asromaasik

Serigala Ibu Kota

Tag Archives: derby

Gabriel Heinze

HEINZE SIAP JADI FULL BACK (LAGI)
30 Juni 2012
Metrotvnews.com: AS Roma sedang mencoba bangkit di bawah polesan pelatih Zdenek Zeman yang tidak henti-hentinya melakukan berbagai percobaan untuk membangkitkan skuat Giallorossi.

Terkait kemungkinan kembalinya Gabriel Heinze ke sektor sayap pertahanan, sang pemain mengaku tidak keberatan karena fokus utamanya adalah mendapat kepercayaan penuh dari pelatih.

“Bertahun-tahun saya menempati posisi full-back. Hal terpenting saat ini adalah mendapat kepercayaan bermain reguler. Setiap pemain harus bisa mengatasi tantangan yang diberikan oleh pelatih,” ujarnya pada Gazzetta dello Sport.

Heinze kemudian menjelaskan bagaimana Zeman memberikan porsi latihan yang sangat berat kepada para pemain.

“Zeman adalah pelatih yang tegas dan fokus pada penyerangan. Dia menuntut pemain untuk terus bergerak sepanjang pertandingan.”

“Metode latihan yang diberikannya sangat melelahkan. Kami harus mengenal lebih baik karakter Zeman dan sebaliknya,” tandasnya.

__________________________

Heinze Tak Sabar Derby Hadapi Lazio

bola.net – 11-10-2011 15:05

Bola.net – Bek senior AS Roma asal Argentina, Gabriel Heinze, yakin timnya memiliki kualitas yang cukup untuk meraih kemenangan atas Lazio pada laga derby 16 Oktober mendatang.

Heinze baru awal musim ini gabung AS Roma dari klub Prancis, Marseille. Ia telah bermain tiga kali di Serie A dan berharap bisa tampil pada derby ibu kota Italia pertamanya.

Selain tampil lawan Lazio, mantan pemain Manchester United itu juga mentargetkan tiga poin untuk skuad Luis Enrique di Olimpico.

“Saya hanya tertarik dengan poin, saya ingin menang,” kata Henize pada Corriere dello Sport.

Sebelum gabung Roma, Heinze sempat dikaitkan dengan Lazio, namun ia membantah spekulasi tersebut.

“Saya tak menolak pergi ke Lazio. Secara personal, saya tak pernah ada kontak dengan mereka. Ketika saya tahu ada peluang gabung Roma, saya hanya ingin pergi ke Roma,”

“Saya senang, Roma adalah kota yang indah. Saya beruntung telah bermain di banyak kompetisi penting (Inggris, Spanyol, dan Prancis). Impian terakhir saya adalah bermain di sini, di Italia,”

“Saya sangat senang di Roma. Saya nyaman dengan kultur sepak bola di negara baru ini dengan model dan tradisi mereka,” pungkas pemain berusia 33 tahun itu. (cor/zul)

HEINZE SIAP JADI FULL BACK (LAGI)

Metrotvnews.com: AS Roma sedang mencoba bangkit di bawah polesan pelatih Zdenek Zeman yang tidak henti-hentinya melakukan berbagai percobaan untuk membangkitkan skuat Giallorossi.

Terkait kemungkinan kembalinya Gabriel Heinze ke sektor sayap pertahanan, sang pemain mengaku tidak keberatan karena fokus utamanya adalah mendapat kepercayaan penuh dari pelatih.

“Bertahun-tahun saya menempati posisi full-back. Hal terpenting saat ini adalah mendapat kepercayaan bermain reguler. Setiap pemain harus bisa mengatasi tantangan yang diberikan oleh pelatih,” ujarnya pada Gazzetta dello Sport.

Heinze kemudian menjelaskan bagaimana Zeman memberikan porsi latihan yang sangat berat kepada para pemain.

“Zeman adalah pelatih yang tegas dan fokus pada penyerangan. Dia menuntut pemain untuk terus bergerak sepanjang pertandingan.”

“Metode latihan yang diberikannya sangat melelahkan. Kami harus mengenal lebih baik karakter Zeman dan sebaliknya,” tandasnya.

Advertisements

Simon Kjaer

Kjaer: Empat Laga ke Depan Sangat Krusial

Kjaer: Empat Laga ke Depan Sangat Krusial

Simon Kjaer siap hadapi jadwal berat Roma © AFP

23-11-2011 14:27

Bola.net – Bek AS Roma, Simon Kjaer menganggap jika empat laga mereka berikutnya di Serie A akan menjadi kunci bagi Giallorossi untuk mencapai ambisinya musim ini.

