asromaasik

Serigala Ibu Kota

Tag Archives: as roma

Pencetak Gol Sepanjang Masa

Totti-Gaya

287 – Francesco TOTTI
136 – Roberto PRUZZO
103 – Rodolfo VOLK
102 – Vincenzo MONTELLA 
101 – Amedeo AMADEI
78 –  Abel BALBO
77 – Marco Delvecchio
76 – Pedro MANFREDINI
75 – Giuseppe GIANNINI
71 – Dino DA COSTA
69 – Rudi VOLLER : 69 Gol
64 – Agostino DI BARTOLOMEI : 64 Gol
63 – Mirko Vucinic
60 – Cesare Augusto FASANELLI
55 – Chini LUDUNENA :
55 – MANCINI
54 – Ruggiero RIZZTELLI
52 – Antonio CASSANO
47 – Fulvio Benardini:
42 – GUITA
41 
– Costantino, Miguel Ángel Pantó,
36 – Simone PERROTTA
34 – Danielle DE ROSSI
30 – Gabrielle Batistutta
29 – Danilo Michelini
28 – Mario Tontodonati
27 – Naim Krieziu
35 – Rodrigo Taddei
24 – Aristide Coscia
22 – Adriano Zecca
21 – Otello Subinaghi
20 – Bruno Pesaola
18 – Fernando Eusebio, Arcadio Venturi
16 – Ernesto Tomasi
15 – Omero Losi, Renzo Merlin,
14 – Ermes Borsetti
13 – Dante Di Benedetti, Stefano Ferrari
12 – Benatti, Luciano Alghisi,
11 – Scopelli, Franco Scaramelli, Domenico D’Alberto, Aleksandar Aranđelović, Giancarlo Bacci
9 –  Bussich, Oliviero Mascheroni, Sergio Andreoli, Mario Forlivesi
8 – Lombardo, Alfredo Mazzoni,
7 – Pietro Serantoni, Enzo Cozzolini, Omero Urilli, Ione Spartano
6 – Enrico Schiavetti, Gyula Zsengellér, Carlo Lucchesi
5 – Ziroli, Bodini, Francisco Providente, Vicente Di Paola,
4 – Aldo Donati, Enrico Schiavetti, Vittorio Dagianti, Tommaso Maestrelli
3 – Cappa, Ossoinach, Preti, Pietro Ferrari, Banchero, Frisoni II, Luigi Di Pasquale, Alfredo, Alessandro FerriMazzoni, Andrea Gadaldi, Edmondo Mornese, Nicola Fusco, Paolo Jacobini, José Valle
2 – D’Aquino, Corbyons, Ferraris IV, Giuseppe Bonomi, Gastone Prendato, Umberto Renica, Florian Radu,
1 – Barzan, Bachero, Narizzano, Dugoni, Fuscho, Mario De Grassi, Luigi Allemandi, Omero Carmellini, Giuseppe Salvioli, Ruggero Salar, Luigi Brunella, Gianfranco Dell’Innocenti, Vittorio Cristini

KIPER
358 Guido Masetti
94 Bruno Ballante
22 Giuseppe Rapetti
9 – Archimede Nardi
5 – Amedeo Rega (1 Penampilan)
4 Giovanni Zucca
3 Leonida Pallotta Cesare Francalancia Ugo Caresca Ippolito Ippoliti

Advertisements

Roma Pedia

PEMASOK JERSEY IL LUPI

70-71 La Coste.
77-79 Adidas.
79-80 Pouchain.
80-82 Playground.
82-83 Patrick.
83-86 Kappa.
86-91 NR.
91-94 Adidas.
94-97 Asics.
97-00 Diadora.
00-03 Kappa.
03-07 Diadora.
07- Sekarangkr Kappa.

