata wayangnya di final Coppa Italia melawan Roma, juga di Stadio Olimpico menentukan kemenangan Inter.

“Yeah, laga itu sungguh hebat. 5 Mei 2010 saya mencetak gol untuk memenangi trofi pertama dari tiga yang kami raih. Semoga kali ini kami bisa menang lagi lawan Roma. Saya berharap bisa tampil baik, melawan kekuatan mereka dan menang. Kami membutuhkannya,” tutur Il Principe.

Namun Milito juga paham jika lawan yang akan mereka hadapi kali ini berbeda sejak kali terakhir mereka bersua September lalu.

“Mereka melanjutkan dengan pelatih yang sama dengan awal tahun, filosofi permainan yang sama, setidaknya dengan kesinambungan yang sama, meski mungkin dengan pasang surutnya, namun dengan gaya bermain dan filosofi yang sama. Kami memiliki pelatih dan gaya bermain baru,” tambahnya. (foti/row)

_______________________________________________________________________________________

Totti: Romanisti, Dukunglah Kami Kalahkan Inter!

04-02-2012 12:44

 Totti: Romanisti, Dukunglah Kami Kalahkan Inter!

Francesco Totti meminta dukungan penuh Romanisti © AFP
Bola.netFrancesco Tottimeminta pada para fans setia AS Roma untuk sekali lagi memberikan dukungannya akhir pekan ini saat mereka meladeni Inter Milan.Giallorossi akan menjamu pasukan yang kini ditangani bekas pelatih mereka, Claudio Ranieridengan kewaspadaan bahwa kekalahan akan membuka selisih delapan poin antara keduanya.”Untuk para fans, saya meminta untuk tetap dekat dengan Roma karena kami selalu membutuhkan bantuan dan kasih saya yang sudah selalu mereka tunjukkan, terutama saat ini,” pinta Er Pupone.

“Kemudian, di lapangan kami akan mencoba membalasnya secepat mungkin. Ini adalah pertandingan indah, terutama di saat ini. Kami jelas ingin menang, jadi kami tak sabar untuk segera bermain.”

Totti juga mengungkapkan keheranannya atas badai salju yang turun di ibukota dan memaksa laga di Stadio Olimpico tersebut diundur menjadi hari Minggu petang.

“Salju di Roma? Ini lucu karena sudah lama kami tak melihatnya di sini. Karenanya ini momen unik, menciptakan efek visual yang apik. Sayangnya, itu juga menciptakan masalah karena sejumlah laga harus ditunda karenanya,” lanjut il capitano Roma itu. (foti/row)

_____________________________________________________________________________________________

Ranieri: Roma Adalah Masa Lalu

04-02-2012 11:55

 Ranieri: Roma Adalah Masa Lalu

Claudio Ranieri tak mau faktor emosi pengaruhi Inter lawan Roma © AFP
Bola.netClaudio Ranieriakan kembali ke kampung halamannya demi menghadapi AS Roma – klub yang pernah diasuhnya, namun ia menyingkirkan faktor emosional dan tetap membidik tiga poin dari Stadio Olimpico.Ranieri nyaris mempersembahkan scudetto untuk Giallorossidi musim 2009-2010, namun ia harus pergi dalam kondisi yang sama sekali tak nyaman di bulan Februari 2011 menyusul keterpurukan timnya.Hampir setahun persis setelah kepergiannya, Tinkerman – julukan Ranieri, akan kembali ke ibukota namun kali ini memimpin skuad Inter Milan dalam laga krusial antara tim peringkat kelima dan keenam klasemen.

“Dalam level personal, selalu menyenangkan bisa pulang kembali ke Roma,” tegas pelatih berusia 60 tahun itu.

“Saya cukup beruntung untuk melatih mereka namun itu semua di masa lalu dan sekarang kami harus menatap ke depan. Ini laga penting untuk kami, namun juga untuk Giallorossi.”

“Mereka adalah tim yang menyerang dan menyerang dengan baik, menciptakan banyak peluang mencetak gol, namun juga membuang banyak peluang itu. Kami harus bermain tajam dan memanfaatkan kelemahan mereka itu,” pungkasnya. (foti/row)

__________________________________________________________________________________________

Jamu Inter, Luis Enrique Inginkan Pelampiasan

04-02-2012 10:13
Jamu Inter, Luis Enrique Inginkan Pelampiasan

Lawan Inter, Luis Enrique ingin Roma lampiaskan kekalahan © AFP

Bola.netLuis Enrique menegaskan jika pertandingan lawan Inter Milan akhir pekan ini akan jadi momen yang tepat untuk melampiaskan kekalahan AS Roma atas Cagliari tengah pekan kemarin.

Giallorossi secara mengejutkan tumbang dengan skor cukup telak 4-2 di Stadio Sant’Elia, dan belum sembuh luka tersebut sudah siap menghadang Nerazzurri yang kini dibesut mantan tactician Roma, Claudio Ranieri.

“Menghadapi Inter selalu menjadi laga besar. Hal baiknya setelah sebuah kekalahan, kami bisa segera bermain lagi dan itu peluang untuk kami, oleh karenanya kami akan mencoba menang,” cetus pelatih asal Spanyol itu.

“Saya paham dengan Inter. Mereka tim yang amat kuat dengan pemain hebat dan sudah begitu berkembang. Ini akan jadi laga ketat, kami akan menguasai bola namun serangan balik mereka bakal sangat berbahaya.”

“Melawan Inter saya memperkirakan laga bakal sengit, sejauh ini kami selalu mendapat dukungan fans, bahkan meski terkadang kami tak layak untuk itu. Kami hanya harus bermain tanpa rasa takut akan kepercayaan mereka pada kami,” imbuhnya.

Luis Enrique juga menolak anggapan bahwa performa Inter yang gagal meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir di semua ajang, akan menguntungkan mereka pada laga yang diundur hari Minggu besok itu.

“Pembahasan ini tak penting untuk kami, setiap tim bisa mengalami masalah. Ranieri adalah pelatih dengan level amat tinggi, saya juga mengetahui kinerjanya dari Spanyol,” tambah mantan arsitek Barcelona B itu.

“Saya tahu hubungannya dengan Roma, saya hanya bisa membicarakan hal baik tentangnya. Tapi saya tak tahu bagaimana ia bekerja, meski demikian nilai-nilainya tak bisa diragukan lagi.” (foti/row)
_______________________________________________________________________________________

Roma vs Inter Dimainkan Hari Minggu

04-02-2012 09:31
Bola.net– Setelah sempat ditunda akibat cuaca buruk, pertandingan AS Roma lawan Inter Milan akhirnya diputuskan bakal tetap dimainkan pekan ini, namun diundur menjadi hari Minggu.Pertemuan kedua tim tersebut semula dijadwalkan berlangsung pada hari Sabtu malam, namun kondisi badai salju yang melanda Italia membuat laga dimajukan pada hari Sabtu petang pukul 3 waktu setempat.Meski demikian salju yang terus mengguyur ibukota Italia membuat laga tersebut pun dibatalkan.

Dan kini pihak Lega mengumumkan jika laga di Stadio Olimpico tersebut akan diundur menjadi hari Minggu pukul 3 sore waktu setempat. (foti/row)

______________________________________________________________________________________

Salju Semakin Tebal, Laga Roma-Inter Ditunda

03-02-2012 22:35
Salju Semakin Tebal, Laga Roma-Inter Ditunda

Salju yang membuat stadion Artemio Franchi tak bisa digunakan (c) AFP
Bola.net– Derasnya salju yang turun di Roma memaksa pertandingan Serie A Italia antara AS Roma melawan Internazionale pada akhir pekan ini ditunda.Sebelumnya, pertandingan yang sedianya digelar pada pukul 20.45 waktu setempat dimajukan menjadi 15.00, namun Pemerintah Kota Roma memerintahkan pihak yang terkait agar menunda pertandingan antara kedua tim tersebut karena cuaca dingin yang cukup ekstrim.