Cedera serius yang menimpa Nicolas Burdisso membuat Kjaer, yang juga baru pulih dari empat pekan cedera, kembali ke starting XI ketika Roma membekuk Lecce 2-1 akhir pekan lalu.

“Segalanya berjalan lancar. Kami menang dan bagi saya, sungguh menyenangkan bisa kembali ke lapangan setelah absen akibat cedera,” tutur bek Denmark berusia 22 tahun itu pada Il Corriere dello Sport.

“Itu bisa saja menjadi kemenangan besar, kami punya peluang untuk menang 5-1 atau 6-1. Gol Lecce itu sungguh acak, baik Gabriel Heinze ataupun saya tak bisa melakukan apapun dengannya.”

Berikutnya Roma akan menghadapi jadwal ketat yang secara beruntun akan mempertemukan mereka dengan tim kuat yakni Udinese, Fiorentina, Juventus dan Napoli.

“Kami kini tengah mengantisipasi rangkaian empat pertandingan melawan tim yang amat kuat. Jika kami bisa meraup 7 atau 9 poin darinya, saya pikir kami akan berada di posisi klasemen yang bagus – posisi yang menjadi milik klub besar seperti Roma,” pungkasnya. (foti/row)

__________________________________________________________________________________________

 

Kjaer: Derby Berikutnya, Kami Yang Menang!

Bola.net -21-10-2011 11:15
Kjaer: Derby Berikutnya, Kami Yang Menang!

Bola.net – Bek AS Roma, Simon Kjaer berharap bisa menebus kartu merahnya dalam laga derby kontra Lazio kemarin dengan memenangkan partai berikutnya demi semua fans Giallorossi.

Pemain asal Denmark itu diusir keluar lapangan karena dianggap menjatuhkan Christian Brocchi di kotak terlarang. Diganjar penalti dan bermain dengan 10 pemain, Roma akhirnya harus menyerah 2-1 dari sang rival.

“Wasit bisa saja memberikan pelanggaran itu, saya kira,” terangnya pada Sky Sport Italia.

“Itu bukan pelanggaran besar, tapi saya memang mengulurkan tangan dan Brocchi sungguh cerdik, karena ia memutar badan ke kanan segera setelah ia merasakan kontak pada lengan kirinya.”

“Melihat hal itu, wasit pun memberikan penalti dan mengeluarkan kartu merah yang secara efektif sudah mengakhiri pertandingan,” sesal Kjaer.

“Itu momen yang buruk untuk saya dan dua hari yang amat berat. Untungnya, keluarga membantu saya melaluinya. Saya paling geram untuk fans yang begitu peduli akan laga teramat penting ini, tapi kini saya merasa lebih baik.”

“Begitu banyak orang datang dan meyakinkan saya dalam beberapa hari ini. Mereka berkata jika saya harus menatap ke depan dan tak memikirkannya lagi. Mereka membuat saya menyadari jika ini hanya permainan, meski itu amat penting untuk semua suporter.”

“Kami harus menatap ke depan dan berusaha mengalahkan Palermo (akhir pekan ini). Setelahnya, saya sudah fokus pada derby berikutnya serta memenangi partai tersebut untuk semua fans Roma,” janjinya.
(foti/row)

_______________________________________

Kjaer Menemukan Kebahagiaan Bersama Roma

Kjaer Menemukan Kebahagiaan Bersama Roma

05-10-2011 14:31
Bola.net – Bek baru AS Roma, Simon Kjaer mengaku telah menemukan kebahagiaan kembali bersama klub barunya di Stadion Olimpico.Pemain timnas Denmark ini bergabung dengan Roma dengan status pinjaman di musim panas lalu, setelah mengalami musim tidak menyenangkan di Wolfsburg. Kjaer hanya bertahan selama satu musim di Bundesliga, setelah sukses bersama Palermo di Italia.Kjaer selama ini selalu menjadi pilihan utama pelatih Luis Enrique. Tampil sebagai starter sebanyak 5 kali di 5 pertandingan Serie A yang sejauh ini dilakoni Roma. Kontan saja hal ini yang membuat pemain berusia 22 tahun ini merasa betah berada di Olimpico.”Sederhana saja, rasanya fantastis. Saya merasa sangat bahagia berada di Roma dan saya bersyukur hal ini terjadi kepada saya,” ucap Kjaer kepada Vocegiallorossa.it.