Il Capitano Dari Masa Ke Masa

Attilio Ferraris IV MF 1927– 1934 / 1938-1939 7 (1927–1934) 217 2
Fulvio Bernardini MF 1928–1939 5 (1934– 1939) 286 45.
Guido Masetti         GK 1930–1943 4 (1939–1943) 339 0.
Amedeo Amadei    FW 1936-1938 /1939-1948 5 (1943–1948) 216 101.
Sergio Andreoli      DF 1941–1950 2 (1948–1950) 205 13.
Armando Tre Re         DF 1949–1954 3 (1950–1953) 169 6.
Arcadio Venturi          MF 1948–1957 4 (1953–1957) 288 17.
Alcides Ghiggia            MF 1953–1961 1 (1957–1958) 201 19.
Egidio Guarnacci         MF 1953–1963 1 (1958–1959) 122 4.
Giacomo Losi               DF 1959–1969 9 (1959–1968) 450 2.
Joaquín Peiró              MF 1968–1970 2 (1968–1970) 128 28.
Luis del Sol                 MF 1970–1972 2 (1970–1972) 59 4.
Franco Cordova         MF 1967–1976 4 (1972–1976) 212 9.
Sergio Santarini        DF 1968–1981 4 (1976–1980) 344 7.
Agostino Di Bartolomei MF 1972–1984 4 (1980–1984) 293 64.
Carlo Ancelotti          MF 1979–1987 3 (1984–1987) 227 18.
Giuseppe Giannini    MF 1981–1996 9 (1987–1996) 437 75.
Amedeo Carboni      LB 1990–1997 1 (1996–1997) 229 5.
Abel Balbo                 FW 1993-1998 /2000-2002 1 (1997–1998) 175 78.
Aldair                        DF 1990–2003 1 (1998) 312 20.
Francesco Totti       FW 1993-12 (1998 – ) 570 245.

PEMAIN TERMAHAL IL LUPI tiap musim.

00/01 Batistuta €34,5Jt.
01/02 Antonio Cassano €28,5jt.
02/03 di ban Uefa €0.
03/04 Cristian Chivu €18jt.
04/05 Matteo Brighi €16jt.
05/06 Alexander Doni €0,18Jt.
06/07 David Pizarro €13jt.
07/08 Mirco Vucinic €19,5jt.
08/09 Jeremy Menez €12Jt.
09/10 Marco Motta €3,5jt.
10/11 Nicolas Burdisso €8jt.
11/12 Osvaldo €17jt.


Derby Della Capitale

Derby della Capitale juga dikenal sebagai Derby Capitolino il atau Derby del Cupolone atau Derby del Colosseo atau Derby dell’Urbe, adalah pertandingan antar dua tim sepakbola utama yang berdomisili di kota Roma, yakni Associazione Sportiva Roma (AS Roma) dengan Societa Sportiva Lazio (SS Lazio).

Derby della Capitale dapat dianggap sebagai derby tersengit di Italia dibandingkan dengan derby lainnya seperti Derby della Madonnina (derby kota Milan) atau Derby della Mole (derby kota Turin), juga dapat dikatakan sebagai salah satu derby terbesar dan terpanas di Eropa.

Derby della Capitale telah ditandai dalam sejarah dengan penonton yang membludak, adu semangat dan penuh tensi, dan seringkali diwarnai insiden-insiden kekerasan.

Sejarah Persaingan

  1. Penduduk kota Roma meyakini bahwa Derby della Capitale adalah “lebih dari sekadar permainan”.
  2. AS Roma merupakan merger dari tiga klub lokal di kota Roma, yaitu: Roman, Alba-Audace, dan Fortitudo yang diperintah oleh rezim fasis saat itu (Benito Mussolini) yang berkeinginan membentuk klub sepakbola di kota Roma yang mampu menandingi dominasi klub-klub di utara Italia.
  3. Berkat pengaruh seorang jenderal fasis (Giorgio Vaccaro), Lazio menjadi satu-satunya klub di Roma yang menolak adanya merger, hal inilah yang pada awal mulanya memunculkan persaingan antara kedua klub. Derby della Capitale pertama berlangsung pada tanggal 8 Desember 1929, yang dimenangkan oleh Roma dengan skor 1-0 (saat itu masih berlangsung di stadion Campo Rondinella).
  4. Fakta bahwa kedua klub membenci klub-klub dari utara Italia, terlebih mereka tidak memenangi banyak piala sebagaimana klub-klub raksasa itu, menjadikan Derby della Capitale sebagai kesempatan untuk membuktikan siapa yang lebih dominan di ibukota (Roma).