Selain itu, petugas-petugas di Forli, yang memerintah area Cesena, juga menginformasikan bahwa pertandingan Cesena melawan Catania – yang juga dijadwalkan akan dilangsungkan pada pukul 15.00 waktu setempat beresiko dibatalkan karena buruknya kondisi cuaca.

Sudah diputuskan kalau semua pertandingan akhir pekan ini akan dimulai pada pukul 15.00, meskipun untuk laga Genoa melawan Lazio dijadwalkan akan dimulai pada 12.30.

Pada awal pekan ini, empat pertandingan telah mengalami penundaan karena buruknya cuaca. Sedangkan untuk laga Roma-Inter dan Cesena-Catania sendiri belum ditentukan kapan bakal digelar.

Berikut perubahan jadwal pada pekan ke-22

15 Februari: Atalanta-Genoa dan Parma-Juventus

21 Februari: Bologna-Fiorentina

22 Februari: Siena-Catania  (foti/end)

_____________________________________________________________________________________

AS Roma vs Genoa

Kemenangan Roma Tak Puaskan Sang Pelatih

20-03-2012 18:20
Kemenangan Roma Tak Puaskan Sang Pelatih

Luis Enrique di laga melawan Genoa © AFP
Bola.net – Kesuksesan AS Roma menekuk Genoa 1-0 di giornata 28 Serie A ternyata tak memuaskan hati sang pelatih, Luis Enrique.Gol tunggal striker Pablo Osvaldo membuat Gialorrossi kini berjarak hanya empat angka dengan peringkat tiga, Lazio, tetapi ternyata masih ada yang mengganjal di hati Enrique.

“Tujuannya adalah memenangi 12 laga yang tersisa setelah kalah dalam derby. Kami telah mengawalinya dengan dua kemenangan,” tuturnya kepada Sky Sport Italia. “Saya senang dengan hasil yang diraih melawan Genoa, tetapi saya tidak suka dengan performa kami di laga itu.”

“Gawang kami berulang kali terancam dan para pemain juga sering kehilangan bola. Genoa bermain hebat dan sanggup merepotkan kami.”

Roma tak diperkuat Francesco Totti di laga itu akibat cedera, tapi Enrique tak mau menjadikan absennya il Capitano sebagai alasan.

“Saya rasa, ini bukan karena absennya Totti,” imbuhnya. “Kami mengendurkan pressing setelah terciptanya gol di menit awal dan melakukan banyak kesalahan mendasar. Banyak yang masih harus kami benahi.”

Terlepas dari semua itu, Enrique optimis timnya bisa meraih tempat terhormat pada akhir musim nanti.

“Kami sekarang berada di peringkat enam. Roma layak mendapatkannya dan kami juga optimis bahwa kami masih bisa naik ke tempat yang lebih tinggi lagi,” pungkasnya. (foti/gia)

 ________________________________________________________________________

Review: Atasi Genoa, Roma Jaga Asa Eropa

20-03-2012 04:47
Review: Atasi Genoa, Roma Jaga Asa Eropa

Selebrasi gol Osvaldo © AFP
Bola.net – Bentrokan AS Roma kontra Genoa di giornata 28 Serie A diwarnai tempo cepat dan serentetan peluang, tapi hanya menghasilkan satu gol, yaitu gol Pablo Osvaldountuk kubu tuan rumah.Luis Enrique dan Pasquale Marino sama melakukan tiga perubahan untuk starting line-up timnya di laga ini.

Giallorossi tak diperkuat Francesco Totti, Miralem Pjanic dan Marco Cassetti yang cedera, sedangkan Genoa minus Juraj Kucka dan Kevin Constant.

Osvaldo, yang baru lepas dari sanksi, dipercaya mengisi posisi Totti. Dia membayar kepercayaan itu dengan mencetak gol tunggal penentu kemenangan Roma.

Gol Osvaldo lahir ketika pertandingan baru berjalan 3 menit dan dengan cara yang istimewa. Dia memburu umpan panjang yang dilepaskan Leandro Greco dari lapangan tengah, menerimanya di sisi kiri area penalti Genoa, lalu mengecoh Marco Rossi, dan menendang rendah tanpa bisa dicegah oleh Sebastien Frey.

Secara keseluruhan, permainan bisa dibilang cukup berimbang. Penguasaan bola sebesar 53 persen untuk Roma dan 47 persen untuk Genoa. Kedua kubu pun berulang kali melancarkan serangan ke lini pertahanan lawannya. Tercatat ada total 33 tembakan yang dihasilkan, yaitu 20 oleh Roma dan 13 oleh tim tamu.

Maarten Stekelenburg melakukan 4 penyelamatan untuk Roma, sedangkan Frey, di bawah derasnya gempuran Daniele De Rossi dan kawan-kawan, melakukan 7 penyelamatan.

Kecemerlangan kedua penjaga mistar membuat laga ini berakhir hanya dengan satu gol yang tercipta.

Hasil ini tak mengubah posisi Roma di klasemen sementara, tapi menunjukkan keseriusan mereka dalam perburuan tiket menuju kompetisi Eropa musim depan. Roma masih berada di peringkat 6 dengan 44 poin. Bukan jarak yang lebar dengan peringkat 3 Lazio (48 poin), peringkat 4 Napoli (47), serta peringkat 5 Udinese (47).

Susunan pemain Roma:
Stekelenburg; Taddei, Kjaer, Heinze, Angel; Gago, De Rossi, Greco; Borini, Lamela, Osvaldo

Susunan pemain Genoa:
Frey, Rossi, Carvalho, Kaladze, Moretti; Mesto, Veloso, Biondini; Belluschi; Gilardino, Palacio. (bola/gia)

Roma Vs Juventus

 13 Desember 2011 | 06:24

Conte Puji Penampilan Kiper AS Roma

Maarten Stekelenburg/dok. daylife Meraih hasil imbang di Stadion Olimpico kala bertemu AS Roma, cukup untuk memberikan Pelatih Juventus, Antonio Conte puas. Pasalnya, Juventus masih tetap bertengger di puncak klasemen Serie-A.

“Kami bermain bagus pada babak pertama dengan intensitas, tempo dan pergerakan penting. Kami bermain lebih melebar. Namun, saya tidak suka dengan pertengahan babak kedua. Permainan kami terlihat berantakan,” ucap Conte.

Conte juga memuji penampilan kiper Roma Maarten Stekelenburg. Beberapa kali usaha para pemain Juventus digagalkan kiper asal Belanda itu.

“Kami memiliki banyak peluang mencetak gol. Maarten Stekelenburg sosok krusial bagi Roma. Itu pertandingan bagus. Saya dan Luis Enrique mempersiapkan pertandingan itu,” lanjutnya.

Conte juga turut senang dengan kembalinya tampuk pimpinan klasemen ke tangan klub asuhannya. Sebab menurutnya, catatan ini telah melebihi harapan dari yang ditargetkan pada awal musim. (Okky)

<!–

/** duniasoccer01 **/
var sitti_pub_id = “BC0000083”;
var sitti_ad_width = “300”;
var sitti_ad_height = “160”;
var sitti_ad_type = “6”;
var sitti_ad_number = “2”;
var sitti_ad_name = “duniasoccer01”;
var sitti_dep_id = “20”;

–>

________________________________________

13 Desember 2011 | 13:44

De Rossi Menuai Puja-Puji

Daniele De Rossi/ dok.DaylifeMeski nasib kontraknya masih belum jelas, Daniele De Rossi tetap menampilkan permainan maksimal bersama AS Roma. Tampak dari permainannya saat dia turut mencetak gol bagi I Lupi kala menahan imbang Juventus di Olimpico.

Bahkan, pada laga itu De Rossi pun dipaksa bermain sebagai bek oleh pelatih Luis Enrique demi mengatasi krisis lini belakang. Performa dia tak mengecewakan. Gawang Maarten Stekelenburg berhasild dikawal dengan cukup baik.