“Saya mengalami masa-masa sulit di Jerman, saya bisa saja dijual. Sayang sekali sahabat saya, Thomas Kahlenberg masih terjebak disana,” pungkas Kjaer.

Roma saat ini berada di peringkat ke-6 di papan klasemen Serie A, dengan mengumpulkan 8 poin dari 5 pertandingan, dua minggu mendatang Giallorossi dijadwalkan bertemu dengan Lazio dalam derby Della Capitale. (voc/mac)

_______________________________________________________________________________________

09 September 2011 | 00:36 – Duniasoccer

Kjaer Optimistis dengan Masa Depan Roma

Simon Kjaer/Getty ImagesAS Roma sedang membangun kekuatan baru demi meraih prestasi di kompetisi Serie-A dan Eropa. Ambisi tersebut tertuang dengan didatangkannya pelatih serta pemain-pemain baru musim ini.

Nama-nama pemain yang didatangkan I Lupi pun tidak sembarangan. Salah satu pemain ternama yang resmi diboyong adalah Simon Kjaer, palang pintu yang pernah merumput bersama Palermo.

Kjaer langsung menargetkan prestasi setelah tiba di ibu kota Italia tersebut. Melihat komposisi pemain yang dimiliki klubnya, rasa optimistis Kajer semakin meningkat.

“Sejauh yang aku perhatikan, Roma bisa mencapai papan atas klasemen. Kami hanya butuh sedikit waktu karena banyaknya pemain yang datang. Mungkin kami bisa menunjukkan kualitas sebenarnya setelah 10-15 laga,” jelas Kjaer.

“Roma akan berusaha lolos ke Eropa musim depan. Kendati jalan tersebut akan sulit karena masih ada beberapa klub hebat seperti AC Milan, Inter Milan dan Juventus. Namun, kami bisa melakukan hal tersebut,” tutur mantan bek VfL Wolfsburg itu. (Okky)

____________________________________________________________________________________________

26 Agustus 2011 | 16:27-Duniasoccer

Sabatini Klaim Kjaer Sudah di Roma

Simon Kjaer/ Dok. Daylife Proses tranfser Simon Kjaer ke AS Roma tampaknya bakal menjadi kenyataan sebentar lagi. Direktur Olahraga Roma, Walter Sabatini mengklaim sang pemain sudah berada di Roma saat ini untuk menyelesaikan kepindahannya dari Wolfsburg.

“Kjaer sudah berada di Roma. Kami harus menyelesaikan kesepakatan sekarang dan saya akan amat senang ketika dia menandatangani kontrak dengan kami,” ungkap Sabatini, seperti dilansir Football Italia .

Ia pun mengindikasikan I Giallorossi belum selesai belanja pada musim panas ini. “Kami kesulitan di lini tengah dan akan membuat beberapa penandatanganan penting,” tuturnya.

Ditanya mengenai rumor transfer Fernando Gago dan Riccardo Montolivo, ia hanya berujar, “Pemain Real Madrid, Fernando Gago dan pemain Fiorentina, Riccardo Montolivo? Mereka pemain penting.”

Wolfsburg Akui Kjaer Bakal ke Roma

Pelatih Wolfsburg, Felix Magath akhirnya mengkonfirmasi Simon Kjaer sedang dalam proses kepindahan menuju ke AS Roma. Dikabarkan, transfer Kjaer bernilai 10 juta euro.

Kjaer memang diproyeksikan untuk menggantikan posisi Philippe Mexes di Stadio Olimpico. Pasalnya, Mexes kini sudah bergabung dengan AC Milan pada awal musim panas ini.

Kepindahan Kjaer ke tim ibukota Italia ini dibenarkan sang pelatih. “Dia sedang dalam perjalanan untuk menandatangani kontrak dengan Roma,” ungkap Magath, seperti dilansir ESPN .

Sang pemain sendiri memang sudah berangkat menuju ke Roma guna menyelesaikan proses transfer. Ia mengaku tak sabar untuk bermain satu tim dengan Francesco Totti dan kawan-kawan. (JoPauline)

___________________________________________________________________________________________

26 Agustus 2011 | 04:31- Duniasoccer

Kjaer Senang Bakal Main Bareng Totti

Simon Kjaer/Dok. SOCCERLangkah AS Roma mendapatkan Simon Kjaer kian mendekati kenyataan. Defender asal Denmark itu kini berangkat menuju Roma untuk melakukan finalisasi transfer.