Secara historis, pendukung AS Roma merupakan penduduk daerah selatan kota Roma yang berhaluan politik sayap kiri (sosialis/demokrasi sosial). Sementara itu, suporter Lazio cenderung berasal dari daerah utara kota Roma yang lebih makmur dan beraliran politik sayap kanan (liberal). Perbedaan tingkat sosio-ekonomi dan haluan politik ini yang menambah bumbu persaingan diantara kedua belah fans. Hal inilah yang juga menyebabkan ultras masing-masing fans mengambil tempat yang bertolak belakang di stadion, Ultras Lazio di curva nord dan Ultras Roma di curva sud.

Bagi fans Roma, fans Lazio dianggap sebagai outsider/orang luar, karena asal usul mereka dari luar kota Roma. Sementara bagi fans Lazio, merekalah yang membawa sepakbola ke kota Roma (Lazio telah berdiri sejak 1900, sementara Roma baru muncul 27 tahun kemudian).

Statistik dan Catatan

Hingga pertengahan musim 2011/2012, Roma dan Lazio telah bertanding 170 kali di semua kompetisi, dimana Roma masih memimpin statistik dengan 63 menang- 60 seri-47 kalah (melesakkan 209 gol dan kebobolan 167 gol).

Khusus di kompetisi Serie A, Romapun masih unggul dengan 48 menang-55 seri-36 kalah (154 gol memasukkan dan 126 gol kemasukan) dari 130 partai.

Catatan Derby

  1.  Derby pertama dimainkan tanggal 8 Desember 1929, dengan hasil akhir 1-0 untuk Roma berkat gol Rodolfo Volk.
  2. Lazio baru berhasil memenangkan derby pertamanya di Serie A pada tanggal 23 Oktober 1932 dengan skor 3-0 (2 gol Fantoni dan 1 gol Malatesta)
  3. Derby pertama di stadion olimpico berakhir imbang 1-1. Carlo Galli menyumbang gol untuk Roma, dan Pasquale Vivolo menyamakannya bagi Lazio
  4.  Kemenangan terbesar Roma tercatat pada musim 1933/1934 dengan skor 5-0, sementara kemenangan dengan selisih terbesar Lazio adalah 3-0 yang terjadi pada musim 2006/2007
  5. Lazio mencatat kemenangan derby terbanyak dalam satu musim. Hal ini terjadi pada musim 1997/1998, dimana Lazio memenangi seluruh empat derby dalam musim tersebut (masing-masing dua kali di Serie A dan perempat final Coppa Italia)
  6. Francesco Totti adalah pemain yang paling banyak bermain di Derby della Capitale dengan torehan 27 kali penampilan, sementara pencatat rekor terbanyak Lazio adalah Aldo Pulcinelli dan Giuseppe Wilson dengan 19 kali tampil
  7. Dino da Costa dan Marco Delvecchio telah mencetak 9 gol bagi Roma dalam derby, sementara Silvio Piola menjadi pemain Lazio terproduktif dalam derby dengan 6 golnya
  8. Pemain yang memegang rekor gol terbanyak dalam satu pertandingan derby adalah il aeroplanino Vincenzo Montella. Dalam derby tanggal 11 Maret 2002, Montella mencetak 4 gol dalam kemenangan Roma 5-1
  9. Pemain yang dapat mencetak gol dalam derby bagi kedua klub hanyalah Arne Selmosson
  10. Tidak banyak pemain yang bermain untuk kedua klub dalam derby, antara lain:
  • Fulvio Bernardini
  • Luigi DI Biagio
  • Attilio Ferraris IV
  • Diego Fuser
  • Lionello Manfredonia
  • Sinisa Mihajlovic
  • Angelo Peruzzi
  • Arne Selmosson
  • Sebastiano Siviglia

Rangkuman Serba – Serbi Soal AS Roma

Selamat Datang…!!!