“Hampir membuat kami malu bagaimana De Rossi mampu membaca dan memahami kondisi lini pertahanan. De Rossi sudah memberikan bantuan besar malam tadi,” puji direktur olahraga Roma, Walter Sabatini kepada Roma Channel.

De Rossi sendiri merasa tak masalah dimainkan sebagai bek oleh Enrique. Dia merasa cukup senang bisa memberi kontribusi maksimal bagi tim.

“Aku terbantu dengan seluruh tim. terutama (Gabriel) Heinze yang sangat dekat denganku. Yang terpenting adalah tim bermain kompak. Ada sebelas pemain untuk menghadapi momen krusial,” ucap De Rossi. (irawan)

__________________________________

13 Desember 2011 | 04:39

Tahan Roma, Juventus Kembali ke Puncak

AS Roma vs Juventus/dok. daylife AS Roma gagal memberikan Juventus kekalahan pertamanya musim ini. Kendati bermain di depan pendukungnya, Roma hanya mampu bermain imbang 1-1 dengan Juventus, Senin (12/12).

Pada laga tersebut I Giallorossi tampil dengan perpaduan pemain muda dan senior. Itu karena beberapa pemainnya menerima kartu merah pada laga sebelumnya melawan Fiorentina.

Bahkan, Daniele De Rossi ditempatkan Pelatih Luis Enrique sebagai seorang bek tengah mendampingi Gabriel Heinze. Sedangkan posisi bek kanan juga diduduki pemain yang biasa beroperasi sebagai sayap yakni Rodrigo Taddei.

Kendati bermain sebagai bek tengah tidak menyurutkan semangat De Rossi untuk maju membantu serangan. Terbukti, dari sebuah sepak pojok cepat, Francesco Totti memberikan umpan ke kotak penalti Juventus. De Rossi yang berdiri bebas dengan sigap menyambar bola hasil umpan Totti untuk membobol gawang Juventus.

Gol pembuka pada menit ke-5 itu sebenarnya bisa dihindari oleh Juventus. Namun sayangnya, Arturo Vidal gagal membuang bola meski mengarah tepat di kaki kirinya.

Kebobolan dengan cepat membuat Juventus mencoba bangkit. Sepanjang babak pertama I Bianconeri terus memberikan tekanan ke jantung pertahanan Roma. Namun, skor babak pertama tak berubah dan tetap 1-0 untuk keunggulan Roma.

Usai turun minum, Juventus kembali mendominasi permainan. Hasilnya langsung terlihat pada menit ke-61, sundulan Giorgio Chiellini berhasil menaklukkan kiper Maarten Stekelenburg yang pada laga itu bermain cukup apik.

Semenit usai gol penyeimbang Juventus, Roma berkesempatan kembali unggul. Erik Lamela dijatuhkan di dalam kotak terlarang oleh Vidal. Namun malangnya, eksekusi Totti masih bisa dibaca dengan sempurna oleh Gianluigi Buffon.

Hingga akhir laga, skor 1-1 tetap bertahan untuk kedua tim. Kendati imbang, cukup untuk membawa Juventus kembali ke puncak klasemen menggeser Udinese. Dengan nilai sama, Juventus unggul selisih gol atas Udinese. Sedangkan Roma masih masih berkutat di papan tengah dengan 18 poin. (Okky)

_________________________________________________________________________________

13 Desember 2011 | 05:54

Totti Buyarkan Harapan Luis Enrique

Francesco Totti/Getty Images Ada satu harapan Luis Enrique saat AS Roma berkesempatan membuat gol kala papan skor menunjukkan angka 1-1 pada menit ke-62 saat melawan Juventus. Ya, pelatih asal Spanyol itu berdoa agar tendangan penalti Francesco Totti membobol gawang Juventus.

Namun, harapan tinggal harapan. Sepakan 12 pas Totti malah ditepis dengan sempurna oleh Gianluigi Buffon. Roma gagal menambah gol dan skor akhir 1-1 untuk kedua tim.

“Saya jelas berharap penalti itu berbuah gol. Francesco tahu apa yang harus dilakukannya. Tetapi, dia berhadapan dengan Buffon, kiper dengan kharisma yang tinggi,” tukas Luis Enrique.

“Saya sebenarnya menikmati lima menit pertandingan dimulai. Lalu setelahnya, saya melihat Juventus sebagai klub hebat. Pelatih mereka (Antonio Conte) memeberikan karakter nyata. Sikap para pemain kami juga hebat. Meski kehilangan tiga atau empat pemain,” lanjutnya.

Pada laga tersebut, Luis Enrique juga langsung memainkan Pablo Osvaldo. Padahal, Osvaldo baru saja menjalani hukuman dari klub akibat ulahnya memukul rekan setim, Erik Lamela.

“Saya mengenal sangat baik Osvaldo. Dia pemain yang bagus dan spektakuler. Dia pemain yang selalu ingin menang dan hal normal dia bereaksi seperti itu,” pungkas Luis Enrique. (Okky)


_________________________________________________________________________________

‘Tanpa Totti, Roma Dihinggapi Efek Negatif’

'Tanpa Totti, Roma Dihinggapi Efek Negatif'

Akankah Francesco Totti dipasang lawan Juventus? © AFP
12-12-2011 15:16
Bola.net – Kehadiran Francesco Totti dirasa terlalu penting untuk skuad AS Roma, sehingga tanpa sang kapten seluruh tim pun didera efek negatif seperti sekarang ini, setidaknya itu menurut legenda klub, Giuseppe Giannini.Er Pupone – julukan Totti, musim ini tak banyak bermain seperti musim-musim sebelumnya, baik itu karena cedera maupun keputusan taktis sang pelatih baru, Luis Enrique.Bahkan sejak awal kedatangannya di bench Giallorossi, Luis Enrique sudah mencabut status Totti yang ‘tak bisa disentuh’, namun menurut Giannini di situlah pangkal masalahnya.”Ia seharusnya dipasang melawan Juventus pekan ini, karena ia pemain yang bisa membawa mentalitas baru untuk semua rekan setimnya,” paparnya.”Ia dicadangkan saat di Florence dan itu sudah terbukti, karena hasilnya negatif. Totti mengirimkan getaran-getaran positif pada semua orang di sekitarnya.””Totti sudah diabaikan. Seseorang seperti dia harus selalu berada di pusat sebuah proyek, sementara musim ini ia diragukan sejak awal. Seluruh lingkungan sekitar Roma pun merasakan efek negatif,” tutup Giannini. (foti/row)
___________________________________________________________________________________________

Enrique: Roma tak Takut Juventus

Enrique: Roma tak Takut Juventus

Enrique optimis akan kekuatan Roma. (c) AFP
12-12-2011 19:00

Bola.netAS Roma akan menjalani partai besar melawan Juventus. Luis Enrique tidak gentar menghadapi pertandingan tersebut.

Pelatih AS Roma tersebut mengakui kemampuan dari Bianconeri dan memberikan pujian tersendiri. Klub asuhan Antonio Conte tersebut tidak terkalahkan dalam 13 pertandingan mereka di Serie A. Hal ini membuat tim ini disegani lawan-lawan mereka namun Enrique berharap dapat mengakhiri rekor tersebut.

“Juventus sangat kuat. Menurut saya mereka dan AC Milan adalah favorit pemenang gelar Serie A,” ujar Enrique.

“Mereka masih belum terkalahkan dan ini akan menjadi tambahan bagi kami untuk mendapatkan tiga angka penuh, sebagaimana ini akan dimainkan di Stadion Olimpico.”