Kjaer sendiri memang berharap bisa kembali ke Italia. Defender VfL Wolfsburg itu ingin bereuni kembali dengan Walter Sabatini, seperti saat di Palermo dulu.

“Ketika mendengar Sabatini mengincarku, aku tak berpikir dua kali,” ujarnya seperti dirilis Football Italia .

“Di Roma, aku punya kesempatan bermain dengan para sosok juara macam Francesco Totti, Daniele De Rossi, maupun Juan,” tambahnya.

Tak disebutkan secara pasti nilai transfer Kjaer. Sebab, proses finalisasi baru akan dilakukan Jumat (26/8) ini. (jalu)

__________________________________________________________________________________________

15 Agustus 2011 | 01:00 – Duniasoccer

Agen Kjaer Bantah Isu Transfer Ke Roma

Simon Kjaer/ Getty ImagesAS Roma dikabarkan tertarik membawa kembali bek VfL Wolfsburg, Simon Kjaer ke Serie-A. Namun, kabar tersebut langsung dibantah agen bek asal Denmark itu, Mikkel Beck.

Menurut sang agen, kepindahan Kjaer menuju Roma sampai sekarang masih sebatas rumor. Sejauh ini belum ada tindakan resmi dari Roma yang dikabarkan berniat menawar mantan bek Palermo itu.

“Saya membacar beritanya, tapi tak ada realisasi dari hal itu,” tegas Beck kepada La Gazzetta dello Sport.  “Tak ada satupun dari Wolfsburg yang bicara dengan saya tentang kesepakatan dengan Roma. Jadi sampai sekarang hal itu cuma gosip.”

“Yang bisa saya katakan hanya dia masih pemain Wolfsburg, dan tetap fokus bermain di Bundesliga 1. Saya tak pernah menjalin negosiasi dengan Roma atau klub lain,” tandas dia.

Sebelumnya, Roma dikabarkan sudah hampir mencapai kesepakatan dengan Kjaer dan Wolfsburg. Nilai transfer yang disetujui disinyalir mencapai 2 juta euro untuk peminjaman semusim, dan 8 juta euro untuk mengikat secara permanen pada musim berikutnya. (irawan)

____________________________________________________________________________________________

04 Agustus 2011 | 16:06

Roma Terus Berupaya Perkuat Lini Belakang

Simon Kjaer/Getty ImagesUpaya Luis Enrique membenahi lini pertahanan AS Roma terus berlanjut. Pelatih anyar I Lupi itu kini memburu nama lain untuk sektor pertahanan.

Setelah mendapatkan Gabriel Heinze, Luis Enrique kini memburu Simon Kjaer. Defender Denmark yang kini membela VfL Wolfsburg itu diyakini akan semakin membuat pertahanan I Lupi kian kokoh.

Ketertarikan Roma terhadap Kjaer tentu tak bisa dipisahkan dari sosok Walter Sabatini. Direktur Teknik Roma itu pernah “membesarkan” Kjaer saat masih di Palermo.

Wolfsburg sendiri telah menolak tawaran 6 juta pounds dari Roma sebelumnya. Sebab, dua tahun lalu, Die Wolfe mendapatkan Kjaer dari Palermo dengan harga sekitar dua kali lipat. Sabatini kini mencoba opsi peminjaman dengan kemungkinan pembelian permanen pada akhir musim.

Usaha Roma mendapatkan Kjaer tak bakal mudah. Juventus juga menunjukkan ketertarikan yang sama. (jalu)

Derby Roma Lebih Panas

LAGA derby biasanya membangkitkan motivasi ekstra para pemainnya. Itulah yang dirasakan bek kiri Manchester City Aleksandar Kolarov. Tapi, pemain yang digaet City dari Lazio di awal musim itu menganggap derby Manchester tak lebih dari sekadar laga biasa.

“Dibandingkan derby Roma (AS Roma v Lazio, Red) maupun derby Belgrade (Red Star-Partizan, Red), atmosfer derby Manchester kalah panas,” ucap Kolarov kepada Daily Telegraph. “Di Roma dan Belgrade, Anda membicarakan derby dua pekan sebelumnya dan dua pekan sesudahnya. Saya kira derby Manchester lebih mirip derby Milan. Laga besar dengan tekanan hanya di lapangan dan tidak sampai di luar lapangan,”papar pemain yang menyumbang satu gol saat Lazio mengalahkan Roma 4-2 pada 11 April 2009 itu.
Read more of this post