Blog ini di buat sebagai kecintaan saya atas klub kesayangan saya AS Roma

Blog ini berisi Jadwal Pertandingan, LINK STREAMING, PEMAIN BARU , PEMAIN MUSIM INI, Baik yang dipinjamkan maupun yang di jual), RUMOR TRANSFERPREVIEW dan REVIEW MUSIM 2014-15, HASIL- HASIL PERTANDINGAN dari tahun 1927 sampai Sekarang, PROFIL Baik Pemain, Mantan Pemain, Pelatih, mantan Pelatih, Presiden dan Mantan Presiden, ROMAPEDIA : berisi segala sesuatu yang perlu kita ketahui, WASIT yang telah memimpin pertandingan yang melibatkan AS Roma, juga VIDEO CUPLIKAN. Ada juga TANGGAL-TANGGAL PENTING dan DAFTAR PEMAIN YANG CIDERA/SANGSI

Blog ini masih banyak kekuranganya, untuk itu bila berkenan silahkan masukanya gans

Sumber : IUR, Wikipedia

Galliani Bantah Milan Akan Boyong Mexes

Adriano Galliani mengatakan Milan tidak ingin mengganggu pemain tim lain.

Oleh Aditya Ramadhan

No Mexes No SuccsesWapres AC Milan Adriano Galliani membantah laporan I Rossoneri telah mencapai kesepakatan untuk memboyong center-back Philippe Mexes dari AS Roma dengan status free transfer, pada akhir musim.

Surat kabar L’Equipe mengklaim manajemen Milan dan Mexes telah mencapai kesepakatan soal gaji dan durasi kontrak. Mexes akan berangkat ke San Siro, Juni 2011.

“Tidak ada kesepakatan antara Milan dengan Mexes,” demikian Galliani.

“Milan tidak ingin mengganggu pemain klub lain. Roma adalah kawan kami,” lanjutnya.
Read more of this post

Riise:Maafkan Saya, Romanisti

Foto: John Arne Riise meminta maaf atas buruknya penampilan dirinya saat menghadapi Shaktar Donestk (Getty Images)

ROMA – John Arne Riise meminta maaf kepada segenap pendukung AS Roma atas kekalahan yang dialami  I Giallorossi di leg pertama babak 16 besar Liga Champions kontra Shaktar Donestk.

Mantan punggawa Liverpool itu mengakui, kekalahan Roma dari Shaktar dengan skor tipis 2-3 tidak lepas dari kesalahannya mengawal jantung pertahanan Roma.

Terutama menyaksikan gol ketiga Shaktar di mana Riise terlambat mengantisipasi mobilitas Luiz Adriano di depan gawang.

Read more of this post

DERBY ROMA DI 16 BESAR COPPA ITALIA

ROMA – Lazio melenggang mudah ke babak 16 besar Coppa Italia. Tiket itu diraih setelah menekuk klub Serie B Albinoleffe 3-0 di Stadion Olimpico kemarin dini hari. Namun, lawan berat sudah menanti. Lazio akan bersua dengan rival sekotanya AS Roma di babak 16 besar.

Bagi Lazio, laga ini menjadi kesempatan untuk membalas kekalahan 0-1 saat menjamu Roma di pentas Serie A pada 7 November lalu. Allenatore Lazio Edoardo Reja pun sangat antusias menyambut duel kontra Roma nanti. “Selalu menghadirkan motivasi besar,” katanya seperti dilansir Football Italia.

“Tentu saja kami sangat senang bertemu dengan Roma. Kami akan mencoba membalas kekalahan saat derby yang terakhir. Kami memiliki motivasi yang berlipat untuk itu,” urai mantan pelatih Napoli itu.

Total, Lazio dan Roma sudah bentrok dalam 166 laga di semua ajang. Untuk di Coppa Italia, ini merupakan bentrok ke-16. Roma punya rekor lebih bagus dengan memenangi delapan laga. Di sisi lain, Lazio menang lima kali dan tiga laga lainnya berakhir sama kuat.