“Meski begitu kami harus melakukan yang terbaik, jika tidak maka itu akan menjadi pertandingan yang sulit. Akan tetapi kami tidak takut Juventus.”
(gl/rev)

___________________________________________________________________________________________

Enrique Hanya Fokus Kalahkan Juve

Enrique Hanya Fokus Kalahkan Juve

Enrique enggan tanggapi pertanyaan tak penting (c) AFP

12-12-2011 07:35
Bola.netLuis Enriquemurka dalam konferensi persnya, karena pertanyaan yang diajukan kepadanya selalu itu-itu saja, dan menegaskan bahwa dirinya hanya akan fokus untuk mengalahkan Juventus.Mantan pelatih Barcelona B ini mengaku sudah bosen dengan pertanyaan yang menanyakan pemain-pemain yang akan masuk dalam starting line up-nya, terutama pertanyaan mengenai apakah akan dimainkannya Marco Boriello.”Saya hanya memikirkan bagaimana caranya mengalahkan Juventus, selain itu, lainnya tak peduli,” ujar Enrique.”Jika Boriello akan bermain maka nanti dia akan bermain, saya lelah menjawab pertanyaan ini. Saya hanya memikir tim, dan itu yang terutama,” tegasnya.

“Saya hanya melihat Roma, sedangkan yang lainnya hanyalah omong kosong. Hal-hal yang sangat anda pedulikan, tapi tidak bagi saya,” lanjutnya.

“Saya mungkin salah, tapi inilah sudut pandang saya dan saya yang membuat keputusan teknis. Saya yang melihat bagaimana tim bekerja sepanjang pekan, sedangkan anda tidak.”

Sementara itu, mengenai kekalahannya di kandang Fiorentina, Enrique mengaku hal tersebut menjadi sebuah semangat tambahan untuk meraih hasil positif di pertandingan selanjutnya.

“Saya telah menegaskan bahwa pihak yang akan mengambil tanggung jawab adalah saya, dan kekalahan atas Fiorentina memberi saya semangat tambahan, karena meski hanya delapan pemain, mereka tetap maju dan berjuang sekuat tenaga.”

“Kami semua tahu bahwa kami harus membayar mahal, tapi apa yang terjadi pada saya juga terjadi pada pelatih lain,” tandas Enrique. (foti/end)

____________________________________________________________________________________________

Conte Waspadai Permainan Agresif Roma

Conte Waspadai Permainan Agresif Roma

Antonio Conte waspadai permainan agresif Roma © AFP
12-12-2011 10:49

Bola.net – Pelatih Juventus, Antonio Conte mengantisipasi perlawanan sengit dari AS Roma ketika kedua tim bertemu Selasa (13/12) dini hari nanti. Conte menganggap permainan agresif Roma bisa memberikan kesulitan berarti bagi Bianconeri.

Saat ini Juve masih belum terkalahkan di 13 laga awal Serie A dan menduduki posisi runner up dengan torehan 29 poin. Dan bagi Conte, pasukan Roma nanti bisa menjadi ganjalan untuk ambisi mereka kembali ke puncak klasemen.

Semasa aktif menjadi pemain, pelatih Juventus itu pernah dipecundangi oleh tuan rumah dengan skor telak.

“Saya tak bisa melupakan ketika Francesco Totti melambaikan empat jari kepada kami. Saat itu, pada Februari 2004, kami kalah 0-4,” kenang Conte.

“Laga melawan Roma adalah ujian penting bagi Juve. Kami harus bersiap dengan segala kesulitan yang mereka akan beri kepada kami,” ucap Conte pada konferensi pers jelang pertandingan.

“Roma akan berusaha mendikte permainan dan tampil agresif. Roma dan Juve adalah dua tim yang bermain dengan mengandalkan penguasaan bola dan saya melihat ada kesamaan dari kedua tim.”

“Saya adalah pengagum dari gaya permainan Roma. Sama seperti halnya kami, mereka selalu mencoba mengambil alih dan mendominasi permainan. Kami harus berkosentrasi penuh baik di dalam maupun di luar lapangan,” pungkasnya. (gl/mac)

______________________________________________________________________

Pirlo: Roma, Batu Pijakan Juve Menuju Sukses

Pirlo: Roma, Batu Pijakan Juve Menuju Sukses

Andrea Pirlo menekankan pentingnya kemenangan atas Roma © AFP
12-12-2011 15:37
Bola.netAndrea Pirlomeyakini jika lawatan Juventus ke kandang AS Roma, Stadio Olimpico dini hari nanti merupakan batu pijakan penting menuju ambisi mereka meraih sukses ke depan.Bianconerimenjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan di Serie A sejauh ini dan kemenangan akan membuat mereka kian jauh di puncak klasemen, meski mereka masih belum mau sesumbar juara.”Ini akan jadi batu pijakan penting menuju sesuatu yang amat prestisius,” tegas mantan gelandang AC Milan itu.Dan Pirlo juga merujuk dua figur penting di kubu Giallorossiyang bisa menjadi ancaman untuk mereka.”Francesco Tottitengah melalui momen sulit karena cedera, namun ia masih seorang jawara yang hebat,” tambahnya.”Saya kerap berbicara dengan Daniele De Rossiketika kami bersama-sama menjalani tugas internasional. Kontraknya bersama Roma akan berakhir Juni nanti, namun tergantung padanya untuk memutuskan apakah akan berganti klub atau tidak.””Musim lalu, untuk pertama kalinya selama satu dekade di Milan, saya absen cukup lama karena cedera. Saya tahu saya masih bisa memberi banyak hal dan tahun ini saya memulai dengan rasa lapar lebih besar untuk menunjukkan nilai saya sesungguhnya,” rujuk Pirlo pada masa lalunya sendiri.
Fabio Quagliarella
Sementara itu Fabio Quagliarellamengingatkan rekan setimnya di Juventus adalah hal yang salah meremehkan AS Roma kendati calon lawan mereka itu tengah berada dalam periode buruk musim ini.Bianconeri akan melawat ke Stadio Olimpico dini hari nanti sebagai satu-satunya tim yang belum terkalahkan sejauh ini, dan unggul 12 poin dari Giallorossiyang terseok di posisi ketujuh klasemen.Namun menurut Quagliarella, situasi itu bukanlah gambaran bahwa laga nanti akan sepenuhnya menjadi milik Si Nyonya Tua.”Giallorossimemasuki pertandingan ini dalam periode khusus, terutama setelah akhir pekan lalu tiga pemain mereka diusir keluar lapangan di Florence,” tutur mantan gelandang Napoli itu.”Ini bukan waktu yang baik untuk mereka, namun mereka selalu menjadi tim yang hebat, mereka akan berusaha menebusnya melawan Juventus. Ini akan jadi tantangan besar, laga dengan tanda ‘SOLD OUT’ di tribun. Hal itu sudah mencerminkan situasinya.””Saya memang tak banyak mencetak gol, dan saya berharap bisa melakukannya lawan Roma. Saya akan persembahkan itu untuk klub, yang selalu percaya pada saya setelah mengalami cedera, dan untuk fans yang sudah dekat dengan saya dalam cara yang luar biasa.””Saya hidup untuk mencetak gol dan ketika tak bisa melakukannya, saya akan menderita. Menghadapi Cesena (pekan lalu) saya sudah begitu dekat, namun ada yang mencegahnya,” sesal Quagliarella.
(foti/row)

____________________________________________________________________________________________

08 Desember 2011 | 23:19

Krisis Lini Belakang Bikin Enrique Pusing

Luis Enrique/ Getty ImagesPelatih AS Roma, Luis Enrique mengaku bingung formula apa yang akan diterapkan kala timnya menjamu Juventus, Minggu (11/12). Seperti diketahui, I Gialorossi memang tengah mengalami krisis bek tengah.

Simon Kjaer dan Nicolas Burdisso mengalami cedera. Sedangkan Juan harus menjalani sanksi karena kartu merahnya saat menghadapi Fiorentina akhir pekan lalu.

Situasi tersebut membuat pelatih asal Spanyol ini hanya memiliki Gabriel Heinze di pos bek tengah. Awalnya Enrique berencana memasangkan Heinze dengan bek sayap Marco Casetti.

Namun karena Casetti mengalami masalah pada engkelnya saat latihan, ia diragukan tampil menghadapi Juventus.
Jika memang tidak ada yang tersisa, mantan pemain Barcelona ini disinyalir akan memainkan Daniele De Rossi di posisi bek tengah. (Redsocc)

__________________________________________________________________________________________

06 Desember 2011 | 00:55

De Rossi Bakal ‘Dipaksa’ Menjadi Bek

Daniele De Rossi/ Getry Images Menjelang laga melawan Juventus pada pekan depan, AS Roma tengah bermasalah dengan lini belakang. Kartu merah yang diterima Juan membuat Roma mengalami krisis pemain di sektor belakang.

Melawan Juventus, Juan dipastikan absen karena harus mulai menjalani skorsing. Sementara Nicolas Burdisso pun sudah dipastikan absen lama. Pun dengan Simon Kjaer yang menderita cedera.

Kini, Pelatih Luis Enrique tinggal memiliki bek veteran, Gabriel Heinze sebagai opsi di lini belakang. Sementara untuk memercayakan lini belakang kepada pemain muda diangap terlalu berisiko saat menghadapi Juventus.

Karenanya, opsi menarik agaknya bakal dipilih Enrique. Deputi kapten, Daniele De Rossi kemungkinan akan dipercaya sebagai tandem Heinze di belakang. Saat Roma harus bermain dengan delapan orang di Artemio Franchi, De Rossi pun sempat dipaksa bermain di belakang.

Penampilannya pun cukup bagus. Saat itu lini belakang Roma sulit ditembus meski kalah jumlah pemain. Hal tersebut menjadi pertimbangan kuat bagi Enrique untuk kembali meminta De Rossi menjadi pemain belakang.

Selain De Rossi, Marco Cassetti juga bisa menjadi opsi lain. Apalagi setelah Fernando Gago juga absen, lini tengah Roma ikut melemah. (irawan)

___________________________________________________________________________________________

05 Desember 2011 | 23:25

Vucinic Gagal Reuni Dengan Roma

Mirko Vucinic/ Getty Images
Mirko Vucinic harus menjalani pemeriksaan pada Selasa (6/12), setelah mengalami masalah pada otot pahanya saat Juventus mengalahkan 2-0 Cesena (4/12). Pada pertandingan tersebut Vucinic digantikan oleh Alessandro Del Piero.

Pemain asal Montenegro, yang dimainkan sebagai penyerang kiri oleh Pelatih Antonio Conte ini, mengeluh nyeri pada paha kaki kirinya.

Untuk mengetahui seberapa parah cederanya, Ia harus menjalani scan. Memastikan apakah dia dapat bermain melawan mantan klubnya, AS Roma pada pertandingan pekan depan atai tidak.

Melawan Roma tentu menjadi pertandingan berat bagi Si Nyonya Tua. Meskipun kondisi I Lupi sedang menurun, ancaman pasti akan datang apalagi Pablo Osvaldo dipastikan akan kembali bermain. (Redsocc)

___________________________________________________________________________________________

19 November 2011 | 02:26

AS Roma vs Juve Gunakan Teknologi 3D

AS Roma vs Juventus musim lalu/Getty  Images

Sejarah penyiaran sepak bola kompetisi di Italia akan terjadi. Untuk pertama kalinya, pertandingan siaran langsung Serie-A akan dilangsungkan dengan menggunakan teknologi tiga dimensi (3D).

Giornata ke-15 yang mempertemukan AS Roma dengan Juventus didaulat menjadi debut teknologi 3D dalam sepak bola Italia. Pertandingan itu sendiri akan berlangsung pada 12 Desember mendatang.

Sky  sebagai pemegang hak siar Serie-A telah bekerja sama dengan Samsung TV  untuk meluncurkan cara menonton sepak bola yang lebih menarik bagi pemirsa. Bagi pelanggan Sky  paket sepak bola bisa langsung menikmati layanan itu dengan menggunakan televisi High-definition  (HD). Sedangkan pelanggan non-paket sepak bola yang ingin menyaksikan laga 3D itu dikenakan Pay Per View .

Tawaran menarik lainnya dari Sky  juga akan ada setiap pekannya mulai dari La Liga, Premier League dan Bundesliga 1. Sebelum laga ini, partai Liga Champions antara AC Milan versus Barcelona (23/11) juga akan menggunakan teknologi 3D. (Okky)

0-12-2011 07:25

Bola.net – Meski negosiasi kontrak barunya bersama AS Roma masih juga belum menemui titik terang, namun Daniele De Rossi telah menegaskan akan bertahan di Olimpico sekaligus menolak tawaran dari duo Manchester.

Kapten kedua Roma ini memang terus menjadi perburuan tim-tim besar, tercatat, Real Madrid, Chelsea, dan duo Manchester, United dan City juga gencar menggodanya.

Namun, pemain yang juga kerap disebut sebagai Pangeran Kedua Roma setelah Francesco Totti ini dengan tegas menolak berbagai tawaran yang masuk kepadanya.

“Inggris memang akan menjadi sebuah pengalaman yang menarik,” ujar De Rossi.

“Sangat fantastis rasanya mendapat pujian dari pelatih seperti Sir Alex Ferguson dan Roberto Mancini dan ingin membawaku ke Manchester,” lanjutnya.

“Namun, saya tak memiliki keinginan untuk meninggalkan Roma, saya ingin bertahan di sini,” tegas De Rossi.

Pemain yang akrab dengan kartu ini memang cukup handal sebagai seorang gelandang, kemampuannya menghubungkan lini tengah dan lini depan menjadi nilai lebih.

Selain itu, De Rossi juga kuat dalam bertahan dan tajam ketika menyerang. (foti/end)

Napoli VS AS Roma

Luis Enrique: Hari Paling Bahagia Saya di Roma

Luis Enrique: Hari Paling Bahagia Saya di Roma

Luis Enrique gembira Roma mampu bungkam Napoli © AFP
19-12-2011 09:02
Bola.net – Meski mengaku kemenangan AS Roma di kandang Napoli sebagai ‘hal yang gila’, pelatih Luis Enrique tetap menyebutnya sebagai hari paling bahagia untuknya di bench Giallorossi.Para serigala ibukota membawa pulang tiga poin krusial dari San Paolo berkat kemenangan krusial 3-1 atas Partenopei, dan merangkak naik kembali ke peringkat ketujuh Serie A – dan Luis Enrique pun tak bisa menyembunyikan kegembiraannya.”Ini adalah hari paling bahagia untuk saya di benchRoma,” ujar pelatih asal Spanyol itu.”Meski demikian, ini pertandingan yang betul-betul gila. Kami memang beruntung dan sudah bekerja keras, namun sejujurnya hasil apapun bisa terjadi di akhir pertandingan.””Hari ini tim saya menyambut sepak bola modern, karena jika Anda bermain melawan Napoli dengan lineup yang defensif maupun ofensif, maka matilah Anda. Para pemain sudah mengorbankan dirinya.”Kemenangan kemarin diperoleh sebagian besar dengan serangan balik, bukannya dengan penguasaan bola seperti yang selama ini didengungkan Luis Enrique, namun ia masih berkilah belum membuang filosofinya.”Saya harap bisa belajar bahasa Italia segera, dan menjadi Italia dalam aspek sepak bola, meski demikian saya tak akan menyerah menerapkan sepak bola menyerang,” lanjutnya.”Semua orang tahu jika kami banyak menguasai bola dan dengan gaya itu selalu ada peluang untuk membuka ruang, namun saya masih merasa cara terbaik untuk bertahan adalah mempertahankan penguasaan bola di area lawan.” (foti/row)
____________________________________________________________________________
Review: Serigala Roma Mengamuk di Napoli
Review: Serigala Roma Mengamuk di Napoli

AS Roma mampu menang di Napoli © AFP
19-12-2011 05:07

Bola.net – AS Roma mengamuk, bertandang ke markas Napoli mereka mampu membungkam tim yang baru saja lolos ke babak 16 besar Liga Champions itu dengan skor meyakinkan 3-1 di Stadion Sao Paolo, Senin dini hari (19/12).

Malam tadi memang seolah bukan milik tim tuan rumah. Laga baru berjalan tiga menit, mereka sudah tertinggal terlebih dahulu kala usaha kiper Morgan De Sanctis untuk mengantisipasi arah datangnya bola malah membuat bola bergulir masuk kegawangnya sendiri.  Gol bunuh diri yang cepat selain membuat Roma pun unggul 1-0 atas tim tuan rumah, juga membuat mental Napoli seakan runtuh.

Hal ini berhasil dimanfaatkan Roma untuk mempertahankan keunggulan mereka dan dengan leluasa menyerang. Hingga babak pertama berakhir, keunggulan mereka tetap bertahan.

I Partenopei mencoba bangkit di babak kedua, dan langsung menekan. Namun, Giallorossi yang seolah menunggu lengahnya para pemain Napoli yang getol menyerang itu, akhirnya bisa kembali menambah keunggulan melalui tendangan Pablo Osvaldo di menit ke-59. Umpan sodoran Fransesco Totti itu pun membuat tuan rumah memperlebar jarak menjadi 2-0.

Asa Napoli mulai datang ketika Marek Hamsik mampu memperkecil ketertinggalan di menit ke-81. Gol yang ia cetak melalui sudut sempit itu membuat semangat rekan-rekannya bangkit.

Namun, sebuah umpan matang Pablo Osvaldo di menit akhir berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Fabio Simplicio dan membuat skor menjadi 3-1. Skor yang akhirnya menjadi penutup laga ini.

Kemenangan ini membuat posisi Roma kembali naik ke peringkat 7. Perolehan 21 angka mereka sama dengan perolehan poin Napoli yang tepat berada di atas mereka. Poin ini juga sama dengan yang dimiliki Genoa dan Catania yang berada di peringkat ke delapan dan ke sembilan. (bola/mxm)

________________________________________

Totti: Jangan Takut, Saya Tak Akan Tinggalkan Roma
Totti: Jangan Takut, Saya Tak Akan Tinggalkan Roma

Tendangan penalti inilah yang memulai kontroversi yang terjadi (c) AFP
16-12-2011 06:30
Bola.net – Setelah sempat membuat geger dengan komentar bakal hengkang dari AS Roma, akhirnya sang Il Capitano, Francesco Tottimenegaskan bahwa dirinya tak akan pernah meninggalkan Olimpico.”Ada sebuah salah pengertian mengenai kata-kataku,” ujar Sang Pangeran Roma pada Corriere della Sera.Menurut Totti dirinya tak akan pernah meninggalkan Roma meski dirinya mengakui bahwa ada ejekan yang diberikan kepadanya seusai gagal mencetak gol melalui titik putih.”Apakah komentar saya membuat semua orang resah? Jangan takut, saya akan terus bersama Roma, selamanya,” tegas Totti.”Meski begitu, saya mengakui bahwa ada yang menghina saya di jalan, apakah itu suporter Lazio? Bukan,” tandas Totti.Hal ini tentu saja melegakan fans Roma, pasalnya, beberapa Pangeran ataupun ikon di klub mulai terbuang, sebut saja Raul Gonzales yang disingkirkan oleh Real Madrid, kemudian dalam waktu dekat, Alessandro Del Piero juga bakal meninggalkan Juventus.
(foti/end)
__________________________________________________________

Kjaer Siap Come Back Lawan NapoliSimon Kjaer - As Roma (Getty Images)

Simon Kjaer berharap bisa kembali lagi merumput. Ia bertekad bisa membela AS Roma yang akan berkunjung ke kandang Napoli pada laga akhir pekan nanti.

Centre-back asal Denmark ini sebelumnya telah absen selama beberapa pekan akibat cedera. Bahkan ketika timnya dipaksa bermain imbang 1-1 oleh Juventus, Kjaer hanya bisa menjadi penonton saja.

Kini, harapannya kian membesar untuk bisa kembali masuk tim menyusul semakin membaik kebugaran dirinya.

“Target saya adalah bisa kembali secepatnya. Saya berharap bisa ikut latihan dengan skuad dan ini sudah menjadi impian saya untuk kembali beraksi melawan Napoli,” ujarnya.

AS ROMA VS CHIEVO

Enrique Berharap Totti Terus Cetak Gol

09-01-2012 07:25
Enrique Berharap Totti Terus Cetak Gol

Enrique senang Totti kembali cetak gol (c) AFP

Bola.netLuis Enrique berharap, Il Capitano AS Roma, Francesco Tottiterus mencetak gol seperti yang ditunjukkannya ketika mengalahkan Chievo 2-0.Pemain veteran Italia ini memang sedikit tumpul, hal itu tak terlepas dari cedera yang terus menghampirinya, namun dua gol melalui tendangan penalti ke gawang Chievo diyakini bakal membuka kran gol Totti selanjutnya.

“Saya harap Totti tidak berhenti mencetak gol. Sekarang, dia sudah menemukan gol yang dia cari,” ujar Enrique.

“Dia bukan hanya kapten bagi kami, tapi juga teladan. Saya sangat puas dengan pertandingan hari ini dan senang bisa melihat stadion penuh sesak,” lanjut pelatih asal Spanyol ini.

“Saya punya kepercayaan kepada tim ini dan cara mereka berlatih. Kami menampilkan permainan yang lengkap melawan tim yang sangat sulit.”

“Memang sangat mengecewakan melihat Pablo Osvaldo mengalami cedera, tapi kami memiliki skuad yang cukup besar untuk saat ini. Yang terpenting adalah kami harus selalu lapar untuk meraih kemenangan,” tandasnya.  (foti/end)

___________________________
Totti Pimpin Roma Bekuk Chievo

08-01-2012 23:24

 | Francesco Totti

Review: Totti Pimpin Roma Bekuk Chievo

Francesco Totti mencetak 2 gol ke gawang Chievo (c) GettyImages
Bola.netAS Roma berhasil pertahankan tren kemenangan di 3 laga terakhir dengan membekuk Chievo2-0 di Olimpico, Minggu (08/01).Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, Roma mengawali laga cukup meyakinkan dengan dominasi pada penguasaan bola guna menciptakan peluang. Jose Angel, Erik Lamela dan Miralem Pjanic secara bergantian memberikan ujian kepada Stefano Sorrentino saat pertandingan baru berjalan 5 menit.

Gol untuk tuan rumah akhirnya tercipta dari titik putih pada menit ke-34. Nicolas Frey melakukan pelanggaran kepada Erik Lamela di dalam kotak terlarang. Tanpa ampun wasit menunjuk titik putih sebagai hadiah penalti untuk Roma. Francesco Totti yang tampil sebagai algojo berhasil melakukan tugasnya dengan baik dengan melepas tendangan ke sudut kiri atas gawang Stefano Sorrentino.

Unggul satu gol membuat Roma semakin tampil percaya diri untuk mendominasi penguasaan bola. Bojan Krkic mempunyai peluang untuk menggandakan keunggulan sebelum jeda turun minum, tetapi Sorrentino masih bisa mematahkan peuang mantan striker Barcelona ini.

Chievo mempunyai peluang bagus ketika kepala Sergio Pellissier datang menyambut bola hasil tendangan pojok. Tetapi Stekelenburg masih sigap menepis bola keluar lapangan untuk memberikan Roma keunggulan 1-0 hingga jeda turun minum.

Pada babak kedua Roma masih melanjutkan dominasi mereka, hingga akhirnya Bojan yang tampil agresif sejak babak pertama melepas tendangan di dalam kotak penalti Chievo yang mengenai tangan Bostjan Cesar. Wasit menganggap terjadi handsball dan memberikan hadiah penalti kepada Roma di menit ke-78.

Francesco Totti yang kembali menjadi algojo melakukan tugasnya dengan baik dengan menaklukkan. Roma akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 2-0.

Dengan hasil tersebut, posisi Roma sementara berada pada peringkat ke-6 dengan 27 poin. Sedangkan Chievo berada di posisi ke-14 dengan 20 poin.

Susunan pemain
AS Roma: Maarten Stekelenburg; Gabriel Heinze, Juan, Jose Angel, Rodrigo Taddei; Daniele De Rossi (Leandro Greco 79), Fabio Simplicio (Fernando Gago 68), Miralem Pjanic; Bojan Krkic, Fransesco Totti (Gianluca Caprari 88), Erik Lamela

Chievo: Stefano Sorrentino; Bostjan Cesar, Marco Andreolli, Bojan Jokic, Nicolas Frey; Michael Bradley, Cyril Thereau, (Fernando Uribe 83) Perparim Hetemaj (Luca Rigoni 81), Siqueira Luciano; Alberto Paloschi (Davide Moscardelli 60), Sergio Pellissier(bola/mac)

Bologna vs AS Roma

Di Vaio Akui Keunggulan Roma
Di Vaio Akui Keunggulan Roma

Di Vaio akui Roma lebih baik dari Bologna (c) AFP
22-12-2011 21:55
Bola.net – Pemain Bologna, Marco Di Vaiomengakui keunggulan tim yang baru saja mengalahkan mereka, AS Roma.Pemain veteran Italia ini mengakui bahwa Roma menjadi salah satu tim terkuat di Serie A saat ini. Dan kemenangan 2-0 di stadion Dall’Ara menjadi buktinya.”Roma memulai pertandingan dengan sangat baik dan kami tahu mereka akan memberikan masalah bagi kami,” ujar Di Vaio.”Untuk saat ini, mereka mungkin menjadi tim yang memiliki performa terbaik di Italia.”“Kami benar-benar berjuang keras dan juga sangat menderita di babak pertama, tapi kami akhirnya mampu berkembang setelah jeda pertandingan, meski kami tetap kalah,” tandasnya.

Roma kini mulai menemukan bentuk permainan terbaiknya, sebelumnya, Napoli menjadi korban keganasan Serigala Roma ini. (foti/end)

__________________________________

Enrique: Ini Performa Terbaik Roma

Luis Enrique: Ini Performa Terbaik Roma

Luis Enrique tersenyum puas setelah Roma libas Bologna © AFP
22-12-2011 12:40
Bola.netLuis Enriqueakhirnya bisa tersenyum lebar setelah AS Roma menampilkan performa, yang menurutnya, terbaik sejak ia menduduki kursi pelatih, kala melibas tuan rumah Bologna.Giallorossi menang dengan skor mutlak 2-0 di Stadio Dall’Ara lewat gol Rodrigo Taddei dan Pablo Osvaldo, atau mengemas tujuh poin dari tiga pertandingan terakhir tahun ini.”Saya pikir ini adalah performa terbaik kami musim ini, dengan keseimbangan besar antara dua fase permainan,” tutur mantan pelatih Barcelona B itu.”Kami mengendalikan permainan sepenuhnya dan menciptakan banyak peluang. Bologna memiliki banyak pemain berkualitas di lini depan, namun tak pernah memberi kami kesulitan dan itu membuat saya bahagia.”Pelatih asal Spanyol itu juga mengungkapkan jika semua pemain memiliki kesempatan yang sama untuk tampil di tim utama, termasuk juga kapten Francesco Tottiyang mulai mendapatkan peran sentral kembali.”Ini bukanlah line-up yang sudah pasti, karena semua pemain penting dan bisa mendapatkan tempat di starting XI, seperti Fabio Simplicioyang sebelumnya sempat terpinggirkan,” imbuhnya.”Saya memiliki hubungan spesial dengan Francesco karena saya pernah bermain melawan dia dalam karir saya. Saya akan selalu melakukan apa yang saya anggap terbaik untuk tim. Grup ini lebih penting dari individu manapun dan saya harap semuanya memahami itu.”“Sekarang saya bisa rileks menyambut libur musim dingin, di mana saya bisa menyantap panettone dan pandoro, karena amat sedikit orang yang percaya saya masih di posisi ini saat Natal.” (foti/row)

__________________________

 Review: Serigala Roma Semakin Buas

Review: Serigala Roma Semakin Buas

Pablo Osvaldo membuat taring Roma semakin tajam (c) AFP
22-12-2011 06:05

Bola.net – AS Roma terus menorehkan hasil positif, setelah menghajar Napoli di kandangnya, kini giliran Bologna yang mereka tundukkan dengan skor 2-0, Kamis (22/12).

Bertandang ke markas Bologna, Stadion Renato Dall’Ara, Roma tampil impresif sejak menit pertama. Kepercayaan diri setelah mengalahkan Napoli membuat Serigala Roma tampil trengginas.

Peluang demi peluang terus mereka ciptakan, dan gol pun memang tinggal menunggu waktu saja. Di menit ke-17 sebuah set piece berhasil dimanfaatkan oleh Rodrigo Taddei menjadi gol pertama Roma di pertandingan ini.

Unggul satu gol, Roma pun semakin semangat untuk menambah pundi-pundi golnya.

Puncaknya, di menit ke-40 sebuah tendangan kaki kiri yang sangat terarah dari Pablo Osvaldo berhasil menambah keunggulan Roma menjadi 2-0.

Hingga turun minum, tak ada lagi gol tambahan yang berhasil diciptakan oleh kedua tim, keunggulan 2-0 berhasil dipertahankan Roma.

Di babak kedua, Roma tetap tampil menekan, lini tengah mereka yang dihuni Miralem Pjanic, Erik Lamela, Daniele De Rossi dan juga Fernando Gago benar-benar solid, sehingga tak mengherankan bila Roma mampu memegang kendali permainan.

Bologna sendiri juga beberapa kali sempat membuat Maarten Stekelenburg bekerja keras, namun hal itu tak cukup untuk membuat kiper Internasional Belanda ini memungut bola dari gawangnya.

Hingga peluit panjang ditiup oleh wasit, AS Roma tetap unggul 2-0 atas tuan rumah Bologna.

Dengan hasil ini, Roma bertahan di posisi ketujuh di bawah Napoli dengan poin sama 24. (bola/end)

AS Roma VS Lecce

21 November 2011 | 04:53

21 November 2011 | 05:29

Roma Siap Menghadapi Pekan-Pekan Berat

Luis Enrique/ Getty Images Kemenangan 2-1 atas Lecce membuat pelatih AS Roama, Luis Enrique gembira. Dia mengaku kagum dengan performa apik yang diperagakan anak asuhnya saat  berlaga di Stadion Olimpico malam ini (20/11).

I Giallorossi menciptakan banyak kesempatan, tetapi hanya menciptakan skor akhir 2-1 melawan Lecce. Salah satu peristiwa menarik saat gol melalui tendangan salto spektakuler Pablo Daniel Osvaldo dianluir karena offside

“Saya puas dengan performa dan hasil,” kata Enrique. “Anda harus benar-benar melesakkan bola ke dalam gawang untuk memutuskan, tapi saya melihat tim ini membaik. Karena berada di bawah tekanan juga membuat kami membaik.

“Ini memalukan untuk Osvaldo, karena dia bermain sangat bagus hari ini, dan saya mengatakan gol itu sah.  Itu adalah penyelesaian yang luar biasa,” imbuh dia.

Performa gelandang muda Argentina, Erik Lamela pun tak luput dari pujian pelatih asal Spanyol itu.

“Erik Lamela sangat muda, tapi ia bisa melewati pemain lawan yang lebih berpengalaman, dan dia merupakan pemain penting. Kami berharap di masa depan ia bisa menjadi pemain yang luar biasa. Itu sangat penting untuk menang malam ini dan mengkonfirmasi kemajuan yang kita dilakukan terhadap Novara,” lanjut Enrique.

Setelah laga ini, Roma harus melalui perjuangan berat kala bertemu Udinese, Fiorentina, Juventus dan Napoli.

“Hari ini kita mulai perjalanan yang sesungguhnya. Dan Udinese jadi lawan berikutnya, tim yang sangat kuat. Apakah empat pertandingan berikutnya memutuskan potensi kita? Tidak, karena jika kami menang dari mereka, dan kemudian kehilangan semua pertandingan lain, kita akan terdegradasi ke Serie-B. Ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan dan kami ingin menjadi klub yang besar. Saya ingin melihat kinerja seperti ini untuk seluruh musim,” pungkas Enrique. (irawan)

_______________________________________

Kalahkan Lecce, Roma ke Lima Besar

AS Roma/ Getty Images AS Roma berhasil memanfaatkan hasil-hasil mengecewakan beberapa klub papan atas dengan meraih kemenangan 2-1 atas Lecce, di Olimpico, Minggu (20/11). Ini adalah kemenangan kedua yang diraih I Lupi secara beruntun di Serie-A.

Kendati pada akhirnya meraih kemenangan, Roma sebagai tuan rumah, sempat mengalami kesulitan mengembangkan permainan. Peluang pertama laga ini diciptakan adalah tembakan Gabriel Heinze pada menit ke-17, yang dijinakkan Julio Sergio.

Kedua kubu kemudian tidak menciptakan peluang, sampai terjadinya gol Miralem Pjanic. Dari jarak dekat, gelandang asal Bosnia-Herzegovina itu mengkonversi assist dari Rodrigo Taddei, dengan tendangan yang bersarang telak di gawang Lecce.

Memasuki menit ke-30, barulah Lecce mengalami perbaikan performa. Nyaris tanpa ancaman, mereka menciptakan dua peluang melalui Daniele Corvia pada menit ke-33 dan Carlos Grossmuller pada menit ke-38. Semua usaha itu kandas di tangan Maarten Stekelenburg. Skor tanpa gol pun bertahan hingga jeda.

Roma menggebrak pada babak kedua. Serangan yang dibangun  tuan rumah berujung terciptanya gol Fernando Gago pada menit ke-54. Memanfaatkan umpan Pjanic, ia melepaskan tendangan kaki kanan dari luar kotak penalti, yang membuat bola bersarang di sudut kanan bawah gawang Lecce.

Hanya semenit setelahnya, Roma menciptakan sebuah peluang emas, yang terbuang percuma. Saat itu, dari tengah kotak penalti, Erik Lamela menggulirkan bola ke tengah gawang, yang meluncur ke sisi tiang jauh.

Roma terus menekan, tetapi malah kecolongan gol balasan Andrea Bertolacci pada menit ke-61. Gol bermula dari umpan terobosan Rodney Strasser, yang tidak diantisipasi sempurna oleh Simon Kjaer. Beruntung, hingga laga usai Lecce hanya menciptakans atu gol balasan. Skor 2-1 tetap mampu dipertahankan Roma.

Berkat donasi tiga angka, Roma berhak naik ke peringkat lima dengan koleksi 17 poin, unggul satu angka di atas Palermo. Sementara Lecce masih tertahan di zona degradasi dengan nilai 8. (irawan)

________________________________________________________________

19 November 2011 | 20:16

Lecce Bisa Taklukkan Roma

Luis Enrique/dok.Getty Images Pelatih Luis Enrique memperingatkan para pemain AS Roma untuk tampil maksimal. Jika tidak, maka Lecce memiliki kesempatan besar menaklukkan I Giallorossi di Stadion Limpico.

“Saya meyakini pertandingan akan berjalan sulit dan jika kami tidak menunjukkan rasa lapar akan sukses, maka kami akan mengalami kekalahan,” papar Enrique.

“Saya juga berharap merebut tiga poin saat melawan Lecce, itu jika kami tampil 100 persen. Jika kami tidak melakukannya maka Lecce bisa menang di Olimpico.

“Kami bukanlah tim yang jika tampil 50 persen dan kemudian bisa memenangkan pertandingan. Jika kami tidak menjaga kontrol bola, menyerang lawan dengan umpan-umpan, serta menjaga pemain lawan, tentu saja Lecce bisa menang,” serunya.

Enrique juga mengaku ada empat pemain Lecce yang harus diwaspadai pemain asuhannya, diantaranya Cuadrado, Carlos Grossmuller, Ruben Olivera dan Andrea Bertolacci. (Adek)

Rangkuman Serba – Serbi Soal AS Roma

Selamat Datang…!!!

Blog ini di buat sebagai kecintaan saya atas klub kesayangan saya AS Roma

Blog ini berisi Jadwal Pertandingan, LINK STREAMING, PEMAIN BARU , PEMAIN MUSIM INI, Baik yang dipinjamkan maupun yang di jual), RUMOR TRANSFERPREVIEW dan REVIEW MUSIM 2014-15, HASIL- HASIL PERTANDINGAN dari tahun 1927 sampai Sekarang, PROFIL Baik Pemain, Mantan Pemain, Pelatih, mantan Pelatih, Presiden dan Mantan Presiden, ROMAPEDIA : berisi segala sesuatu yang perlu kita ketahui, WASIT yang telah memimpin pertandingan yang melibatkan AS Roma, juga VIDEO CUPLIKAN. Ada juga TANGGAL-TANGGAL PENTING dan DAFTAR PEMAIN YANG CIDERA/SANGSI

Blog ini masih banyak kekuranganya, untuk itu bila berkenan silahkan masukanya gans

Sumber : IUR, Wikipedia

Roma Ke Eropa

Juventus Tak Berdaya

detail berita

Pemain AS Roma/ Foto: Daylife

ROMA – AS Roma menyabet tiket sisa ke Europa League musim depan usia menang 3-1 atas tamunyaSampdoria. Sementara Juventus dipastikan urung tampil di pentas Eropa musim depan karena tidak mampu beranjak dari tempat ketujuh klasemen Serie A, Senin (23/5/2011).
Read more of this post

Francesco Totti Kecewa Hasil Roma Musim Ini

Roma belum mengambil keputusan soal pelatih kepala

Kapten tim AS Roma Francesco Totti mengungkapkan kekecewaannya atas hasil yang diraih Giallorossi pada musim ini. Kekecewaan itu dikeluarkan menjelang pertandingan melawan Sampdoria.

Kekalahan 2-1 dari Catania telah menutup pintu Roma untuk berlaga di Liga Champions musim depan. Kini Roma tinggal berharap bisa main di Eropa melalui Liga Europa.

“Ini merupakan musim berat yang pernah dialami Roma, dan semuanya berakhir dengan kekecewaan,” ujar Totti dilansir Foxsport.

Read more of this post

Banding De Rossi Ditolak, Perrotta Diampuni

Roma Juga Bidik Handanovic

De Rossi dan Perrotta/dok. SOCCER

Komisi Displin Lega Calcio akhirnya memutuskan tetap akan memberi sanksi larangan bermain tiga pertandingan bagi gelandang AS Roma, Daniele De Rossi. Banding dari kubu I Lupi, ditolak komdis Lega Calcio pada jumat (13/5).

Read more of this post

Jelang Laga : Roma vs Milan

Menang Roma, Demi Tiket Liga Champions

Foto: Vicenzo Montella/Reuters

ROMA – Duel AS Roma vs AC Milan tidak hanya menentukan gelar juara Serie A musim ini. kubu Il Lupo optimis bisa merebut satu tiket ke Liga Champions musim depan.
Ya, Milan memang hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengangkat trofi Scudetto, sekaligus menghentikan dominasi Inter Milan. Sedangkan Roma, membutuhkan tiga poin untuk menjaga peluang lolos ke Liga Champions musim depan tetap hidup.
Read more of this post